My Lovely Boy

My Lovely Boy
Part # 62 Extra Part 2


__ADS_3

Leo berangkat ke kantor seperti biasa,setelah keberangkatan Leo kini Gina hanya sendiri lagi bersama para pelayan di mansion yang megah dan besar itu.


Anak-anak sudah di sekolah jadi Gina memutuskan untuk berkunjung ke rumah Amy yang kebetulan tidak jauh dari mansion Leo.


"Pak Hans aku mau ke rumah Amy ya, daripada bosan tidak melakukan apa-apa" pamit Gina pada kepala pelayan Hans .


"Baik nyonya biar supir mengantar anda"


"Iya, terimakasih pak Hans..!!"


"Sama-sama nyonya"


Gina sudah berada di mobil dan menuju ke kediaman Amy sahabatnya.di tengah jalan Gina melihat toko buah .


"Pak tolong berhenti di depan toko buah itu ya..!!"


"Baik nyonya"


Tak lama mobil telah berhenti di depan toko buah yang di maksud Gina, kemudian Gina turun dan masuk ke dalam toko buah tersebut.


DI KEDIAMAN KEN......


"Gina mana sih katanya udah OTW tapi sampai sekarang belum sampai juga huh..."


Amy juga kesepian di rumahnya karena kedua anaknya juga tengah bersekolah di sekolah yang sama dengan anak Gina...ya tentu saja paksaan dari Gina jika bukan pasti Amy akan memilih tempat yang lebih dekat saja.


1 Jam berlalu masih belum datang juga ntahlah perasaan nya jadi semakin khawatir dan cemas karena ponselnya juga tak aktif semoga saja tidak terjadi apa-apa dengan sahabat nya itu.


DI KANTOR.......


"Ken apa Gina sudah sampai di rumah mu..?"tanya Leo pada Ken yang tengah berada di ruangan Leo


"Kata istriku belum "

__ADS_1


"Haishhh...kenapa perasaan ku tidak enak ya Ken ..?"


"Coba kau hubungi lagi siapa tau batere nya habis atau apa gitu."


"Sudah berkali-kali ku hubungi Ken tapi masih saja nonaktifkan ponselnya, huh aku akan pulang sekarang Ken "


"Baiklah ku antar "


"Tidak usah Ken,aku bawa mobil sendiri saja"


"Terserahmu saja lah"


Leo dan Ken audah meninggalkan kantor dan menuju rumah masing-masing,di tengah jalan Ken melihat banyak orang yang berkerumun sepertinya ada kecelakaan.


"Maaf permisi ini ada apa ya sebenarnya..?"tanya Ken pada salah seorang warga.


"Tadi ada mobil yang menabrak mobil ini dan pemilik mobil ini segera di larikan ke rumah sakit karena terjadi pendarahan seperti pemilik mobil ini tengah mengandung"


Ken berjalan semakin mendekati mobil yang tertabrak itu ketika sudah sampai seketika lututnya lemas bagai tak bertulang.


"G-gina..ti-tidak mungkin astaga ya tuhan"


Ken segera berlari menuju mobil dan meraih ponselnya untuk menghubungi Leo dan memberitahu bahwa istrinya jadi korban tabrak lari.


"Hallo Leo"


"Ada Ken..?"


"Istrimu kecelakaan Leo sekarang ada di rumah sakit Xxx segeralah kesana nanti biar ku ceritakan"


"Apaaa...!!!"


Tak menunggu lama Leo segera menuju rumah sakit begitu juga dengan Ken yang sudah dekat dengan rumah sakit karena memang rumah sakitnya tidak jauh dari tempat kejadian.

__ADS_1


Ken sudah sampai di rumah sakit dan segera menuju meja resepsionis.


"Suster pasien yang pendarahan akibat tabrak lari tadi sekitar jam 10 ada di ruangan mana..?"


"Oh pasien itu berada di ruang operasi tuan"


"Baiklah terimakasih"


Ken sudah berada di depan ruang operasi tak lama kemudian Leo juga sampai dan segera menemui Ken .


"Ken..!!"


"Kau sudah sampai duduklah..!!"


"Ceritakan padaku"


"Begi-"


Belum sempat Ken bercerita pintu ruang operasi terbuka dan muncullah dokter yang menangani Gina.


"Dokter bagaimana keadaan istri saya dok..?" tanya Leo dengan panik.


"Begini tuan istri anda mengalami pendarahan hebat sehingga kami memutuskan untuk menggugurkan kandungan nya karena jika di pertahankan akan sangat berbahaya bagi nyawa keduanya,faktor pendarahan itu juga di sebabkan akibat benturan hebat dari tabrakan tersebut jadi kami mohon maaf harus mengangkat janin nya" jelas dokter panjang lebar memberikan pengertian pada Leo .


DEG...!!!.....


Bagai tersambar petir dan tertimpa bom atom hancur sudah perasaan Leo saat ini saat mengetahui bahwa istrinya ternyata tengah mengandung buah hati mereka lagi tapi belum sempat merasakan kebahagiaan itu ternyata sudah di ambil lagi oleh sang pencipta sungguh remuk redam perasaan nya.


"Baiklah dok terimakasih,boleh saya tau berapa usia kandungan nya dok..?" tanya Leo dengan mata berkabut dan suara bergetar.


"Baru memasuki 2 Minggu tuan jadi masih sangat rawan yang sabar tuan semua cobaan pasti ada hikmahnya".


"Terimakasih dok " jawab Leo sendu.

__ADS_1


__ADS_2