
Di depan ruang operasi tampak seorang pria dengan kondisi yang sangat acak-acakan dan memprihatinkan karena tengah menunggu kabar tentang kondisi sang istri
"Tuan sebaiknya anda istirahat dulu dan ganti pakaian serta bersihkan tubuh anda dari noda darah itu tuan" Ken yang prihatin dengan kondisi tuannya menyarankan agar sang tuan membersihkan diri supaya terlihat lebih segar
"Tapi Ken istriku..." suara Leo yang biasanya terdengar tegas kini begitu lirih dan terdengar begitu menyakitkan di telinga pendengar nya
"Saya akan berjaga di sini selagi Anda pergi tuan,jika ada kabar saya segera sampai kan pada anda"
"Baiklah Ken aku titip Gina sebentar kalau ada apa-apa kau segera hubungi aku" sambil mengambil paper bag dari tangan Ken ,Leo segera menuju ruangan paling atas rumah sakit untuk membersihkan diri
Tak lama kemudian setelah selesai membersihkan diri Leo kembali ke ruang operasi untuk melihat kondisi istri nya
"Bagaimana Ken "tanya Leo dengan harap-harap cemas
"Operasi nya belum selesai tuan mungkin sebentar lagi karena tadi seorang suster keluar untuk mengambil kantong darah dengan tergesa-gesa jadi saya tanyakan sebentar tapi suster itu bilang kondisi nyonya masih kritis karena pendarahan "
Deggg..!!!
__ADS_1
Bagai di hantam palunya Thor tubuh Leo seketika lemas tak bertenaga ntah karma apa yang harus ia bayar sehingga mendapatkan ujian seperti ini.
'Sayang kamu harus kuat,kamu harus bertahan ,maafin aku sayang aku belum bisa bahagiain kamu ,tolong Tuhan beri aku kesempatan sekali lagi untuk membahagiakan istriku dan membesarkan anak kami bersama-sama ,ampuni dosaku tuhan tolong selamatkan lah istriku 'batin Leo dengan sesak yang menghimpit dadanya
Kini lampu ruang operasi itu telah padam yang menandakan bahwa operasi telah usai dan benar saja tak lama setelah lampu itu padam dokter keluar untuk bertemu keluarga pasiennya
"Bagaimana keadaan istri saya dok? apakah dia baik-baik saja? dan bagaimana calon anak kami apakah dia selamat dok?." tanya Leo beruntun kepada dokter itu
"Apakah anda suami pasien tuan?"
"Benar dok saya suaminya, bagaimana keadaannya dok?"
Duarrr...!!!
Bagai mendapatkan serangan bom atom Leo tiba-tiba saja terduduk setelah mengetahui kondisi sang istri
"A-apakah saya bisa melihat istri saya dok?" tanya Leo dengan suara yang begitu lemah
__ADS_1
"Bisa tuan tapi tetap jangan ribut karena pasien masih belum stabil, baiklah tuan saya permisi dulu"pamit dokter tadii
"Terimakasih dok"
Ken yang sedari tadi hanya menjadi penonton juga miris mendengar keadaan sang nyonya-nya walaupun dia belum terlalu lama mengenal Gina tapi dia tau bahwa nyonya nya adalah wanita baik-baik Ken hanya bisa berharap semoga kebahagiaan akan mendatangi tuan dan nyonya nya.
*C*eklekk..!!!
"Sayang bangunlah jangan membuat ku gila kumohon sayang buka matamu hiks..."
"Maafkan aku yang terlambat menyelamatkan mu sayang,aku memang laki-laki bodoh seharusnya aku selalu menemani mu dan tak meninggalkan mu di rumah maafkan aku sayang maafkan aku hiks...hiks.."
"Kau tau aku berniat membawamu ke rumah orang tua ku setelah pulang dari kantor tapi kenyataannya tidak seperti yang ku harapkan aku gagal melindungi mu sayang aku gagal "
"Aku berjanji mulai sekarang aku tidak akan pernah meninggalkan mu lagi dan aku janji padamu akan aku buat mereka yang telah menyakiti mu menderita dan memohon untuk lebih baik mati daripada hidup tersiksa,kau tenang saja saya cepatlah bangun kasian anak kita dia juga butuh perhatian mu walau masih dalam kandungan"
."Apa kau tak kasian padaku sayang bagaimana kalau nanti suamimu ini di goda perempuan ular apa kau mau itu hm...cepatlah bangun sayang aku merindukan pelukanmu,aku merindukan canda tawa mu ,aku merindukan kehadiran mu di sisiku sayang"
__ADS_1
"Tanpamu aku lemah,tanpamu aku tak berdaya,tanpamu aku bukan apa-apa bangunlah sayang berjuang lah aku selalu di sisimu aku selalu mencintaimu Gina"
"L-leo.."