My Mafia Man

My Mafia Man
Episode 14.


__ADS_3

"Gadisku sangat lucu" Alex mencubit kecil pipi putih Lucy dengan gemas.


"Arrghh..Aku bukan gadismu! dan Fokus saja menyetir!" Lucy cemberut sambil melipat tangan di dada.


"Hehe baiklah..baiklah sayang" Alex tersenyum lebar menampakkan sepasang gigi kelincinya.


"Sebenarnya kita mau ke mana?" tanya Lucy.


"Ke tempat yang kau suka"


"Heh..memangnya kau tau tempat yang ku suka?"


"Kau terlalu meremehkanku."


Di tengah-tengah perdebatan mereka, tiba-tiba seklompok motor datang dari belakang. Mereka berboncengan dan membawa senjata.


"Alex, ada apa ini? kenapa mereka mengerubungi kita?" Lucy mulai panik.


"Lucy kau tenanglah dan menunduk, jangan bangun sampai aku menyuruhmu oke?"


Lucy hanya diam dan menuruti apa yang Alex katakan.


"Ferro, aku di serang sekelompok motor. Sebenarnya aku bisa menghadapi mereka, tapi Aku bersama Lucy, aku khawatir dia akan terluka. Kirim beberapa orang, aku akan mengirimkan lokasinya" Alex menelepon Ferro.


"Lucy dengar, apapun yang terjadi jangan melihat keluar, tetaplah menunduk oke?"


"B..baiklah" Lucy gemetar ketakutan.

__ADS_1


Alex mengeluarkan pistol dari sakunya, lalu menembak pemotor di samping mobilnya.


"Dorrr...prang..!" kaca depan mobil Alex bolong dan retaktertembak pemotor di depan.


Alex terus menembaki mereka dari dalam mobil, sambil sesekali menghindar.


Para pemotor itu akhirnya berhenti dan menghadang mobil Alex.


"Sialan! ini takkan selesai kalau aku terus begini" Alex mengambil dua buah pistol dan mengisi pelurunya.


"Lucy tetaplah di dalam, aku akan keluar"


Alex segera turun dari mobil.


"Akhirnya kau keluar juga! dan sepertinya kau hanya sendirian haha" ucap salah satu dari mereka.


"Tak usah banyak bac*t!" Alex menendang kepala pria itu, dan mereka langsung mengeroyok Alex.


"Brakk..!!" "Dorr..!!" Alex membanting seseorang ke jendela mobil tepat di samping Lucy dan menembak kepalanya.


Lucy begitu ketakutan, dia hanya bisa diam dan menutup mata.


"Aku menemukan gadisnya!" Seseorang tiba-tiba membuka pintu mobil, dan menarik Lucy keluar.


"Aleex!" Lucy berteriak ketakutan.


"Jangan sentuh gadisku!" Alex segera berlari dan melompat menendang kepala pria itu.

__ADS_1


"Beraninya kau menyentuh gadisku brengs*k!" Alex menembaki pria itu dengan brutal, wajahnya terlihat begitu marah.


"Lucy tenanglah, aku akan melindungimu" Alex memeluk tubuh Lucy dan merapatkannya ke sisi mobil, dengan satu tangannya terus menembak musuh dari balik mobil.


Lucy hanya bisa diam dan menutup mata, yang bisa dia lakukan hanya berdo'a, berharap semua baik-baik saja.


"Lex! maaf aku terlambat" Ferro datang dengan beberapa mobil bersamanya.


Anak buah Alex segera menyerbu mereka yang hanya tersisa seperempatnya saja.


"Ferro, bawa Lucy ke tempat aman. Aku akan menyelesaikan ini"


Alex melepaskan jaketnya dan memakaikannya pada Lucy.


Ferro segera membawa Lucy masuk ke dalam mobilnya dan membawanya pergi menjauh.


"Kenapa kau tidak membantu Alex? kenapa kau malah membawaku pergi?" Lucy begitu panik.


"Kau begitu berharga untuk Alex, makanya aku harus melindungimu" jelas Ferro sambil terus mengemudi.


"Lalu bagaimana dengan Alex?"


"Lucy, Alex bukan pria yang lemah, lagi pula banyak anak buah yang membantunya. Percayalah dia pasti baik-baik saja" Ferro mencoba meyakinkan Lucy.


"Benarkah dia sekuat itu?" batin Lucy.


"Lucy, Alex tak akan mati semudah itu, tapi justru aku yang akan mati di bunuh Alex kalau sampai aku gagal melindungimu" jelas Ferro.

__ADS_1


Haii...tolong bantu Like dan komen.


terima kasih♡


__ADS_2