
05.00 Pagi
Seorang remaja yang cantik terbangun dari tidurnya Karena suara nyaring yang terdengar dari handphone iphone nya.
"Eughh,siapa sih yang nelpon pagi-pagi gini" rutuknya pada diri sendiri.
Diambil nya handphone iphone tersebut lalu langsung menekan tombol berwarna hijau tanpa melihat nama nya dulu.
"Hallo" sapa orang disebrang sana
"Ini siapa yah? Ngapain nelpon pagi-pagi gini,apa anda tidak punya kerjaan lain selain mengganggu tidur orang?!" cerocos nya kesal.
"ASTAGA!ECA INI BUNDA MASA KAMU GAK TAU SIH SUARA BUNDA! " balas orang disebrang Sana yang ternyata adalah bundanya sendiri
"aduh mati gua,udah marah-marah ditambah baru bangun"batinnya
"Eh bunda maaf bun tadi kirain orang iseng bun,Eca tau suara bunda kok bun cuman tadi itu suara bunda tiba-tiba berubah bun jadi lebih indah makannya Eca gak tau" Jawab gadis yang dipanggil Eca itu.
"Ngeles ajah kamu yah.Udah Sekarang kamu mandi karena bunda sama ayah sekarang mau pulang" Jawab bundanya Eca.
"Hah? Bunda sama Ayah mau pulang,Yess yaudah bun Eca mandi dulu.Assalamualaikum bunda" Ucapnya yang terlihat sangat bahagia dan langsung mengakhiri panggilan itu secara sepihak.
Resya POV
Hai kenalin Nama gue 'Resya Rainychel Bilgama' Gue adalah anak dari Ayah 'Hengky Bilgama' Dan Bunda 'Devi Rachela Bilgama'.Gue adalah anak kedua,yah gue punya kakak laki-laki bernama 'Raditya Permana Bilgama',yang sering gue panggil kak Adit.
Kak Adit sekarang sedang tidak berada di Rumah ataupun di Jakarta ini tapi kak Adit sekarang sedang berada di Malaysia untuk mengurus kantor yang ada disana,katanya sih sedang ada masalah sedikit jadi Ayah menyuruh kak Adit buat pergi kesana selama beberapa hari.Yah Orang tua gue itu dua-duanya pembisnis,tapi perusahaan Bunda sudah dipegang oleh Ayah karena katanya Bunda gak boleh kerja karena itu adalah tanggung jawab Ayah,dan yang dikatakan Ayah itu benar kan yang harus mencari nafkah itu laki-laki.
Sudahlah lupakan masalah itu
sekarang gue seneng banget karena Ayah sama Bunda mau pulang,Bunda sama Ayah memang sudah satu minggu tidak berada dirumah karena harus ke Prancis untuk menjenguk nenek yang sedang sakit.Nenek sama Kakek gue emang tidak tinggal bersama kami tapi mereka tinggal dinegara dimana mereka dilahirkan yaitu Prancis.Setelah mendapat telpon dari Bunda gue langsung mandi dan segera bersiap-siap untuk menyambut kedatangan Ayah dan Bunda.
Gue orang nya simple gak ribet kaya cewe-cewe yang suka pake make up atau apalah itu gue gak tau,setelah dirasa siap gue langsung turun kebawah dan duduk disofa ruang tamu.Baru aja gue mau mencet tombol remot TV eh ada suara klakson mobil diluar dan gue yakin banget kalau itu adalah mobil Ayah sama Bunda,gue langsung lari kedepan buat ngeliat apa itu benar Ayah dan Bunda,pas gue buka pintu dan yah dugaan gue salah karena apa karena yang datang adalah si pembuat rusuh yah siapa lagi kalau bukan sahabat-sahabat gue.Wajah mereka terlihat sangat ceria sekali seperti biasanya dan hap mereka langsung meluk gue,untung gue kuat kalau nggak udah patah semua tulang gue.
"Hai Sya,gue kangen banget sama lo" Ucap seorang perempuan berkulit Putih,rambut sebahu agak gelombang,tubuhnya yah lumayan tinggi yah siapa lagi kalau bukan Shania.
"Hmm" Jawab Resya singkat,padat,dan jelas.
__ADS_1
"Yah elo nyebelin banget sih!_-"
Gue itu orangnya sebenernya ceria,gampang senyum,gak dingin dan gak cuek tapi itu cuman berlaku pada orang yang berarti dalam hidup gue. Inget yah cuman buat 'orang yang berarti dalam hidup gue'.
Sahabat gue juga berarti dalam hidup gue cuman sekarang mood gue lagi gak bagus soalnya mereka tiba-tiba datang tanpa ngabarin gue dan datang nya juga gak tepat banget,makannya gue sekarang bersikap cuek sama mereka.Tapi jangan salah mood gue sekarang balik lagi ke awal yaitu bahagia karena..
"Assalamualaikum" terdengar suara orang yang mengucapkan salam dari belakang mereka.
"Waalaikumsalam" refleks mereka langsung memutarkan tubuh mereka dan menemukan dua orang yang tak asing,yah mereka adalah Hengky dan Devi-Ayah dan Bunda dari Resya.
"Om tante?"
