
Pagi hari seperti biasanya di Mansion Utama Keluarga Smith para penghuninya tengah melakukan aktivitas masing-masing
Leo yang sebenarnya enggan pergi ke kantor terpaksa harus pergi karena ada klien dari Luar Negeri untuk membahas mengenai proyek pembangunan Resort di Negara M
Seperti biasa Gina menyiapkan segala keperluan suaminya sendiri setelah itu dia turun ke bawah melalui Lift yang memang diperuntukan untuk nya selama masa kehamilannya karena mereka takut jika Gina kelelahan naik turun tangga
"Morning sayang "sapa Leo pada Gina yang tengah duduk manis menikmati saladnya
"Morning too my Husband "
"Sayang bisakah kau ikut aku ke kantor saja hm?"
"No hari ini aku sedang malas kemanapun, lagipula 1 bulan lagi aku akan melahirkan jadi aku tidak mau kemana-mana karena aku tidak mau ada apa-apa dengan baby kita kau paham sayang?"
"Hmm..paham sayang asalkan kau baik-baik saja aku sudah senang"
"Ayo sarapan dulu sayang"
__ADS_1
"Baiklah,momy Dady kenapa belum turun sayang?"
"Oh Momy dan Dady pergi tadi pagi-pagi sekali katanya ada urusan di luar "
"Baiklah ayo sarapan"
Kedua suami istri itu tengah sarapan kemudian datanglah sang asisten Leo yaitu Ken
"Selamat pagi Tuan Nyonya "
"Pagi Ken kau sudah datang?"tanya Leo sekedar basa-basi
GINA yang mendengar itu langsung terbahak hingga mengelus perutnya , asisten suaminya ini bisa saja membuat joke di pagi hari ini.
"Sayang aku ke kantor ya kau tidak apa-apa kan ku tinggal sebentar hm?"
"Tidak apa-apa sayang kan ada pelayan di rumah Momy dan Dady juga sebentar lagi pulang "
__ADS_1
"Ya sudah aku berangkat ya kamu hati-hati di rumah jaga diri dan baby ya"
Setelah memberikan kecupan di dahi dan bibir istrinya kemudian Leo turun sedikit membungkuk untuk mengusap perut buncit istrinya yang berisi calon anaknya
"Hey jagoan Dady jangan nakal di dalam ya,jangan buat momy repot sebentar lagi kita akan berjumpa jadi sehat-sehat ya di sana Dady tidak bisa sering-sering menjenguk mu karena momymu suka ngambek,ok Dady berangkat kerja dulu ya by jagoan cup" setelah curhat sebentar dengan calon anaknya Leo melayangkan ciuman di perut istrinya dan di sambut sebuah tendangan bebas dari calon anaknya seketika binar bahagia terpancar jelas di wajah Leo.
"Aku berangkat sayang bye.."
"Iya hati-hati di jalan,Ken jangan ngebut awas kau !!"
"Baik nyonya"
Setelah mobil yang di tumpangi Leo semakin menjauh Gina kini kembali masuk ke dalam Mansion untuk melakukan komunikasi antara anak dan ibu
Di perjalanan Leo terus mengamati sang istri dari kamera pengawas yang terpasang di kamarnya sehingga ia dapat mengetahui aktivitas istrinya
Ken terus menjelaskan materi yang akan ia bahas dengan rekan nya nanti dan hanya di jawab dengan anggukan serta deheman oleh Leo ya memang seperti itulah sifat Leo Vivin pada istrinya tapi cuek pada orang lain haisss..
__ADS_1
Tiba-tiba dari arah belakang sebuah mobil menabrak dengan sedikit keras hingga membuat Leo,Ken dan sang supir terpental.Leo mengalami luka di dahinya dan dan mengeluarkan darah segar yang cukup lumayan serta lengannya sedikit terkilir hingga membuatnya sedikit meringis kesakitan,Ken yang menghantam dashboard mobil pun sama dengan Leo sedangkan sang supir kepalanya terpental ke samping kaca bagian samping mobil dan membuat kaca itu retak sudah dapat di pastikan kalau sang supir tak sadarkan diri karena benturannya.
"Oh **** siapa yang berani bermain denganku?"