
#Fashback on#
Raina yang telah keluar dari resto kini menuju ke kediamannya namun di tengah jalan ia di hadang oleh sebuah mobil Van warna hitam,seketika dia me jadi panik ketika tiba-tiba kaca mobil samping pengemudi di pecahkan dan kemudian di bukalah pintunya
Kini Raina hanya bisa menangis dan meronta di sebuah kursi dengan tangan dan kaki di ikat serta mulut yang di bekap menggunakan lakban
tak..tak..tak.. terdengar bunyi langkah sepatu yang semakin mendekat ke arahnya seketika wajah Raina berubah menjadi pucat dan terlihat begitu ketakutan
"Raina apa kabar?,kenapa kau ada di sini ?" tanya Leo berpura-pura dengan senyum menyeringai
"Ka-kau apa_apa yang kau lakukan disini L-leo?"dengan wajah yang ketakutan Raina mencoba mengulur waktu
"Apa yang ku lakukan disini? hahaha...tentu saja mengantarkan mu menuju kebebasan Raina "jawab Leo d engan senyum iblisnya
"L-leo ma-mafkan aku Leo,ku mohon maafkan aku hiks"dengan memohon Raina mencoba mengiba di hadapan Leo
"Cih.. melepaskan mu? jangan mimpi setelah apa yang telah kau perbuat dengan baij***an itu kau minta untuk di lepaskan hhuhh"jawab Leo dengan tidak peduli
"Ken persiapkan semua sebelum kita kirim ja**ng ini ke penjara" titah Leo kepada Ken
"Baik tuan "jawab Ken dengan antusias karena dia juga geram dengan Raina yang tidak mempunyai hati sama sekali
__ADS_1
"Leo apa yang akan kau lakukan padaku Leo,Leo kumohon jangan seperti ini,dulu kau sangat mencintai ku tapi kenapa sekarang kau begitu kejam padaku Leo"ucap Raina mencoba mengungkit masa lalu mereka
"Diam..!!!!"bentak Leo karena merasa geram dengan mulut manisnya
Seketika hening tanpa ada suara lagi
"Jangan pernah kau ungkit masa lalu menjijikan itu di hadapanku jal**g mu**h*n,cih..aku menyesal karena pernah mengenal dan mencintai mu " kata Leo sambil mencengkram dagu Raina dengan amat eratnya sehingga Raina pun kesakitan di buatnya
"Tuan semua sudah siap "timpal Ken dengan melirik sekilas Raina
"Bagus Ken mari kita mulai haha.."ucap Leo sambil tertawa mengerikan
Setelah selesai dengan pesta penyiksaan Raina,kini Leo sedang menantikan kabar dari Ken tentang Reno sekutu Raina
"Sudah tuan kini dia ada di markas xx"jawab Ken
"Bagus ayo kita ke sana aku sudah tidak sabar ingin menyiksanya"ajak Leo kepada Ken menuju tempat yang di katakan Ken tadi
"Baik tuan"
"Oh..ya Ken suruh anak buah kita mengantarkan ja**Ng itu ke penjara dan minta dia di hukum seumur hidup jika tidak katakan pada petugas di sana kalau Leonardo Andreas Smith akan menuntut tempat itu beserta isinya kau paham Ken?" ucap Leo dengan tegas tak terbantahkan
__ADS_1
"Paham tuan sesuai keinginan Anda"
Tak lama mereka telah sampai di markas xx dan tanpa basa-basi Leo langsung menghampiri Reno yang sudah terkapar di lantai dingin markas tersebut
"Selamat datang di surga kebebasan tuan Reno Claire Anderson" sapa Leo dengan senyum iblisnya
"Ka-kau mau apa kau? dasar pengecut beraninya main belakang cihh" tanya Reno dengan nada mengejek dan sedikit ketakutan
"Aku mau apa? hahahah tentu saja aku akan membebaskan mu tuan Reno sama seperti Raina sekutumu"terang Leo menyeringai penuh arti
"Ken persiapkan semuanya"titah Leo Kepada Ken
"Baik tuan"
Setelah alat untuk penyiksaan nya siap kini Leo tengah mengeksekusi Reno dengan berbagai macam model dari sayatan,pukulan,tendangan dan masih banyak lagi
Kini nasib Reno pun sama dengan Raina yang harus mendekam di balik jeruji besi beralaskan tikar tipis yang dingin
Drrrtt..drttt..ponsel Leo berbunyi sesaat setelah dia membersihkan tubuhnya dari darah Reno
"Hallo va ada apa apa? "tanya Leo dengan nada khawatir
__ADS_1
"Hallo Leo ini Gina sudah sadar dan kondisinya juga sudah membaik, cepatlah datang dia mencarimu"
Degg....