My Wedding : Am I Nothing?

My Wedding : Am I Nothing?
Pengorbanan untuk Perjodohan


__ADS_3


Langit di deskripsikan sebagai keindahan yang sangat tak ternilai harganya. Langit diciptakan Tuhan dengan teramat istimewa.


Warnanya yang biru, seakan memberikan kehidupan sedangkan awan putih, dia seakan menjadi pelengkap keindahan itu. Warnanya yang seputih kapas itu begitu menenangkan. rasanya jika hanya untuk sekedar tidur dan bermain sepertinya dia tidak keberatan.


Indah bukan? pastinya.


Tapi...


dibalik keindahan itu semua, ada Langit lain yang membuat kehidupan seorang wanita berangan menjadi seorang putri namun tertampar kenyataan hingga menjadi seseorang yang tak berarti.


Wanita ini bernama Anya Nandhita dan Langit? dia adalah Arlan Arkana.


Arlan Terpaksa menikahi Anya, karena kesalahannya pada ayah Anya. Sedangkan Anya, yang notabe nya seorang wanita kaya sekaligus berstatus pacar orang, awalnya tidak menerima perjodohan ini. Namun takdir berkata lain. Anya harus meninggalkan kekasihnya demi sang ayah.


Hari itu...


"Beb, kamu bercandakan?" tanya Mike


Wanita berambut ikal bangkit dari kursi taman, dia adalah Anya Nandhita. pandangan Anya tidak berani menatap Mike. Rasanya jika dia menatap kekasihnya, maka rasa untuk melepaskan akan semakin berat.


"Aku minta maaf, Mike. tapi ayah gak pernah bercanda soal ini. jadi, ini adalah jalan terbaiknya."


Mike menarik lengan Anya. dia membalikkan punggung kekasinya, hingga membuat kedua wajah itu berpapasan, dengan pandangan Anya yang masih tetap tertunduk.

__ADS_1


"Anya. kamu gak bisa mainin aku kayak gini." tukas Mike dengan nada yang sedikit tinggi, membuat Anya menundukkan pandangannya. Mike yang merasa bersalah karena nada bicaranya yang tak tercontrol segera meraih kedua rahang Anya dengan lembut."Hey. aku mohon sama kamu, jangan nyerah. Masih banyak kok cara buat kita pertahanin hubungan ini." sambungnya diikuti kata lirih yang meyakinkan Anya,"ayolah..."


Perkataan Mike sukses membuat Buliran bening itu mengalir di kedua ujung kelopak mata Anya, tapi Anya tidak ada pilihan lain, dia tidak bisa menolak keinginan ayahnya itu. mempertahankan hubungan sama dengan mengkhianati ayahnya.


Kedua tangan Anya perlahan melepaskan kedua tangan Mike dari rahangnya. tangan Mike begitu dingin. Apa sedalam itukah Mike mencintainya. Anya kini memberanikan diri untuk menatap Mike.


"kita ditakdirkan menjalin hubungan. tapi tidak untuk hidup bersama. maafkan aku, Mike." tukas Anya.


Anya melangkahkan kakinya untuk pergi, tapi tangan Mike mencoba berusaha menahan Anya, namun dengan sigap Anya segera menepis tangan kekasihnya.


"Don't leave me، please." lirih Mike tapi Nihil, Anya tidak menggubrisnya. Anya semakin menjauh dari tempat itu, meninggalkan Mike seorang diri.


"ANYAAA." teriak Mike Histeris.


***


"Pak Roni. Anda belum pernah mengatakkan ini sebelumnya." tukas lelaki bernama Langit.


"tapi kamu sudah menyanggupi konsekuen yang saya buat. Arlan, percayalah. Saya hanya ingin yang terbaik." sahut Roni yang tengah duduk di kursi kebesarannya, dia adalah sang CEO sekaligus ayah dari Anya.


Arlan bekerja di perusahaan Roni sudah cukup lama. dia bekerja sebagai staff di perusahaan Ron Canva milik Roni. Selama bekerja, Pekerjaan Arlan tidak pernah mengecewakan Roni. tapi, satu kesalahan Arlan. Dua bulan sejak dia menerima kerja sama dengan client dari perusahaan yang membuat perusahaan Roni hampir bangkrut karena tertipu. Hingga Arlan harus menanggung kerugian tersebut.


"Putri anda tidak mungkin menerima perjodohan ini. Lagi pula, saya masih sanggup untuk membayar semua hutang saya." tukas Arlan


Arlan meyakinkan Roni dengan perkataannya. tapi Roni enggan merubah keputusannya itu. Salah satu kerugian yang harus ditanggung Arlan yaitu keinginan Roni yang keukeuh menjodohkannya dengan putri sulungnya.

__ADS_1


"kamu jangan mempersulit sesuatu yang mudah. Anak saya cantik, pintar dan fashionable. lalu apa lagi yang kamu cari?"


"Saya tidak mau menikah atas dasar pemaksaan."


Roni bangkit dari duduknya, dia menepuk pelan bahu Arlan." Namanya Anya. Temui dia sekarang! di Caffe Aloevera. Pergilah! Jangan


buat dia menunggu."


"Pak Roni-"


"Ayahmu jadi taruhannya." sahut Roni dengan senyuman.


Arlan menghela nafas beratnya. dia tidak bisa menolak jika sudah menyangkut dengan keselamatan ayahnya. Tanpa basa-basi Arlan dengan berat hati segera bergegas melangkahkan kakinya keluar ruangan untuk menemui anak dari atasannya sekaligus calon istrinya itu.


Apakah Arlan akan menerima perjodohan tersebut?


***


**To Be Continued


Anya Nandhita**



Arlan Arkana

__ADS_1



__ADS_2