My Wound Healer

My Wound Healer
Bagian 14


__ADS_3

Hallo gais maaf yaa author lama update nya.Smga kalian suka sama ceritanya:)


"RESYAA!!" teriak sekumpulan orang yang sudah diduga adalah para sahabat tercinta nya.Mereka masuk tanpa mengetuk ataupun ijin dan sambil teriak pula untung saja guru yang bertugas di PMR sedang tidak ada kalau ada habis sudah mereka dijadikan seperti jemuran pakaian ditengah lapang.


"Omaygat Sya lo mau ngapain,lo masih dibawah umur Sya gak boleh lo harus inget kita masih SMA gimana kalau nanti lo-" cerocos Ica dan Raskia heboh seperti biasa nya tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi,tapi Shania dan Bila langsung membungkam mulut mereka berdua dengan memberikan tatapan tajam bak elang,sedangkan Keysa hanya diam seperti orang cengo.


Resya dan Reynand terlonjak kaget Dan langsung saja membenarkan tubuh mereka menjadi tegak dan tidak lupa wajah datar dan dingin seperti biasanya.Reynand langsung pergi begitu saja tanpa mengucapkan apapun.


'Untung gue lagi sakit kalau nggak udah gue tendang lo ke afrika selatan' batin Resya kesal


"Lo gak papa Sya?" tanya Shania


Namun hanya dibalas gelengan oleh Resya,Mereka ber 5 pun berniat akan menjaga Resya di UKS sampai bel istirahat berbunyi.


.


.


.


.


Saat ini Resya dkk sedang berada dikantin,mereka masih menggunakan pakaian olahraga mereka karena katanya tanggung nanti saja setelah istirahat.


"Kalian mau pesen apa?" tanya Keysa pada yang lain nya


"Mie ayam sama es teh manis aja" jawab Bila


"Yang lain?"


"Samain ajah" jawab mereka serempak


"Ok.Ayo Ini!" ucap Keysa lalu mengajak Resya untuk memesan.Resya mengerutkan kening nya mendengar ajakan dari Keysa.


"Kok gue?" ucap nya bingung


"Emang giliran lo sama Key!" gemas para sahabat nya,Resya yang mengerti pun akhirnya bangkit dari duduk nya dan pergi bersama Keysa ke tempat penjual Mie Ayam.Selang beberapa menit pesanan mereka pun datang dan mereka langsung memakannya sampai tiba-tiba kantin yang tadinya ribut jadi hening seketika.Resya dkk sudah mengira kalau keadaan seperti ini pasti datang Most Wanted Boy dan benar saja tapi mereka cuman ber 5 tidak seperti kemarin yang bersama dengan tante-tante eh ratu bully maksudnya.

__ADS_1


"Boleh kita duduk disini?" tanya seseorang yang tak lain adalah Radit dkk pada Resya dkk.Shania yang awalnya sedang makan pun langsung tersedak setelah mendengar ucapan Radit,pasalnya dari sekian banyak nya tempat dikantin kenapa mereka malah memilih duduk disini.Seketika tatapan murid-murid dikantin langsung teralih pada Resya dkk.


Resya dan Keysa langsung memberi tatapan membunuh pada abang nya itu,tapi bukan Radit namanya kalau langsung pergi dia malah duduk disamping Shania dan diikuti oleh teman-teman nya.


"Neng kenalan sama abang yu" goda Alvin pada Raskia.


"Hilih ogah!" tolak Raskia mentah-mentah sambil bergidik ngeri.Teman-teman Alvin tertawa karena baru kali ini ada orang yang menolak berkenalan dengan dirinya.Alvin yang ditertawakan memasang wajah cemberut.


"Dasar temen laknat!" cibirnya


"Lo pada ngapain disini sih! Nanti kalau si ratu bully itu dateng gimana coba,kita juga yang repot tahu!" omel Ica panjang kali lebar pada Reynand dkk karena kalau sampai Yori dkk datang bisa kacau lagi acara makan mereka.


"Tempe aja sih!" celetuk Bayu yang sejak tadi hanya diam memperhatikan.


"Nyaut aja kaya ikan lo!" kesal Ica


"Kalau gue gak nyaut lo mau ngomong sama siapa hah?!" balas Bayu sengit.Para sahabatnya yang melihat ada yang aneh pada Bayu mengerutkan kening dan saling tatap karena baru kali ini mereka melihat Bayu meladeni seorang perempuan apalagi ini baru dikenalnya.Setau mereka Bayu itu orang yang tenang,kalem dan tidak mau berurusan dengan perempuan.


