
"Hmm.."jawab Leo seraya tengah berfikir sesuatu
"Kau awasi saja mereka dulu Ken jika mereka sampai berbuat apa-apa pada istri ku barulah kita memulai pergerakan"terang Leo kepada Ken
"Baik tuan sesuai perintah anda"
Kini mereka telah sampai di mansion mewah itu dengan pelan Leo mengangkat tubuh mungil sang istri dengan berhati-hati agar Gina tidak terbangun nantinya
Setelah sampai di kamar Leo pun menurunkan tubuh istrinya dengan pelan takut mengganggu tidur lelapnya
Di usapnya pipi sang istri kemudian dia kecup sebentar bibir manisnya dengan penuh cinta,kini Leo memutuskan untuk membersihkan diri terlebih dulu sebelum akhirnya menyusul istrinya ke alam mimpinya
Dengan pelan Leo mulai berbaring di ranjang cinta nya dengan memeluk erat tubuh istrinya tak lama iapun terlelap dengan damainya sambil berpelukan
________________&________________
Pagi menggantikan malam bulanpun tersisih dengan hadirnya sang mentari yang dengan damainya menghilangkan kegelapan malam
"Hoekk..hoekk..hoekk"
Terdengar suara muntahan seseorang dari dalam kamar mandi sejak 5 menit yang lalu ntahlah ada apa dengan Gina
"Enghh.."Leo menggeliat dan meraba-raba ranjang di sisinya tapi tak mendapati sesiapapun di sebelahnya
"Hoekkk..hoekkk"Gina kini lagi-lagi memuntahkan cairan saja karena sudah sedari tadi jadi wajahnya kini terlihat pucat dan letih
Greppp...Leo langsung bangkit menuju kamar mandi untuk memeriksa sang istri
Ceklek..!!!
__ADS_1
"Sayang kamu kenapa,hey wajahmu pucat sekali kamu sakit hm"tanya Leo dengan khawatir dengan kondisi sang istri
"Aku baik-baik saja mungkin masuk angin saja sayang"jawab Gna lirih sambil mengusap wajah sang suami
"Kita periksa saja ya aku takut kamu kenapa-kenapa sayang"
"Tidak usah sayang aku baik-baik saja kok"
"Baiklah sekarang istirahat saja biar aku buatkan teh hangat dan bubur buat kamu ya"ucap Leo sambil menggendong Gina ala bridal style menuju ranjang cintanya
___________________#___________________
"Selamat pagi nak Ken "sapa kepala pelayan Hans kepada Ken
"Pagi pak Hans,apa tuan sudah bangun ?"
"Sepertinya belum nak mungkin sebentar lagi kau tunggu saja di sini "
Tak begitu lama Leo pun turun untuk membuat kan teh hangat dan bubur untuk Gina yang tengah sakit
"Selamat pagi tuan"sapa para pelayan serempak termasuk Ken
"Hmm"
"Apa ada yang di perlukan tuan?"kata kepala pelayan Hans
"Oh ya Hans tolong buatkan teh hangat dan bubur ya untuk istriku karena dia sedang tidak enak badan"
"Baik tuan"
__ADS_1
Kemudian Leo beralih menuju Ken yang sudah menunggu nya sedari tadi
"Selamat pagi tuan"
"Pagi Ken,hari ini aku tidak ke kantor karena istriku sedang sakit jadi kau handle dulu pekerjaan ku "
"Baik tuan,saya permisi dulu tuan"
"Hmm"
Sekitar setengah jam kemudian bubur pun siap dan segera Leo bawa ke kamar untuk sang istri tercintanya
Ceklek..!!!
Terlihat tubuh mungil yang masih terbaring di atas tempat tidur
"Sayang bangun dulu ayo sarapan "Leo mengecup lembut kening sang istri untuk membangunkannya
"Hmm aku tidak ingin makan sayang "jawab Gina lirih
"Hey ayolah atau kau mau ke dokter saja hmm"
"Baiklah sedikit saja tapi"tawar Gina dan hanya di angguki oleh sang suami
Setelah hampir setengah mangkuk Gina menghentikan suapannya dan segera berlari menuju kamar mandi untuk memuntahkan nya lagi
"Hoekkk..hoekkk..hoekkk"
"Sayang kita periksa saja ya aku takut terjadi sesuatu padamu "bujuk Leo kepada Gina dengan penuh kekhawatiran
__ADS_1
"Tidak usa..."belum selesai menjawab Gina sudah pingsan karena terlalu lelah memuntahkan isi perutnya
"Sayang hey kau kenapa sayang bangun hey.."