My Lovely Boy

My Lovely Boy
Part#38 Misi Penyelamatan


__ADS_3

Di saat Leo ingin segera masuk dan menyelamatkan istrinya saat itu juga mata Leo menangkap ada cairan merah di kaki Gina yang terlihat masih basah


Seketika itu juga tubuh nya menegang tangan nya mengepal rahangnya mengeras dan terpancar jelas aura membunuh


Tak ingin berlama-lama Leo kini menghubungi Ken untuk membawa serta beberapa anak buahnya untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu


"Ken segera ke ruangan xx dan bawa Beberapa anak buah aku akan memulai misi penyelamatan istriku cepat"titah Leo dengan suara yang sangat menakutkan


Tak lama kemudian Ken pun telah tiba dengan membawa serta beberapa anak buahnya setelah mendengarkan rencana Leo kini mereka bersiap di posisi masing-masing untuk berjaga-jaga.


"Baik Ken aku akan masuk dan kau tetap berada di di sini terus amati jika ada yang mencurigakan kau tau apa yang harus kau lakukan kan?"


"Paham tuan,mohon anda berhati-hati saya akan menjaga anda dari sini"


"hmm"


Brakkk...!!!


Terdengar suara pintu dibuka dengan kasar dan seketika itu terlihatlah seorang pria bertubuh kekar yang tampan mendekat ke arah Gina,Yola dan anak buah Yola

__ADS_1


Tampak dari raut wajah Leo yang begitu menakutkan dengan aura malaikat pencabut nyawa yang membawa kabar kematian pada mereka.


"Lepaskan istri"titah Leo dengan suara dinginnya


"Wah..wah...wah... Tuan Leonardo Andreas Smith betapa senangnya bisa bertemu dengan anda di sini hahaha" jawab Yola dengan santai meskipun terbesit ketakutan di dalamnya


"Aku tak suka berbasa-basi cepat lepaskan istri ku selagi aku masih berbaik hati mengampuni mu" kali ini suara Leo terdengar lebih menakutkan di telinga mereka


"L-leo b-baby kita akhh ssh"ringis Gina terbata menahan sakit di perutnya


"Sayang kau tenang saja aku akan membebaskan mu dari kotoran-kotoran ini" Leo yang nampak khawatir dengan kondisi Gina saat ini hanya bisa menenangkan sang istri


Dorrr...


Satu peluru tepat berhasil mendarat di dahi anak buah Yola dan seketika ambruk tak berdaya.


"Sekali lagi aku katakan padamu cepat lepaskan istriku atau kau akan bernasib sama seperti anjing peliharaan mu itu"ujar Leo sekali lagi dengan menggeram penuh penekanan.


"T-tidak .. tidak akan ku lepaskan ja**ng ini begitu saja ,jika aku mati maka dia juga harus mati " Yola tak peduli lagi apakah akan hidup atau mati yang dia pedulikan saat ini adalah Gina harus menderita

__ADS_1


Plakk..plakk..sree..


leo yang melihat istrinya di perlakukan begitu keji akhirnya tak bisa menahan diri lagi,dia menekan earphone yang ada di telinganya kemudian dia berkata


'Sekarang' dan


Dorrr...


Satu peluru berhasil melumpuhkan Yola tepat sebelum Yola ingin menusukkan pisau ke perut Gina


"Akhh..." suara jerit kesakitan Yola tak di hiraukan oleh siapapun


"Sayang hey bangun Gina..sayang jangan begini ku mohon hiks.." tak terasa air mata yang telah lama dia simpan baik-baik kini luruh sudah di depan tubuh istrinya yang lemah tak berdaya


"Ken siapkan mobil kita ke rumah sakit sekarang juga dan perintahkan anak buahmu untuk membawa ja**Ng itu ke markas besar aku tak mau ada sisa tubuhnya yang menjijikan tersisa di dunia ini kau mengerti maksud ku Ken " titah Leo Kepada Ken dengan penuh penekanan


"Saya paham tuan"


Dengan perasaan khawatir Leo menggendong sang istri yang begitu lemah tak berdaya menuju rumah sakit dan sesekali Leo berusaha membuat Gina agar tetap terjaga

__ADS_1


"Sayang..."


__ADS_2