
“We accept the love we think we deserve”
~ Stephen Chbosky
Adam melewati lorong kampus diiringi dengan tatapan kagum dari kaum hawa. Masing-masing dari mereka melihatnya dengan mimpi yang sama. Menjadi pendamping Adam suatu hari kelak. Tapi sepertinya impian itu harus
dihilangkan, karena kedatangan seorang perempuan dari arah berlawanan. Siapa lagi kalau bukan Aurel, kekasih Adam.
Adam dan Aurel adalah pasangan fenomenal di kampus, khususnya di jurusan Bisnis dan Manajemen. Mereka berdua datang dari latar belakang keluarga yang sama dan paras yang mendukung. Tapi sayang, dari segi sifat dan tingkah laku benar-benar minus. Mereka tidak akan segan mempersulit orang-orang yang dianggap mengusik mereka. Hal yang paling terlihat adalah Aurel akan membully perempuan yang menaruh rasa suka pada Adam. Jadi disarankan jika kamu memiliki rasa suka terhadap Adam sebaiknya sembunyikan dengan baik. Sedangkan Adam, sedikit banyak dia merasa beruntung dengan kehadiran Aurel karena bisa menjauhkannya dari para pengganggu.
“Yank, makan di kantin yuk! Aku belum sarapan nih dari tadi pagi karna nungguin kamu jemput. Kenapa sih tadi pagi kamu nggak jemput aku?” ajak Aurel manja seraya mengeluh meminta perhatian Adam.
“Aku sibuk tadi pagi.“ jawab Adam.
Jawaban yang diberikan Adam memang sangat singkat sesuai dengan karakternya yang tidak terlalu suka basa-basi. Dan sepertinya Aurel sudah mulai kebal. Tanpa memperdulikan jawaban Adam yang singkat, mereka berdua
berjalan beriringan menuju kantin utama. Sesampainya di kantin utama mereka berdua mencari tempat untuk duduk dan mendengar panggilan dari teman-teman mereka.
“Dam, kesini aja gabung sama kita.“ panggil seorang cowok berkulit putih yang bernama Raga.
“Yank, kita gabung disana aja yuk ... “ Aurel menggandeng mesra lengan Adam menuju teman-teman mereka.
__ADS_1
“Weiss ... makin mesra aja loe berdua. Jangan-jangan nanti kita pada kebagian undangan nikah duluan nih,“ kata Sinta menggoda pasangan ini. Raga dan Sinta adalah sepasang kekasih. Raga adalah teman kecil dan teman
kelas Adam, sedangkan Sinta adalah seorang primadona di jurusan Ilmu Komunikasi. Dia adalah news anchor untuk channel berita kampus yang diselenggarakan oleh jurusannya.
“Semoga secepatnya ya ... Kalian akan jadi orang pertama yang gue undang nanti. Ia kan sayang?“ Aurel tersipu-sipu malu mendengar godaan Sinta sedangkan Adam hanya diam sambil menunduk.
“Yaelah, si Adam pakai acara malu-malu kucing lagi,“ Raga meledek Adam sambil tertawa jahil.
“Kalau loe berdua nikah pasti bakalan ada pesta besar kali ya. Secara kan keluarga loe berdua sama-sama Sultan.“ timpal Sinta.
“Harus lah pesta besar. Gue udah punya konsep seperti apa pernikahan kami nanti,“ kata Aurel sambil membayangkan pernikahannya dengan wajah yang berbinar-binar.
Adam benar-benar malas menganggapi obrolan mereka. Adam mulai sulit fokus karena rasa mual dan gelisah yang mulai dirasakan saat ia memasuki kantin. Saat sudah duduk didalam kantin, tubuhnya mulai berkeringat dan rasa sakit yang amat sangat pada otot-ototnya. Adam menyadari kalau dia sedang sakau. Dia harus cepat mencari tempat aman untuk menyuntikkan heroin ke dalam tubuhnya. Tempat teraman yang dapat dijangkau sekarang dengan cepat adalah toilet.
“Oi Dam, loe malu-malu kucing atau kebelet boker? Ya sudahlah, cepat-cepat sana sebelum bocor.” Teriak Raga dengan tak tahu malunya padahal disitu banyak mahasiswa lain yang sedang makan. Ya, itulah mereka. Bertingkah bebas tanpa harus takut ditegur oleh orang lain.
Di pintu kantin, Adam menabrak Ara yang akan masuk kantin bersama temannya Risa. Buku tebal kedokteran yang dipegang gadis itu jatuh bersamaan dengan tas Adam. Adam benar-benar dikejar waktu dan rasa sakit jadi dia langsung mengambil tasnya dan pergi begitu saja. Ara sempat melihat sebuah jarum suntik yang berisi cairan bening kecoklatan. Risa hanya melongo karena dia tahu betul siapa yang tadi menabrak Ara.
Keadaan toilet pria yang cukup ramai saat ini agak menyulitkan Adam. Oleh karena itu, dia langsung berbelok mengakses tangga darurat menuju atap kampus. Di tengah perjalanan menaiki tangga, napasnya ngos-ngosan seperti dikejar setan. Tapi dia berharap semoga disana sepi sehingga dia bisa langsung menyuntikkan penawar rasa sakitnya ini dan semua akan baik-baik saja. Ternyata, tanpa diketahui Adam ada seseorang yang menyaksikan dia menyuntikkan heroin dalam pembuluh darahnya.
.
__ADS_1
.
.
.
.
To be continued...
Author's note :
· News Anchor atau jangkar berita adalah istilah yang diberikan kepada jurnalis televisi atau radio yang membawakan materi berita, dan sering terlibat memberikan improvisasi komentar dalam siaran langsung. Secara sekilas, banyak yang meanggap tugas news anchor mudah padahal mereka memegang tanggung jawab besar dalam mempresentasikan sebuah berita. Ibarat kalau berperang, mereka adalah garda terdepan.
· Sakau atau Sakaw adalah gejala putus obat yang terjadi akibat pemberhentian pemakaian obat secara mendadak, atau penurunan dosis obat secara drastis sekaligus. Gejala dan periode sakau akan berbeda pada
setiap orang, tergantung pada tingkat kecanduan seseorang pada obat-obatan.
· Heroin atau putaw adalah narkoba yang diproses dari morfin, yaitu zat alami yang diekstrak dari benih biji tanaman poppy varietas tertentu. Putaw adalah obat candu yang menekan beberapa fungsi sistem saraf pusat, seperti detak jantung, tekanan darah, respirasi, dan pengaturan suhu tubuh. Putaw juga dapat menciptakan efek euforia (kebahagiaan ekstrem).
Hallo semuanya...
__ADS_1
Semoga suka dengan cerita ini. Jangan lupa like, komen, dan rate ya... Terima kasih sudah membaca cerita saya.