
Sepanjang perjalanan pulang, Yvone hanya terdiam. Charl yang menyadari perubahan sikap gadisnya tersebut berusaha memecah suasana.
"Kita mampir beli es krim dulu yuk, mas mendadak pingin yang dingin-dingin"
"Boleh mas, kebetulan aku juga kepingin"
Tak berapa lama motor sportnya berhenti di sebuah kedai gelato terkenal yang sedang jadi tren anak-anak muda jaman now.
Mereka berdua masuk dan di sambut oleh pelayan kedai yang ramah serta mengantar mereka sampai ke meja yang telah mereka pilih.
"Selamat sore kak..ini daftar menu kami" pelayan tersebut menyodorkan buku menu dan siap untuk mencatat pesanan
"Kamu mau yang mana sweety?"
"Aku mau yang reguler gelato mix strawberry mint"
"Gelato mix strawberry mint satu, chocolato chip satu masing-masing size reguler"
"Baik kak..saya ulangi pesanannya, gelato reguler mix strawberry mint satu, gelato chocolato chip satu. Mohon di tunggu ya kak"
Setelah pelayan gelato pergi, Charl menatap intens Yvone
"Kamu kenapa sweety? kenapa tiba-tiba jadi pendiam?" Charl mengusap lembut pipi Yvone dengan jarinya
"Aku ngga papa mas. Tadi cuma kaget aja tiba-tiba ketemu sama temen lama"
"Beneran cuma itu aja?"
Yvone mengangguk. Walaupun sebenarnya rasa dagdigdug di dada masih terasa.
Dan pesanan mereka pun datang
"Kita ambil foto selfi yuk..buat kenangan hari jadian kita" Charl mengeluarkan handphonenya dan langsung mengambil foto selfi berdua dengan gadisnya.
__ADS_1
"Mas..teman mas tadi yang di rumah sakit itu korban damkar yang paling parah?" Yvi mencoba mencairkan suasana canggung yang di buatnya sendiri
"Iya, dia rekan mas yang selalu mas andalkan yang selalu bisa mengimbangi mas saat bertugas"
Charl pun menceritakan Joe dan dua orang temannya yang lain
"Udah pada punya pacar belum?" tiba-tiba terlontar pertanyaan konyol dari mulutnya
"Kenapa tiba-tiba nanya gitu? inget ya..kamu udah punya mas" lagi-lagi Charl menjawab dengan nada merajuk lagi
"Yaelah..jadian juga belum genep sehari, udah gini amat cobaan" batin Yvone
"Awas ya macem-macem sama temen mas atau cowo lain. bukan kamu yang mas hukum, tapi para cowo-cowo lain itu yang mas bikin jadi geprek level 20" ancam Charl
"Au ah mas..pulang aja yuk, ngga asik nih di ajakin ngobrol, curigaan mulu" Yvone meraih tas kecilnya dan berjalan ke arah luar
Akhirnya mereka sampai di depan kos Yvone tepat pukul 6 sore. Yvone turun dari motor diikuti Charl.
"Kenapa? ngga mau pisah dari mas ya?"
"Dih ke ge er an banget sih jadi orang"
Charl nyengir dan memeluk Yvone dengan erat serta mengelus punggungnya pelan
"Mas langsung pulang aja, persiapan piket malam nanti, doakan tidak ada kejadian kebakaran ya sweetyku"
Charl melepas pelukannya dan mencium ujung kepala Yvone
"Mas piket malem? kok ngga crita dari tadi? malah ngajakin jalan, emang ngga butuh tidur dulu gitu?"
"Mas udah dapet charger tambahan tenaga dari tadi"
"Mana?"
__ADS_1
"Nih"
Cuuuuppp
Charl mencium pipi Yvone dengan cepat dan segera menaiki motor sportnya sebelum yang dicium sadar dengan apa yang barusan terjadi
"Mas pulang dulu, bye sweety ku. Besok mas kesini lagi, jangan kemana-mana, bye"
Charl melajukan motor sportnya sambil melambaikan tangan
Sementara Yvone berdiri mematung terkejut dan tersipu
Dug dug dug dug dug
"Ini kenapa nih dadaku?" batin Yvone mengelus dadanya yang berdebar keras
"Hiiii...masuk aahh..takut kesambet"
Dia berlari masuk ke dalam kosnya.
Dan saat membuka pintu dia di kejutkan dengan kedua temannya Anne dan Weni yang juga akan membuka pintu bersamaan
Wooaaaahh...
"Apani?
"Gila lo Yv"
"Kaget gue"
"Woooyy"
Mereka bertiga hampir bersamaan mengeluarkan kalimat kekagetan
__ADS_1