
Celin sedikit terkekeh mendengar penuturan Vino yang berada seperti dia pemilik perusahaan memang benar perusahaan Celin kerja adalah perusahaan keluarga Vino tapi Pak Raka(Papa Vino) masih memberi percobaan kepada Vino untuk membuktikan bahwa dia pantas untuk menjabat sebagi CEO di Perusahaan sebesar ini atau tidak.
''Aku pergi sekarang,thanks for all Vin."
"Hey.. Cel kau terdengar seperti akan pergi selamanya,,jangan pernah berpikir untuk berbuat macam macam,aku tidak ingin terjadi apa apa untuk mu.''
"Kalau pun aku harus pergi sekarang,,maka orang yang pertama aku bawa ke Neraka adalah Steven,,karena dialah yang membuat ku ingin pergi meninggalkan dunia ini,''Gumam lirih Celin yang masih terdengar sampai ke pendengaran Vino.Tanpa Vino dapat mencegah Celin sudah berjalan keluar dari ruangannya sambil menunduk menyembunyikan wajahnya yang sangat Tidak baik dengan rambut rambut coklat yang di gerai nya.
"Dan jika kau harus pergi,,maka aku harus jadi org pertama yang akan menyusul mu."
Celin melangkah kan kaki jenjang nya dengan cepat, Stiletto yang cukup tinggi tidak membuat nya kesusahan untuk melangkah kan kaki nya lebar lebar.Dia ingin segera pergi dari kantor ini, Menyendiri,menangisi,merenung,menyesali melakukan segala hal yang di lakukan seseorang ketika sedang d putuskan kekasihnya.
__ADS_1
Oh seperti nya tidak,karena Celin akan berharap setidaknya nasib nya sama seperti orang yang di putuskan oleh kekasihnya. Steven Seharusnya memberitahu hal ini kepadanya. Jika lelaki itu sudah tidak mencintai nya seharusnya dia datang dan bicarakan baik baik kepada Celin dengan meninggalkan nya secara seegois ini sambil mengumbar tanggal pernikahan nya. Itu semakin menyakiti hati Celin.
Satu hal lagi yang harus dia ingat. Kekasih?Cinta? Dia sadar bahwa dia tidak akan mendapatkan itu dari Steven
"Hati hati Nona,kau bisa terjatuh jika tidak melihat ke depan apalagi dengan hak setinggi itu."Celin mendongkak kan wajah nya dan bertemu dengan pria bermata hazel yang juga menatap nya dengan datar, seperti nya Celin tidak sadar bahwa dia sudah menabrak pria yang d depan nya karena tangan pria itu sudah berada di bahu Celin.
Celin melihat sedikit keterkejutan di mata pria itu yang sama sekali tidak membuat dirinya heran siapa juga yang melihat wajah Celin yang berantakan dengan Make up dan sudah tidak terbentuk karena air mata yang sedari tadi tumpah dan membuat matanya merah akibat menangis.
Celin akui lelaki yang tadi d tabrak nya sangat Tampan,,Tetapi hatinya masih terlalu lelah menerima sakit yang terlalu mendalam bagi Celin dan Celin lelah menerima rasa sakit di hati nya untuk kedua kalinya. Dia tidak akan lagi Mudah membuka hatinya kembali karena teringat Steven yang meninggalkan nya dan Menikah dengan perempuan lain selain dirinya.Cukup untuk sekali ini dia merasakan sakit yang begitu dalam di dalam seluk beluk hatinya. dan dia tidak akan menerima laki laki lagi di hati nya..karena dia tidak ingin membuat luka baru d hati nya.
Jangan lupa Like😉
__ADS_1
Oh ya Btw nama saya Kesya Margaretha
saya Penulis baru yang menulis Naskah cerita"My Perfect Ceo"
Genre Vino Sanjaya dan
Genre Ezra Nandira
Hehehe..Maaf ya kalau gambar nya kurang bagus soalnya masih belajar jadi penulis 😅
__ADS_1