
"Orang di Masa lalu hadir kembali,hanya untuk sekedar mengujimu apakah kamu akan terus melangkah menuju masa depanmu atau malah berbalik menuju masa lalu mu"_Sya24
Resya dan para sahabatnya saat ini sedang berada dirumah Resya,setelah 2 jam berada di perpustakaan akhirnya mereka pulang juga dan bisa beristirahat.Sebenarnya 1 jam mereka sudah selesai memilih buku namun dikarenakan ada seseorang yang sepertinya sedang mengobrol serius dengan Resya mereka pun memutuskan menunggu dan membaca buku yang mereka beli tadi.
"Sumpah ya Res kita tuh berasa kaya patung tau gak tadi.Lagian itu cowok siapa sih mana lama banget lagi ngobrolnya!" entah sudah keberapa kali Ica dan Raskia bicara seperti itu,tadi Ica yang terus nyecoros sekarang Raskia.Resya yang mendengarnya hanya bisa menghela napas jengah.
"Dia sahabat Eca waktu kecil" bukan Resya yang menjawab ataupun menjelaskan siapa laki-laki tadi melainkan saudara kembarnya yaitu Keysa.Dan Shania,Bila,Raskia dan Ica pun hanya ber oh ria
"Dia kembali Key" lirih Resya pelan tapi masih bisa didengar semuanya.Keysa yang mengerti pun langsung menenangkan Resya
"Udah Ca lo pasti bisa ngelupain dia,gak selamanya nama dia akan tetap ada disini!" ucapnya sambil menunjuk dada Resya yang bisa di artikan sebagai hati.Resya mengangguk dan mencoba menguatkan hatinya dan membuang semua perasaan suka nya dulu.
Sedangkan sahabat-sahabat Resya mengerutkan kening dan tidak mengerti omongan dari Keysa dan Resya.
"Kalau kita boleh tau lo ada masalah apa sama tu cowok Sya?" tanya Shania hati-hati karena takut menyinggung perasaan sahabatnya
"Nanti kalau udah waktunya gue bakalan cerita!" jawab Resya tegas,dan Shania pun hanya bisa mengangguk pasrah dengan sifat Resya yang memang terlalu tertutup.
"Pada mandi sana!" suruh Resya pada Keysa dkk
"Lo juga belum mandi oneng!" hardik Ica
"Lo kira gue kerbau apa dipanggil oneng!" kesal Resya sambil melemparkan bantal pada Ica dan tepat mengenai kepalanya,seketika itu juga tawa para sahabatnya terdengar apalagi setelah melihat raut wajah Ica yang menurut mereka mirip anak yang kurang kasih sayang.
"Sialan lo Sya!" umpatnya "Lo semua juga,hayati lelah bang tolong hayati" sambungnya mendramatisir
"Jijik lo" teriak para sahabatnya lalu kembali melempar Ica dengan bantal juga guling.
Mereka pun tertawa bersama-sama,Resya yang tadinya jarang tertawa pun sekarang ikut tertawa puas dengan tingkahnya dan para sahabatnya.
Karena bahagia bisa tercipta walau dengan hal yang sederhana sekali pun_ResyaRainy
Jika bahagia bisa tercipta dengan kehadiran sosok sahabat kenapa harus ada orang lain yang menciptakan?_TesyaAN
•••••
Diwaktu yang sama tetapi tempat yang berbeda terdapat 5 orang pemuda yang sedang bermain PS dirumah salah satu dari mereka.
__ADS_1
"Ran ambilin minum gih haus nih gue!" suruh salah satu dari mereka yang sedang bermain PS bersama 2 sahabatnya yang lain.Sedangkan yang di suruh saat ini sedang tiduran di sofa,setelah mendengar kata-kata yang menurutnya kurang enak didengar itu dia langsung bangkit dari tidurnya dan duduk bersila sambil menyandarkan punggungnya di sofa
"Ambil sendiri dong,lo kira gue babu lo apa hah!" ucapnya dengan nada kesal.Siapa lagi kalau bukan Deran dan yang tadi menyuruhnya adalah Radit
"Lo mah baik deh Ran,nanti gue traktir somay nya mang udin selama seminggu deh yah" bujuk Radit lagi sambil tetap fokus memainkan PS nya.