"Jangan ngegas dong lo!" balas Ica lagi tak mau kalah.


"Berisik!" suara dingin dan tajam itu berasal dari Resya dan Reynand.Keduanya menjawab kompak lalu saling pandang dan menebar tatapan sinis.Karena tidak mau waktu istirahatnya habis sia-sia hanya karena perdebatan unfaedah ini Radit langsung menyuruh Alvin dan Deran untuk memesan makanan agar perut mereka tidak memberontak terus.


Resya dan Keysa langsung menatap tajam Radit dan seperti ada ikatan batin antara ketiganya


'Lo sih bang!' tuduh Keysa


'Iyah noh *** lu bang ish!' sambung Resya tak kalah tajam


'Yah maaf gue gak tau kalau bakalan kaya gini' balas Radit dengan tatapan menyesal nya.


'Yaudahlah santai aja.gampang yang kek gini mah' sombong Resya


'Sombong lo nyet!' balas Keysa


Seperti itu lah percakapan antara batin ke batin dari kakak adik kembar itu.Resya dkk hanya diam tenang sambil memakan makanan mereka tanpa terganggu sedikit pun.


"Dasar *****!" bentak Yori pada Resya dkk.Namun mereka hanya mengedikan bahu acuh,dan itu menambah kemarahan Yori dkk

__ADS_1


"Lo gak kapok apa hah! Gak tau malu yah lo semua!" bentaknya lagi


"Udah Yor bully lagi aja keenakan nanti mereka kalau digituin doang" kompor Killa dan diikuti antek-anteknya yang lain.Yori menarik Keysa lalu langsung saja menjambak rambutnya sampai terdengar ringisan dari Keysa.Resya dan yang lainnya tidak tinggal diam mereka langsung berdiri dan mencoba melepaskan jambakan Yori.Sebelum Radit bertindak Resya sudah lebih dulu mengisyaratkan agar kakaknya itu diam kalau melewati batas baru dia bertindak dan Radit pun hanya pasrah dan duduk kembali dengan teman-temannya.


Dengan sekali hentakan dari Resya tangan Yori langsung terlepas dari rambut Keysa.


"Lo berani sama gue bicth!" bentak Yori sambil memegangi pergelangan tangannya yang memerah karena dicengkram Resya tadi.


"Maybe" balas Resya santai


"Dasar ******!" Teriaknya lebih keras lalu langsung melayangkan tangannya pada pipi Resya.Dan kali ini lebih keras dari waktu kemarin sampai mengakibatkan sudut bibir Resya mengeluarkan darah segar.Radit tidak bisa berdiam diri lagi tapi Keysa langsung mencegahnya dan menggelengkan kepala nya serta memberikan senyuman miring.


"Kalau mau ngehina orang pikir dulu dan cari tau kebenarannya jangan langsung asal jeplak aja!" Sewot Shania setelah dari tadi diam,dia tidak terima kalau sahabatnya diperlakukan seperti tadi.


"Gue bicara fakta kok,buktinya lo semua ngerebut pacar gue sama temen-temen gue sekarang!" ucap nya lagi sambil tersenyum meremehkan seolah apa yang dikatakannya itu benar.


"Siapa pacar lo?" ucapan tajam dan menusuk itu berasal dari Reynand,entah mengapa dia sudah muak dengan semua kelakuan Yori dkk padanya.


"Honey kok kamu gitu sih aku kan pacar kamu" rengeknya dengan suara yang dilembut lembutkan sambil bergelayutan ditangan Reynand.Udah kaya monyet up nggak deng.Hehe


"Lepasin!" ucap Reynand lagi dengan wajah datar dan dingin seperti biasanya.Sedangkan Resya dkk yang melihat itu sudah ingin muntah dan bergidik jijik.


"Nggak mau" ucap Yori manja.


"Lepasin!" bentak Reynand dan langsung menghentakan tangan Yori dari tangan nya sampai terlepas.Tanpa diduga siapa pun Reynand berdiri dan langsung menarik tangan Resya lembut agar mengikutinya.


Yori dkk yang melihat itu tambah kesal lalu kemudian berjalan keluar dari kantin.mungkin malu.Shania dkk dan Radit dkk melongo melihat Reynand dan Resya pergi,Shania dkk hendak menyusul Resya tapi dicegah oleh Radit.Akhirnya mereka pun duduk KEMBALI dan menunggu bel masuk berbunyi.


 


✨✨✨


 


**TBC


Maaf yah update nya lama nunggu waktu luang.hehe

__ADS_1


Jangan lupa vomment**!;)


__ADS_2