
Suara kicauan burung menandakan sang Mentari pagi telah bangkit, kehidupan yang gelap menjadi terang kembali hanya terdengar suara denting jam dalam ruangan itu.
Ceklekk... perlahan pintu di dorong agar terbuka namun masih dengan hati-hati agar tak membangunkan seseorang yang tengah asik di balik selimutnya.
"Hm cantik "ucap Leonardo seketika saat melihat wajah Gina yang tengah terlelap dengan damainya.
"Enghh"terdengar suara lenguhan Gina yang menggeliat menandakan bahwa sang empunya telah perlahan bangun .
"Good morning,gimana tidurnya nyenyak?" tanya Leonardo seketika saat Gina membuka mata nya
"Eh..morning too,i-iya nyenyak banget malah hehe"jawab Gina sambil cengengesan
"Ya udah sekarang kamu bangun terus mandi,gimna kaki kamu udah baikan apa masih sakit?"
"Udah baikan ko dan udah sanggup buat di ajak jalan "
"Ok lah ya dah mandi sana bajunya ada di atas nakas meja rias ya,habis itu turun buat sarapan ok "ucap Leonardo sambil melangkah menuju pintu keluar
Tanpa pikir panjang Gina akhirnya mandi,setelah beberapa saat Gina keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju yang di belikan Leonardo tadi,dengan sedikit memoles wajah nya akhirnya diapun turun untuk bergabung ke meja makan dengan Leonardo yang sudah berada di sana sedari tadi.
__ADS_1
"Hy..."sapa Gina pada Leonardo yang tengah memijit ponselnya
"Oh hy sudah?"jawab Leonardo balik bertanya
"Iya sudah"
"Ayo sarapan!"ajak Leonardo
"Hmm"sambil menganggukkaan kepala nya
Di meja makan hanya terdengar suara sendok yang beradu deengan piring saja karena baik Gina maupun Leo mereka sama-sama diam tak bersuara sama sekali.
"Eekhmm,Leo aku mau ngomong sama kamu boleh nggak?" Gina akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada Leo terlebih dahulu.
"Emm.. Leo aku kan sudah baikan dan kakiku juga sudah sembuh ,emm..boleh nggak aku pulang hari ini?"tanya Gina berhati-hati sambil memperhatikan raut wajah Leo
*Hening...
'Kenapa rasanya aku tak rela dia pergi ya,ada apa dengan ku apa aku sudah jatuh cinta pada nya'?batin Leo
__ADS_1
..."Boleh,biar aku antar nanti"jawab Leo dengan berat hati...
"Benarkah? terimakasih Leo kamu memang baik "kata Gina kegirangan sambil menyentuh tangan Leo yang seketika membuat sesuatu yang sudah lama tertidur menjadi terbangun,
Degg...
***** kenapa dengan timunku , padahal hanya di pegang tangannya tapi malah dia terbangun, Gina aku harus mendapatkan mu agar kau bisa menjadi milikku seutuhnya.
"I-iya sama-sama*"
Akhirnya setelah sesi sarapan selesai ,kemudian Leonardo segera beranjak dari kursinya menuju ke pintu keluar untuk berangkat ke kantor karena ada rapat penting yang tidak bisa di tunda
Tanpa di duga Ginapun ikut bangkit dan mengantarkan Leo ke depan layaknya sang istri yang mengantarkan suaminya berangkat kerja hihihi bayangkan saja seperti itu ya .
Sambil tersenyum sedikit Leo pun berpamitan dan berpesan agar Gina tidak kemana-mana sebelum dia pulang kantor karena Leo ingin mengantar Gina secara langsung setelah pulang dari kantor nya.
"Baiklah aku tunggu kepulangan mu nanti sore, hati-hati ya"sambil tersenyum melambaikan tangan nya kepada Leo
Degg..
__ADS_1
*J*antung oh kamu benar-benar membuatku semakin tak tenang
"Ok bye hati-hati di rumah jangan nakal "pamit Leo kepada Gina