My Mafia Man

My Mafia Man
Episode 2.


__ADS_3

Hai..Untuk yang sebelumnya sudah baca episode (bagian 1), episode 1 telah saya edit untuk kebutuhan novel, silahkan baca yang (episode 1) saja ya, terima kasih.


****


Lucy melihat sekeliling garasinya, di sana terparkir beberapa mobil dan motor Sport mewah yang berjajar rapih.


"Hmmm...Coba lihat apa yang ku punya di sini" Lucy berjalan mengitari koleksinya itu, ia berhenti di depan mobil merah yang bagian depannya hampir hancur.


"Hi Red Tiger, bagaimana kabarmu? sayang sekali aku tak bisa lagi mengemudikan mu. Emm..apa aku harus memperbaikimu? ah tidak..tidak, itu hanya membuang uangku, aku bisa membeli yang baru" Lucy terus berbicara sendiri seperti orang gila.


Lucy berjalan lagi dan berhenti di depan motor sport berwarna hitam pekat dengan beberapa aksesori berwarna gold yang menghiasi body motornya.


"Woww...Black Mamba, kau terlihat sangat keren hari ini, baiklah aku akan mengajakmu jalan-jalan hari ini".


Lucy memang suka mengoleksi mobil dan motor sport mewah, dan memberikan mereka nama masing-masing. Bahkan dia sering berbicara pada mereka, seperti yang dia lakukan sekarang.


Setelah mengenakan jaket dan helm, Lucy bergegas menuju sekolah.


Lucy mengenakan celana jeans hitam untuk memudahkannya mengendarai motor. Ia menggantinya saat tiba di sekolah nanti.

__ADS_1


Cuaca pagi ini mendung. cukup sejuk dengan angin yang berembus menyapu daun kering di jalanan.


"Ah sial, sepertinya hujan akan turun" Lucy menggerutu dalam hatinya. Dia membenci saat buliran air turun dengan deras dari langit.


Sebenarnya bukan hujannya yang ia benci, bukan suasana sejuk dan lembabnya. Tapi ingatan dan kenangan pahit yang menyergapnya lah yang ia takutkan.


Lucy teringat lagi kejadian itu, peristiwa yang mengerikan dan membawa luka paling dalam di hatinya.


Saat Lucy tengah larut dalam lamunan. Sebuah mobil melaju kencang dari arah belakang dan tiba-tiba "Braakkk.."


Pandangan Lucy seperti terbalik, tidak. dia memang jungkir balik.


Lucy langsung berjalan cepat menuju mobil yang menyerempetnya "brak..brak..brak..heyy buka! kau sudah membutku jatuh tapi kau bahkan tak keluar dan minta maaf, apa kau bodoh?!"


Lucy berteriak sambil terus menggedor kaca jendela mobil itu.


Akhirnya kaca mobil itu terbuka, dan tampaklah seorang pria tampan berhidung mancung, dengan kacamata hitam yang tersangkut di tulang hidungnya yang tinggi.


"Ada apa nona?" pria itu menoleh ke arah Lucy dan bertanya dengan santai.

__ADS_1


"Kau sudah membuatku jatuh tersungkur, dan kau masih bertanya ada apa? apa kau gila?" Lucy bereriak kesal pada pria itu.


pria itu menempelkan jari telunjuknya pada bibir Lucy.


"Ssstt...nona jangan berteriak seperti itu, nanti orang-orang akan mengira aku telah menghamili...awwww" Lucy menggigit jari telunjuknya.


"Rasakan dasar orang gila haha" Lucy tertawa puas.


"Wahh..nona cantik, ternyata kau agresif juga ya, aku menyukainya" pria itu malah tersenyum.


"Dasar pria gila, kau membuatku jatuh. sekarang aku minta kau bertanggung jawab!" Lucy makin kesal.


"Baiklah ayo masuk" dia membuka pintu mobilnya.


"hah...apa maksudmu?" Lucy kebingungan.


"Ayo masuk, kita pergi menikah sekarang. Tadi kau kan yang minta aku bertanggung jawab sayang hmm?" Sambil menunjukkan senyum lebar.


Tolong bantu Like dan komen ya...

__ADS_1


Terima kasih♡


__ADS_2