"Ayah, Bunda?" Ucap gue dan sahabat -sahabat gue kompak.
"Iyah ini kami,kalian apa kabar udah lama yah gak main kesini lagi" Jawab Bunda dengan senyumnya yang selama beberapa hari ini gak gue liat.
"Hehe,iyah tante biasalah sibuk tan" Jawab orang yang bertubuh kecil---lebih kecil dari gue sama yang lain,berkulit lumayan putih,rambut sebahu lurus yah dia adalah Allisya.Tapi kita sering manggil dia dengan Ica,karena dia sendiri yang nyuruh.
"Iyah sibuk bun,sibuk tidur maksudnya" Sambung gue yang bikin mereka ketawa kecuali Ica yang cemberut karena omongan gue.
"Udah-udah,mending kita langsung masuk ke dalam ayo" Lerai Ayah.Dan akhirnya gue dan sahabat-sahabat gue pun masuk ke dalam dan berkumpul diruang tamu.
Mereka semua berkumpul diruang tamu.Awalnya hanya ada keheningan tapi ada suara yang memecah keheningan itu.
"Bundaaa Eca kangenn bangetttt sama Bunda" Ucap seorang gadis cantik,berkulit putih agak kecoklatan karena sering bermain badminton,voli,dan basket di belakang rumahnya jadi wajar saja kulitnya agak kecoklatan,tapi meskipun begitu dia tetap terlihat cantik apalagi ditambah dengan lesung pipit yang ada disebelah pipi kanannya dan hanya terlihat ketika Dia sedang tersenyum.Rambutnya hampir mencapai pinggang dan bergelombang dibagian bawahnya,warna rambutnya hitam dan jika berada dibawah sinar matahari maka rambutnya akan terlihat berubah warnanya jadi warna hitam kecoklatan.Iyah dia adalah Resya Rainychel Bilgama.
Setelah mengatakan kata-kata itu Resya langsung memeluk bundanya untuk menghilangkan rindunya selama beberapa hari ini.
"Bunda juga kangenn sama anak bunda yang cerewet ini" Jawab Bunda Resya sambil membalas pelukan putri cantiknya itu.
"Ihh bunda Eca gak cerewet tau" Ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya.
"Haha,iyah-iyah bunda bercanda sayang" Ucap bunda lembut sambil mengelus rambut panjang Resya dengan sayang.
"Ekhem" Deham seseorang yang berada di sebelah Kiri Resya yang tak lain adalah Ayahnya.
"Ehh lupa yah.. Eca juga kangenn bangett sama Ayah" Jawab Resya yang tau arti dari deheman ayahnya itu,langsung saja Resya memeluk Ayahnya seperti apa yang dilakukannya tadi pada bundanya.
Setelah melepas rindu bersama putri ny itu Hengky dan Devi--Ayah dan bunda Resya ijin pergi ke kamar untuk beristirahat.Sekarang tersisalah Resya dan sahabat-sahabat nya diruang tamu ini.
__ADS_1
"Eh Sya Radit belum pulang yah?" Celetuk Shania tiba-tiba.
"Belum,katanya sih beberapa hari lagi" Jawab Resya
Shania manggut-manggut tanda mengerti.
"Oh iyah guys besok kan kita sekolah disekolah yang baru ni,gimana kalau sekarang kita beli perlengkapan sekolah baru kita" Cerocos seorang gadis yang berambut lurus sepinggang,berkulit putih,bertubuh paling tinggi di antara mereka berlima.Namanya adalah Raskia.
"Nah kalau itu gue setuju banget,sekalian jalan-jalan" Jawab orang yang duduk di sebelah kiri Raskia.Rambutnya sepundak dan agak keriting,kulitnya hitam manis,dan ada sedikit lesung pipit dikedua pipinya.Dia bernama Sabila,tapi mereka sering memanggilnya dengan Bila,biar irit ngomong katanya.
"Emm,boleh juga sih yaudah gue ganti baju sama pamit ke bonyok dulu yah" Ucap Resya sambil melengos menaiki tangga menuju kamarnya.Selesai berganti bajunya dengan baju andalannya yaitu sweater warna biru dongkernya dan celana jeans hitam nya tidak lupa juga dia menguncir rambutnya ala ekor kuda.Resya langsung turun ke bawah untuk menemui para sahabatnya.
"Udah yo cabut" Ucapnya pada yang lain dan langsung di angguki semuanya.
Skip cerita
Mereka pun sampai di mall terkenal Di Jakarta.Mobil silver itu masuk ke tempat parkir khusus mobil dan satu persatu keluar dari mobil tersebut.Banyak pengunjung yang memperhatikan mereka,ada yang menatap kagum,iri,dan masih banyak lagi.Tapi justru yang ditatap hanya menampilkan wajah bodo amat dan berjalan tanpa memperdulikan ocehan-ocehan banyak orang.
Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba....
•••••
TBC
Assalamualaikum guys!
Gimana ceritanya,haha mungkin ada yang gak nyambung yah.
Tolong dimaklumi soalnya aku baru banget bikin Cerita.
Terima kasih buat yang udah baca cerita aku.
Don't forget to vote and comment!😉
__ADS_1