My Lovely Boy

My Lovely Boy
Part # 61 Extra Part


__ADS_3

Davin dan Davina tengah bermain bersama Alicia dan Rico di taman belakang mansion Leo.


Leo,Gina,Amy dan Ken tengah duduk di gazebo di taman tempat para anak-anak bermain..ya kehidupan seperti ini lah yang dinantikan oleh mereka .hidup nyaman,aman,serta tiada siapapun yang mengusik nya lagi.


"Amy,apa kalian ada rencana membuat adik untuk Alice dan Rico..??" tanya Gina menelisik raut wajah Ken dan Amy .


"Hah..e..enggak dulu kayaknya soalnya kesian mereka masih anak-anak hahah..!!"jawab Amy gugup


"Ken kau harus sabar kasian istrimu yang berjuang keras sedangkan kau hanya tinggal enaknya saja" ledek Leo pada Ken .


"Haha..kau pikir hanya aku saja yang tinggal enaknya..? memang kau tidak Leo ..?" giliran Leo di skak mat oleh Ken


"Sudah-sudah mending kalian fokus pada pertumbuhan anak-anak masalh mau di kasih adik atau tidaknya itu urusan nanti saja ketika mereka sudah besar dan mandiri" lerai Gina


Perdebatan kecil masih saja terus berlanjut hmmm..memang duo Dady itu maunya enak saja tanpa bisa merasakan susahnya melahirkan anak.


Waktu terus berlalu hingga kini usia keempat anak itu semakin bertambah dan semakin pintar juga seperti Davin,Davin berhasil meretas ponsel Dady nya yang berisikan foto dan video yang tak pantas di lihat anak usia Davin.


"DAVINNNNN..."panggil Leo dengan kesal karena ulah sang anaknya.


"Ada apa sih Leo kenapa kau berteriak memanggil anakku hah..??"

__ADS_1


"Bagaimana aku tidak teriak-teriak sayang,kau lihat ponselku"sambil menunjukkan ponselnya yang berlayar putih semua akibat ulah Davin hahaha...


"Astaga..anak itu kenapa suka sekali sih meretas huh..apa jangan-jangan kemampuan tersembunyi mu adalah meretas hah..??"


"Sayang apa yang kau katakan..? aku sama sekali tidak suka meretas sungguh sayang"


"Lalu dapat darimana dia keahlian seperti itu,padahal aku juga lumayan gaptek tapi kenapa itu anak kok bisa sampai begitu ya ampun aku pusing sekali"


"Hey calm down honey, jangan terlalu di pikirkan biar nanti aku yang bicara dengan nya,lebih baik kau istirahat saja dulu "


"Baiklah kau urus dia aku lelah terus ngoceh sepanjang hari menasehati nya"


"Baiklah kau istirahat saja biar aku ke kantor nya dulu ya"


DI KAMAR DAVIN....


"KA apa tidak apa-apa jika ketahuan Dady dan mommy ..?" tanya Davina polos


"Sudah kau diam saja"


"Tapi ka Vina takut Kaka di marahi momy dan Dady "

__ADS_1


"Tidak akan kau tenang saja Kaka sayang sama Vina,apa Vina juga sayang sama Kaka..?"


"Tentu saja Vina sayang sama Kaka"


Leo yang sedari tadi mendengarkan di balik pintu hanya bisa mengulas senyum nya mendengar perkataan kedua anaknya yang saling menyayangi satu sama lain.


"Hmmm.. sepertinya aku tidak bisa marah pada mereka huh..!!"


"Lebih baik nanti saja bicaranya, biarkan mereka berinteraksi dengan caranya sendiri"


Leo berjalan menuju kamarnya untuk menemui Gina...


"Sayang kau tak tidur..?"


"Aku belum mengantuk sayang,kau sudah menasehati anak itu..?"


"Nanti saja kita bicarakan lagi"


"Hmmm baiklah terserahmu saja "


Keduanya berbaring saling memeluk satu sama lain seakan takut kehilangan hangat tubuh pasangan masing-masing.

__ADS_1


Leo bersyukur karena di pertemukan dengan wanita sebaik dan secantik Gina yang bisa menjadi tameng keluarga mereka,menjadi penerang,dan menjadi pusat cinta satu sama lainnya dan bisa mendidik anak-anak hingga saling menyayangi.sungguh indah kehidupannya saat ini dan Leo tetap bersyukur akan hal itu .


__ADS_2