My Fireman

My Fireman
113


__ADS_3

Kriiiing...kriiiing...kriiiiiiing


Dering telepon di ruang piket kantor damkar berbunyi sangat nyaring. Harris yang kebetulan berada di ruang piket segera meraih gagang telepon dan menjawabnya.


"Halo 113 disini, ada yang bisa kami bantu?"


"Halo pak..tolong pak ada kecelakaan dua mobil terguling pak. Ada yang terluka dan pingsan pak" suara seorang wanita yang panik diseberang sana


"Baik ibu, dengan ibu siapa saya berbicara? bisa di jelaskan kejadian dimana dan kondisi disana bagaimana?"


Ketika Harris masih mencatat laporan kejadian kecelakaan, Theo dan Charl baru saja sampai dan mereka langsung menghampiri Harris.


"Ada apa Ris? jaya 65 kah?" Charl bertanya seraya meletakkan tas dan jaket yang tadi dibawanya masuk


"Ini bro ada kecelakaan mobil terguling di jalan Boulevard. Kita langsung ke tkp atau nunggu instruksi ndanru kita?" tanya Harris setelah meletakkan gagang telepon ke tempatnya.


Theo menyenggol bahu Harris sambil melotot


"Lo lupa siapa ndanru kita sekarang?"


"Astaga gue lupa. Sorry Charl"


"Santai bro. Ayo kita segera meluncur ke tkp, jangan lupa ajak regu TRC dan panggil tim medis serta polisi setempat" perintah Charl sambil mempersiapkan diri dan segera meluncur ke tkp bersama kedua rekannya.


Sesampainya di tkp, Charl segera berkoordinasi dengan beberapa tim penyelamat lain. Tim damkar yang Charl bawa bertugas menyiram bangkai mobil dan tumpahan bahan bakar yang berceceran di sekitar kejadian. Para korban luka yang berjumlah 4 orang di evakuasi oleh tim medis dan di bawa ke mobil ambulan sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat. Petugas polisi mengatur arus lalu lintas dan melakukan beberapa olah tkp. Sekilas Charl melihat sosok korban yang mirip dengan laki-laki yang tadi siang dilihatnya di kantin rumah sakit sedang berbicara dengan kekasihnya. Keningnya seketika berkerut, kemudian dia mendekati beberapa petugas polisi yang sedang olah tkp.

__ADS_1


"Permisi pak, apakah bapak tau siapa saja korban kecelakaan tadi itu" tanyanya kepada salah seorang anggota polisi yang sedang mengambil beberapa barang dari dalam salah satu mobil yang terguling.


"Dua orang yang membawa mobil ini adalah rekan kami yang sedang melakukan pengejaran terhadap mobil SUV yang terguling disana itu pak." jawab anggota polisi tersebut dan memperlihatkan dua kartu tanda pengenal polisi yang ada di dalam dompet korban yang diamankan polisi tersebut.


Charl membaca salah satu tanda pengenal tersebut kemudian segera mengembalikannya lagi.


Tigapuluh menit kemudian, semua tim penyelamat telah kembali ke kantor masing-masing, termasuk Charl dan rekan-rekannya. Setibanya di kantor, Charl langsung membuat laporan kejadian untuk di laporkan kepada atasannya.


Drrrtt...drrttt...


Charl langsung meraih handphonenya, dan tersenyum saat tau siapa yang mengiriminya pesan.


'Selamat bertugas dan selamat malam mas ^^'


'Angkat telpon mas bentar ya sweety'


'Halo mas..ada apa?'


'Ngga ada apa-apa, mas hanya kangen'


'Ih apaan sih mas ini?'


'Kenapa? ada yang nglarang? mana sini yang berani-berani nglarang mas geprek!'


'Capek deeh.. ngomong ama tukang geprek. Udah jam 11 malem nih mas, aku ngantuk'

__ADS_1


'Yaudah besok pagi turun piket mas langsung mampir ke tempatmu ya sweety'


'Hmm..jam berapa kira-kira mas? akunya udah bangun belum?'


'Belum pasti. Pokoknya besok mas langsung mampir. Tidur yang nyenyak ya sweety'


Hening tak ada sahutan, yang artinya kekasihnya sudah tertidur lelap. Charl tersenyum sendiri dan duduk menerawang jalanan sambil sesekali menjawab ocehan kedua temannya yang sedang bercanda di belakangnya.


Saat ketika pukul tiga dini hari, telepon kantor berdering untuk kesekian kalinya. Dan kali ini Charl sendiri yang mengangkat telepon. Ternyata ada laporan kejadian travo meledak di pinggiran kota. Segera Charl dan tim meluncur ke tkp hingga pukul tujuh pagi kobaran api belum bisa dijinakkan karena sudah merembet ke bangunan-bangunan semi permanen yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Regu piket pagi yang menggantikan regu piket malem sudah berdatangan dan menggantikan tugas mereka.


Sementara di kosan, Yvone berteriak ke arah Doni yang masih tertidur di ruang tengah


"Doniiiii...dalam 10 menit lo ngga bangun dan ngga segera pergi dari sini, gue siram pake air panas lo ya" Yvone berdiri tepat di samping Doni sambil membawa gayung berisi air


"Hhmmm...lo ngapain sih Yv pagi-pagi buta begini teriak-teriak kek abang-abang jualan sayur" Doni menggeliat dan mengusap mukanya


"Lo cepetan bangun dan pergi pulang sana. Bentar lagi Charl dateng, bisa ngamuk dia liat lo ada disini dan nginep pula"


"Tega banget sih lo..udah gue temenin semaleman bukannya terima kasih malah ngusir, awas lo ya..gue aduin ke om sama tante kelakuan lo yang brutal gini sama gue" walaupun sambil ngomel-ngomel ngga jelas, Doni pun beranjak bangun dan langsung masuk ke kamar mandi


*113: telpon darurat damkar


*jaya 65: kebakaran


*ndanru: komandan regu

__ADS_1


*tkp: tempat kejadian perkara


*trc: tim respon cepat


__ADS_2