My Wedding : Am I Nothing?

My Wedding : Am I Nothing?
Rencana berlibur


__ADS_3

***


Di depan gedung kantor


Roni sudah siap dengan mobil dan supirnya. dia melirik Arloji yang dipakainya, jam menunjukkan pukul 7.00


"Arlan. kemana dia, ketimbang ambil berkas aja lamanya jadi seabad." celoteh Roni


Selang beberapa menit kemudian, Roni melihat Arlan dan Anya berjalan menuju ke arahnya. tak hanya mereka, namun Saga yang berada dibelakang mereka juga berjalan menuju ke arah Roni.


Roni tersenyum melihat pemandangan ini. Putrinya bak seorang ratu yang di kawal oleh kedua pemuda tampan yang sama-sama hebat.


"Wah. sepertinya kalian bertiga akrab sekali." puji Roni kepada Mereka yang baru saja sampai." Saya jadi punya ide. Anya, bagaimana jika di acara keberhasilan perusahaan kita nanti Ayah, kamu, Arlan dan juga Tuan Saga menikmati liburan bersama?!"


"Tapi Ayah!. itu ide yang sangat buruk."


"Loh kenapa? gak ada salahnya kan kita berlibur bersama?!" tukas Roni sembari menatap kedua pemuda tersebut.


"itu ide yang sangat bagus, pak Roni. saya setuju. dan soal kantor, bapak tidak perlu khawatir. saya yang akan mengatur semua jadwal kinerjanya." Sahut Arlan


"Saya benci mengatakkan hal ini. Tapi ide brilian ini sepertinya tidak terlalu buruk. saya Setuju." tukas Saga tak mau kalah."dan sepertinya saya tau tempat yang cocok untuk kita." sambung Saga lantas melirik Anya, "Pantai"


Saga sepertinya mau memancing Anya. Dia pasti masih ingat jika dulu mereka pernah berlibur bersama di sebuah pantai. Selain itu, pantai adalah tempat favorite Anya, dan saga juga mengetahui itu.


Roni menepuk pelan bahu Saga, "Tuan Saga. idemu begitu brilian, saya setuju. ternyata selain pintar dalam berbisnis anda juga termasuk orang yang memiliki hoki tinggi, saya suka itu." puji Roni kepada Saga

__ADS_1


Anya tak habis pikir dengan Saga dan Arlan. kenapa mereka mengiyakan ajakan dari Roni, ayahnya. İni benar-benar ide yang sangat gila. terlebih tempat yang akan mereka kunjungi adalah sebuah Pantai.


bagaimana ini? Semoga saja, Saga tidak membuka memori lama tentang hubungan aku dan dia dulu. batin Anya


Wajah Anya kini semakin Panik. dia begitu bingung harus melakukan apa.


Anya harus berlibur dengan Calon Suami dan mantan kekasihnya sekaligus. İni terdengar gila. tapi ini faktanya. Anya yang berusaha menolak ajakan tersebut namun gagal,


"Tapi aku gak setuju." kekeuh Anya, "kalo Ayah mau berlibur. silahkan. tapi aku gak ikut." sambungnya dengan penuh penolakan.


"Bu Anya. Come On! ini tidak terlalu buruk." bujuk Mike Menatap Anya dengan penuh arti.


"Bu Anya akan ikut bersama kita." celetuk arlan tiba-tiba membuat Saga, Anya dan Roni menatap Arlan.


kedua ujung bibir Roni mengembangkan senyuman, sepertinya dia memang tidak salah memilih pasangan hidup untuk putrinya, "Baiklah kalau begitu, nanti Ayah kabari lagi ya." tukas Roni kepada Anya,


"Dan Tuan Saga. Mari! kita harus segera berangkat, klient pasti sudah menunggu. acaranya akan di mulai 30 menit dari sekarang."sambung Roni lagi lantas masuk kedalam mobil


"Baik Pak Roni." jawab Saga, lalu mengikuti Roni memasuki mobil sembari Sesekali mencuri pandangan pada Anya.


Mobil tersebut melaju dari tempat tersebut meninggalkan Arlan dan Anya.


"Apa maksudmu berbicara seperti tadi?"


Arlan menghela nafas beratnya, dia memasukkan jemari tangannya pada saku celana yang ia kenakan,"Harusnya tanpa saya kasih tau, kamu sebagai anaknya paham. Yang saya lakukan ini semata-mata hanya untuk menjaga nama baik pak Roni, tidak lebih." jelas Arlan panjang lebar

__ADS_1


Arlan berjalan memasuki kantor meninggalkan Anya sendiri. Anya kini bingung apa yang harus dilakukannya. mengenai perencanaan liburan tersebut.


***


Di perjalanan


Mike berusaha mencoba menggali informasi tentang Anya. Setelah Anya memutuskannya beberapa minggu yang lalu. Saat itulah ia memutuskan untuk merubah tampilan dan prilakunya, itu semua Mike lakukan semata-mata demi mendapatkan Anya. harapan Mike adalah dia bisa mengambil hati Roni Ayah Sang pujaan hatinya agar dia diizinkan kembali menjalin hubungan dengan Anya, putrinya.


Diluar dugaan Mike, jawaban Roni begitu mematahkan semangatnya,


"Menikah?" kaget Mike.


"İya. Dia akan saya nikahkan dengan laki-laki pilihan saya."


Mike menarik nafas beratnya seraya sekilas melirik ke arah luar jendela mobil, Mike kini semakin penasaran siapa Laki-laki pilihankan Roni untuk Anya,


tanpa diminta perkataan Roni terlebih dahulu menjawab rasa penasaran Mike, "Arlan. dia serasi dengan Anya." tukas Roni diiringi senyuman dengan pandangan yang menatap fokus ke depan. Mike sedikit kaget mendengar nama itu.


"Bagaimana menurut Anda, tuan Saga?"


"Emm. Ekhemm. kalau menurut saya, sebaiknya Anda pikirkan kembali tentang perjodohan itu. Maksud saya, Siapa tau aja baik pak Arlan ataupun Bu Anya sudah memiliki pasangan sebelumnya." tukas Mike memancing Roni.


"Arlan sendiri, dia masih lanjang dan tidak punya kekasih sebelumnya." jelas Roni,"Tapi Kalo Anya, ..." sambungnya menggantungkan pembicaraan karena suara dering ponselnya yang berbunyi keras. Roni lantas mengangkat panggilan pada ponselnya.


Mike sedikit berdecak kesal karena dia gagal mendapatkan jawaban Roni tentang dirinya.

__ADS_1


***


__ADS_2