
"Oh **** siapa yang berani bermain denganku?" Leo mendengus menahan sakit di kepala dan tangan akibat kecelakaan tadi
"Tuan anda tidak apa-apa?"
"Aku baik-baik saja Ken, bagaimana denganmu?"
"Saya Baik-baik saja Tuan tapi sepertinya Pak Sam terluka parah Tuan"
"Kau geser posisi nya Ken apakah kau bisa menyetir sampai di rumah sakit?
"Bisa Tuan"
"Baiklah hati-hati dan pelan saja "
"Baik Tuan"
Setelah beberapa saat mereka sampai di rumah sakit tempat dokter Alva di depan sudah ada dokter Alva dan suster yang sudah bersiap menyambut mereka
"Leo what happen men ?" tanya dokter Alva karena kaget melihat darah di kepala sang sahabat serta Ken dan pak Sam yang sudah tak sadarkan diri
"Im ok, sekarang obati pak Sam dia terluka parah "titah Leo pada Alva untuk mengutamakan sang supir daripada dirinya
"Ok kau ke ruang rawat bersama Ken dan obati lukamu ,,kau tak mau kan istrimu khawatir melihatmu begini?"
__ADS_1
"I know" jawab Leo singkat sambil melenggang menuju ruang perawatan di ikuti Ken asistennya
Kemudian pak Sam di bawa ke ruang operasi untuk penanganan selanjutnya karena di lihat memang kondisinya lebih parah dari duo Kutub Utara itu .
Di ruang perawatan Ken dan Leo tengah di obati luka-luka nya karena memang tidak terlalu serius jadi hanya di bersihkan dan di beri obat agar tidak terinfeksi.
"Tuan apakah kita perlu menyelidiki kecelakaan tadi?"
"Ya Ken tentu saja karena ada yang berani bermain dengan ku,hubungi anak buahmu untuk cek kamera cctv di bagian belakang mobil serta lacak pelakunya aku harap tidak akan lama karena aku tidak bisa menunggu kau tau kan Ken ?"
"Baik Tuan segera saya laksanakan"
"Hm"
Kini Leo dan Ken berada di ruang tunggu untuk menantikan kondisi sang supir.tak berselang lama pintu ruang operasi di buka dan keluarlah dokter Alva dengan wajah yang sendu
"Bagaimana keadaan nya va?" tanya Leo langsung menghampiri sahabatnya
"Hahh..Maaf Leo kami tidak bisa menyelamatkan nya karena pendarahan otak serius serta benturan keras di kepalanya yang mengakibatkan saraf otak terputus serta kehilangan banyak darah ,Leo sebenarnya apa yang terjadi kenapa kalian bisa kecelakaan seperti ini?"
"Huh..Ken segera urus pemakaman pak Sam dan beritahu kepada keluarga nya serta berikan kompensasi yang besar dan jaminan pendidikan anak-anak nya sampai universitas"
"Baik Tuan"
__ADS_1
Setelah Ken pergi mengurus pemakaman sang supir kini tinggallah Leo dan Dokter Alva kemudian mereka menuju ruangan pribadi dokter Alva
"So ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi?"
"Aku pun tidak tahu pasti karena saat itu aku juga tengah fokus membaca laporan di ponselku serta mendengarkan Ken yang tengah membacakan jadwal pertemuan dengan klien ku,ntah darimana tiba-tiba saja mobil bagian belakang di tabrak dengan keras hingga terjadilah kami seperti ini.aku tidak akan melepaskan siapapun orangnya yang telah berani bermain denganku syukurlah aku tidak membawa Gina istriku hari ini jika tadi aku membawanya ntahlah apa yang akan terjadi selanjutnya."
"Hmm.. apakah kau punya musuh ataukah kau pernah menyinggung seseorang mungkin tanpa kau sadari?"
"Setahuku tidak pernah dan tidak ada karena aku tidak suka berkumpul atau berbaur dengan para penjilat kau tentu tau itu brengs3k"
"Hahaha ..santai men aku hanya bertanya kan ?"
"Sudahlah aku mau pulang takut istriku khawatir"
Setelah berpamitan Leo lekas meluncur menuju Mansion
Sementara di Mansion Gina kini tengah berada di ruang tamu sambil menikmati buah dan mendengarkan musik klasik yang menenangkan sampai tiba-tiba muncul motif pesan kemudian Ginapun membuka ponselnya dan membaca pesan itu seketika wajahnya pucat dan tiba-tiba perutnya terasa sakit
"Akhhh bibiiiiii..tolong akhh.."
"Ya ampun nyonya anda kenapa? Pak Hans tolong hubungi Tuan nyonya kesakitan!!"teriakan pelayan itu menggemparkan seluruh penghuni mansion termasuk mertuanya Gina
"Hallo Tuan nyonya Gina kesakitan"
__ADS_1
"Apaaa..?"