My Fireman

My Fireman
Sebuah Berita


__ADS_3

"Mas..mau aku buatin minum apa?" teriak Yvone dari luar pintu kamar mandi


Hening tak ada jawaban, karena sepertinya suara teriakannya terhalang suara kucuran air kran. Yvone mendekat dan sedikit mengetuk pintu kamar mandi untuk memastikan sekali lagi.


Tok tok tok


"Mas..ini mau kubuatin minum apa? Jadi orange juice atau yang lainnya?" teriaknya sekali lagi


Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka sedikit, sesosok kepala menyembul dari dalam dengan masih bercucuran air sabun.


"Hot americano less sugar, please"


Kemudian pintu kamar mandi tertutup rapat lagi. Dan Yvone hanya berdiri mematung di depan pintu dengan pandangan takjub melihat pemandangan pagi yang sangat segar yang belum pernah diliatnya sepanjang hidupnya. Baru saja akan beranjak dari depan kamar mandi, tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka lebar dan muncullah sosok laki-laki tinggi, tegap, berdada bidang, harum, wangi dan hanya berlilitkan handuk dari pinggang kebawah. Seketika Yvone menghentikan langkahnya dan hanya berdiri memandang takjub dengan mulut setengah terbuka.

__ADS_1


"Awas ada lalat masuk ke mulutmu sweety" bisik Charl di telinga Yvone.


"Eh iya..enggak kok" spontan Yvone tersadar dan langsung berlari ke arah pantry.


"Barusan apakah angel turun ke bumi?" gumam Yvone sambil terus memegangi dadanya yang dag dig dug seperti jedak jeduk musik disko.


Sementara Charl yang sudah selesai berganti pakaian langsung berjalan menuju pantry dan mendekat kearah Yvone sambil tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu.


"Kopi mas mana?" Charl mendekat dan melingkarkan tangannya di pinggang ramping Yvone.


"Mas apa-apaan sih? kalau kopi ini tumpah terus kena kakiku atau tanganku gimana? panas lho ini. Tau gitu ku bikinkan orange juice aja yang ngga pake air panas" dengus Yvone sambil menata rasa dag dig dug di dada.


"Iya deh..maafin Mas ya, badanmu ada magnet yang bikin Mas langsung tertarik nempel seperti ini" Sambil terus mengeratkan pelukannya, menghirup lembut wangi rambut kekasihnya dan memutar badannya secara perlahan.

__ADS_1


"Mana sini kopinya, biar mas ngga ngantuk setelah piket semalaman" pinta Charl dengan lembut.


"Niiihh.." Yvone menyodorkan cangkir kopi ke arah muka Charl untuk menutup rasa gugupnya.


"Minumnya sambil duduk di sofa depan situ yuk mas, biar mas juga bisa istirahat"


Seketika Charl melepaskan pelukannya dan menuruti perkataan Yvone. Mereka berdua berjalan menuju sofa yang ada di ruang tengah, selagi Yvone menyalakan televisi, Charl duduk menyender sambil menyeruput secangkir kopi panas yang merupakan rutinitas setiap pagi untuknya.


"Gimana pekerjaan mas semalem? lancar? atau ada kejadian kebakaran atau sejenisnya?"


"Semalem ada laporan kecelakaan mobil hingga terbakar, tapi untungnya tidak ada korban jiwa.." Charl menghentikan ceritanya, memandang wajah kekasihnya yang tampak terkejut.


'Telah terjadi sebuah kecelakan hebat kemarin malam di Jalan Boulevard, sebuah mobil SUV hitam metalic yang dikemudikan oleh seorang anak muda yang berinisial S melaju dengan kecepatan diatas 120 KM/Jam. Mobil tersebut tengah dikejar oleh mobil lain yang berisikan 2 petugas polisi. Diduga mobil SUV hilang kendali dan membentur pembatas jalan dan terguling ke tengah jalan, sementara mobil yang dikendarai oleh dua orang petugas polisi tersebut berusaha menghindari hantaman dari mobil SUV dan terguling menabrak pembatas jalan sebelah kanan. Untungnya dalam kejadian ini tidak terjadi korban jiwa, hanya saja sang pengemudi dan penumpang mengalami luka berat dan kini masih di rawat di Rumah Sakit terdekat'

__ADS_1


Yvone tertegun menatap layar televisinya, dia melihat sesosok korban yang sangat dikenalinya. Jam tangan pemberiannya yang melingkar di tangan kanan salah seorang korban sangat dikenalnya.


"Yvi..kamu denger mas ngomong barusan?" Charl menangkap kekhawatiran di wajah Yvone.


__ADS_2