
Celin Mulai Geram dengan undangan cantik di depan nya yang berhiaskan pita emas d padukan dengan warna softpink yg memberikan kesan elegan.Di Bantingnya Benda itu ke atas Meja di depannya dengan sangat keras saat melihat nama yg terpampang jelas yang semakin membuat nya naik darah
Steven Devano
&
Ezra Nandira
"Brengsek!!!!!...******** kau!!!..''Caci maki terus keluar dari bibirnya meski dia tahu orang yang ingin dia berikan sumpah serapah itu tidak berada d depannya
''Dasar!!Kau sama aja seperti laki laki lain,kau Brengsek..Kau Brengsek..Brengsek..Ahh Brengsek.''Perlahan lahan pertahanannya Goyah,isakan lirih mulai memenuhi ruangan itu,bulir air yang tidak ingin dia keluarkan malah membasahi pipinya dengan deras,,tubuhnya luruh ke sofa sambil menahan gejolak rasa sakit d hatinya.
__ADS_1
"Apa salah ku Stev..Apa salahku''Racaunya pelan penuh kesedihan,, hidupnya sudah hancur ketika melihat undangan itu,,tidak ada lagi artinya dia hidup jika lelaki yg sangat di cintai nya dan di tunggunya ternyata akan menikah dengan org lain tanpa sepengetahuan nya
Sementara itu sosok lelaki yang sedari tadi mengamati Celin dari balik meja kerjanya nya Mendesah pelan,,lelaki itu bangkit dan berjongkok tepat di depan Celin..dengan sekali sentakan,,d raihnya tubuh mungil Celin kedalam pelukannya,dan menyalurkan rasa hangat dan ketenangan untuk wanita rapuh yang sudah di kenal nya sejak lama.
"Kenapa dia tega Vin,,kenapa dia tega nyakitin aku..aku selalu menjaga hati ku seperti yang dia katakan,,aku selalu menyimpan namanya di hati ku.. seperti yang dia harapkan tapi sekarang dia malah menikah dengan wanita lain,,kenapa bukan aku!! kenapa harus wanita lain Vin!!Kenapa!!..
Celin memukul dada Vino dengan kepalan tangan yang sama sekali tidak berdampak sakit pada dada bidang nya Vino.
Vino lebih mengeratkan pelukannya saat mengetahui Celin semakin Terisak:''Maafkan aku Cel,, sebenarnya aku sudah mengetahui hal ini sejak seminggu lalu..tapi aku takut untuk membuat mu tersakiti seperti ini jika memberitahu mu.Pada akhirnya, bagaimana pun juga aku harus memberitahumu apa yang sebenarnya terjadi.Jangan buang air mata mu untuk laki laki brengsek seperti dia yang tidak bisa menepati janji nya pada kamu lupakan dia.. buang dia..relakan dia... dia tidak pantas untuk mu."Vino memundurkan tubuhnya dan menghapus air mata yang membasahi pipi Walaupun dia tahu Celin akan menangis lagi..dan lagi..tetapi hal itu tidak membuat Vino Untuk terus menghapus bulir bulir air mata itu dari wajah cantiknya.
Celin mencoba menggantikan Tugas Vino untuk menghapus air matanya.Dia berusaha sejenak untuk menatap Vino dan dapat melihat kekhwatiran berada di manik mata lelaki itu.
__ADS_1
"Vin,,Boleh aku Meminta waktu?Aku ingin sendiri..jadi boleh kan aku..''belum sampai kata kata nya terucap Sempurna Vino sudah menyahutinya duluan.
"Tentu Sweetie kau boleh membolos kerja hari ini.Di sini aku pimpinannya,siapa yang berani mencegah mu"
Baca Sampai habis yah๐๐
Jangan Lupa Like and Komen๐
Genre Steven Devano
__ADS_1
Genre Celine Aulia