
Seminggu setelah kejadian baju kesayangan Yola yang rusak,kini Gina tengah mempersiapkan pesta ulang tahun Yola di sebuah Hotel ternama tepatnya di kota x ,
Persiapan demi persiapan pun hampir 100persen rampung tinggal menunggu hari H-nya saja karena yang punya acara tidak ingin ada sedikit saja kesalahan maka dari itu Gina di perintahkan untuk melakukan pengecekkan lagi agar tidak ada kekurangan pada akhirnya.
"Gina gimana persiapan Pesta Ulang Tahun ku?apakah ada yang kurang?awas ya aku nggak mau kalo sampai ada kesalahan sekecil apapun itu kamu ngerti kan?"Yola memperingati Gina karena tidak mau ada kesalahan dalam acaranya nanti.
"Iya Yola aku tau ko,semua persiapan nya lancar dan tidak ada kesalahan apapun itu aku jamin ,soalnya udah aku cek lagi tadi dan semuanya aman pokoknya kamu terima beres aja"kata Gina menjelaskan
"Ok aku taunya beres kalau sampai ada apa-apa kamu orang pertama yang aku mintai pertanggungjawaban"
ucap Yola sembari melangkah meninggalkan gedung tersebut.
_________________*___________________
__ADS_1
Sementara itu di Kediaman Pattinson tepatnya di dalam kamar seorang gadis tengah merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan saudaranya yaitu Gina agar wanita itu di usir dari rumah selamanya,ya wanita itu adalah Yola saudari tiri Gina.
"Halo..gimana barangnya udah siap belum?(Yola)
"______
"Oke aku gak mau tau semuanya harus berjalan sesuai rencana kamu paham kan apa tugas kamu?"(Yola)
"______
"Kita tunggu hari kehancuran mu Gina ,nikmati waktumu di rumah ini senyaman mungkin karena sebentar lagi aku akan bikin kamu pergi dari kehidupan kami, hahaha.."kata Yola sambil menertawakan nasib saudari tirinya.
Hari demi hari Gina lalui dengan baik meski kadang terasa begitu menyakitkan tapi apalah daya tiada tujuan lain selain rumah masa kecilnya itu.
__ADS_1
Kini Gina tengah bekerja di salah satu Kafe di Kota X,karena ia tak pernah di beri uang oleh papahnya maka dari itu ia memutuskan untuk bekerja demi menunjang kebutuhan nya jika suatu saat ada apa-apa.
Gina bekerja sebagai pelayan walaupun gajinya tak seberapa tapi ia tetap bersyukur karena itu adalah hasil jerih payahnya sendiri dan tak meminta orang tuanya sedikitpun.
Haripun berganti petang tibalah waktu untuk pulang, sebelum kembali ke rumah ia menyempatkan diri untuk mampir ke makam sang mamah tercinta , walaupun hanya untuk sekedar curhat tentang pahitnya kehidupan yang ia jalani.
"Mah apa kabar?Gina dateng lagi mah,Gina mau cerita sama mamah kalo Gina sebenarnya kangen sama mamah Gina pengen ngerasain kasih sayang orang tua,kenapa mamah cepet banget ninggalin Gina mah hiks..papah gak pernah peduliin Gina,di rumah gak ada yang sayang sama Gina mah...
Gina pengen ketemu mamah,Gina pengen ikut mamah kenapa mamah gak ajak Gina aja waktu dulu mah hiks..Gina capek jalanin hidup ini tanpa seseorang yang peduli sama Gina sedikitpun mah....
Selang beberapa menit akhirnya Gina memutuskan untuk pulang kerumahnya karena hari semakin gelap dan takutnya ia di marahi oleh papahnya karena pulang terlalu malam.
Sesampainya di rumah Gina masuk kamarnya lalu membersihkan dirinya setelah seharian lelah bekerja .
__ADS_1
"Ah..capeknya semoga besok jauh lebih baik dari hari ini ,semangat Gina kamu pasti bisa,selamat malam ka Leon semoga suatu saat nanti kita di pertemukan lagi,aku kangen kamu ka "Gina memegang liontin yang di berikan oleh kekasih masa kecilnya dulu ,dengan mata yang lelah akhirnya ia terlelap masuk dalam mimpinya.