Seketika mata Deran berbinar mendengarnya,dia memang suka sekali dengan somay mang udin yang ada disekolahnya itu.Hampir setiap hari dia membelinya dan setiap hari itu juga dia mengucapkan kata-kata yang berbeda mengenai rasa somay nya tetapi maknanya sama saja.Entah itu bilang Enak,Manis,Lada,Asem,Ma'nyos,Mantap,Mantul mang udin,dan masih banyak kata lainnya.Padahal rasa somaynya tidak ada berubah sama sekali,begitupun dengan bumbu ataupun caos,kecap,sambal yang ditambahkannya pada somay miliknya.Entahlah author pun bingung
"Janji lo ya,awas aja kalau nggak ditepatin kita putus!" ucapnya alay
"Jangan mulai deh lo Ran jijik gue dengernya" celetuk Alvin yang masih tetap fokus bermain PS bersama Radit dan Reynand
"Iyah aku juga sayang kamu kok Bwang" bukannya berhenti bersikap alay Deran justru malah bertambah gila dengan mengedip-ngedipkan matanya padahal tidak ada yang melihatnya
"Gue tendang juga lo ke Sungai Nil! Cepetan ba-" omongan Alvin terpotong oleh suara tajam yang berasal dari Reynand
"Berisik nyet!" umpatnya
"Mau di apakan anak kita nanti bang kalau kamu kaya gini sama aku" Deran semakin menjadi-jadi dan
Plakk!
"****** lo Bay!" umpat Deran
"Lama lo *****" celetuk Radit sambil berdiri dan berjalan ke arah dapur rumah Reynand.Yap mereka sedang berada dirumah Reynand dan setelah ini mereka akan menginap dirumah Radit.
"Woyy Dit lo tetep traktir gue somay mang udin kan?" teriak Deran dari ruang tamu
"Gak jadilah,lo nya juga gak ambilin gue minum" balas Radit teriak juga
"Gara-gara lo nih Vin!" ucap Deran menyalahkan Alvin
"Napa jadi gue,si Bayu tuh!" elak Alvin dan malah menyalhkan Bayu yang dibalas tatapan tajam olehnya
"Ikan hiu dimakan ubur-ubur" pantun Deran "Jangan marah dong" sambungnya asal
"Gak nyambung ******!" cetus Radit dari arah dapur yang saat ini membawa nampan yang berisi minuman.
__ADS_1
"Lagian juga kalau ubur-ubur makan ikan hiu yang ada mati duluan ubur-uburnya pea" sambung Alvin
"Ck!" decakan itu berasal dari Reynand yang dari tadi hanya diam memperhatikan,seketika mereka semua menutup mulut dan menghentikan obrolan unfaedah mereka.
•••••
"Resyaaaa!" teriak Ica nyaring di dalam kamar mandi.Resya yang merasa terpanggil langsung tersentak kaget,tak jauh berbeda dengan Resya para sahabatnya pun sama.
"Ca lo jangan teriak-teriak doang elah bikin kaget aja" omel Shania dengan suara keras juga
"Bodoamat.Resyaa mana Niaa!"
"Ck apaan Ca?" ucap Resya
"Shower nya kagak nyala dan sekarang gue lagi keramas,mata gue perih woy gimana ini bantuin gue napa Sya!" ribut Ica,Raskia tidak bisa menahan untuk tidak tertawa
"Udah Ca anggap aja perawatan mata" celetuk Keysa dan berhasil membuat Raskia semakin tertawa sambil guling-guling
"Lo dendam sama gue Ras sampe lo ngakak banget gue tersiksa?!" tanya Ica
"Aduh perut gue sakit.Haha iyah gue dendam gara-gara lo waktu itu main ke rumah gue pas gue lagi mandi dan lo malah matiin lampu kamar mandi gue saat gue lagi keramas juga dan sekarang lo kena karma" balas Raskia panjang lebar dengan sisa ketawanya.Ica yang ingat dengan kejadian itu meringis pelan dalam kamar mandi.
"Yaelah kan gue udah minta maaf" desisnya
"Udah-udah,Res kasian tuh Ica ntar keluar-keluar matanya udah ilang gimana?" ucap Bila yang dari tadi sibuk chatting entah dengan siapa
Resya pun terpaksa harus meninggalkan dulu rutinitas membaca novelnya dan mencoba menghidupkan showernya,setelah dicoba beberapa kali akhirnya shower pun kembali hidup dan Ica bisa bernapas lega lalu cepat-cepat menyelesaikan mandinya karna takut setelah ini malah akan mati lampu dan lain sebagainya.
085232985***
Hai Sya
Save no gue yah
Resya yang sudah lelah bergelut dengan cerita novel akhirnya dia memutuskan melihat ponselnya dan tubuhnya lemas seketika saat melihat pesan yang tertera di layar ponselnya itu.Dia tau yang mengirim pesan siapa karena tadi saat bertemu di toko buku 'orang itu' meminta nomor telponnya dengan cara yang sedikit kasar
✨✨✨
__ADS_1
**Siapa lagi yh kira-kira org itu? Apa dia masa lalu kelamnya Resya atau mantan pacar nya atau juga ah sudahlah lihat saja nanti😆
#TessyaAN**