My Lovely Boy

My Lovely Boy
Part #29 Hamil


__ADS_3

Di sebuah kafe tampak wanita cantik tengah melayani beberapa pelanggan dengan ceria ya gadis itu adalah Amy teman Gina sudah lebih dari satu bulan dia bekerja dan sudah bisa menyesuaikan diri dengan mudah


Ketika sedang membersihkan meja Amy sekilas mendengar kan seseorang yang tengah berbicara dengan orang yang berada di hadapannya


" Bagaimana apakah hadiah pernikahan itu sudah kau kirim pada Gina "tanya wanita itu kepada lawan bicaranya


"Kau tenang saja tidak akan lama lagi pasti paket itu akan sampai dan blamm wajahnya akan hancur seketika karena ledakan itu hahaha"


"Bagus aku mau sebersih mungkin kau paham Reno ?"


"Kau tenang saja Raina semua aman dan bersih tidak akan ada yang tau dari mana paket itu berasal"jawab Reno menyeringai


Degg... bagaikan tersambar petir di siang bolong percakapan kedua manusia laknat itu kini sudah di rekam oleh Amy karena dia merasa familiar dengan wajah sang pria itu.


Segera Amy kembali bekerja seperti biasa dia berniat akan memberitahu Gina setelah jam istirahat nanti


"Aku harus beritahu Ken soal ini ..ya itu lebih bagus "


Setelah mengirimkan bukti rekaman nya kepada Ken lewat email,Amy segera mencari kontak Ken dan segera menghubungi nya namun tidak ada jawaban tak mau berputus asa akhirnya Amy mengirimkan pesan singkat kepada Ken

__ADS_1


Amy :Ken setelah kamu baca pesan ini aku minta kamu cepet cek email kamu karena ada hal penting setelah kamu baca email dari aku,aku harap kamu bisa ambil tindakan secepat mungkin karena ini nyawa Gina yang jadi taruhannya.


Setelah pesan terkirim Amy kembali bekerja namun masih ada rasa cemas memikirkan temannya yaitu Gina dan dia hanya bisa berdoa saja supaya tidak terjadi apa-apa kepadanya.


____________________#___________________


"Bagaimana keadaan istri ku va?" tanya Leo dengan nada khawatir


"Istrimu hanya kelelahan dengan istirahat yang cukup serta makanan yang seimbang nanti tubuhnya akan fit kembali, juga.."


Alva sengaja mejeda perkataan nya karena merasa gemas dengan ekspresi sahabatnya Leonardo.


"Hey santai bro biar ku jelaskan dulu ,istri mu tengah berbadan dua saat ini "


"Berbadan dua maksdnya ?"tanya Leo yang merasa bingung dengan istilah medis


"Maksudnya istrimu saat ini sedang hamil Leonardo Andreas Smith "


Deggg..!!!

__ADS_1


"A-apa ha-hamil istriku hamil benarkah itu"


"Iya untuk lebih jelasnya mending kalian cek ke dokter kandungan saja tapi untuk sekarang lebih baik gunakan tes pack saja sebelum ke dokter kandungan"


"Test pack apa itu?


"Alat pengetes kehamilan sekarang kamu cari saja di apotik bilang saja sama kasirnya belikan test pack yang paling akurat sudah aku mau ke rumah sakit lagi karena ada operasi nanti"


"Ok terimakasih "


"Inget jaga kandungan istrimu jangan buat dia lelah atau beraktivitas yang berat-berat karena di trimester pertama masih sangat rawan jadi kau harus ekstra hati-hati dalam menjaganya"


"Iya kau tidak usah cemas karena aku akan lakukan apapun yang terbaik untuk istriku dan calon buah hati kami "


"Baiklah aku pamit bye"


Leo tidak menjawab ia kini tengah berada di sisi ranjang tepat di samping sang istri yang tengah berbaring lemah


Di usapnya perut rata sang istri dan di kecup juga tak lupa iapun mendarat kan kecupan manis di kening Gina

__ADS_1


"Terimakasih sayang kau sudah memberikan ku hadiah terindah dalam hidupku, terimakasih sudah mau menerima ku yang tak sempurna ini ,dan terimakasih sudah mau mengandung anak ku di rahimmu aku tidak tau harus dengan cara apa membalasnya sayang aku sangat bahagia saat ini"


__ADS_2