My Wound Healer

My Wound Healer
Bagian 5


__ADS_3

Resya POV


Saat temen-temen gue lagi asik dengerin cerita dari siapa eum Kes,Key atau apalah gue gak tau.Sebenernya gue males dengerin cerita dia tapi saat dia menceritakan dia sedang di bully oleh hampir semua siswa disini gue jadi ngerasa kasian dan tertarik dengerin ceritanya.


Gue pun ikut membalikan badan untuk bergabung bersama mereka.


"Ehmm" Dehem gue.


Yang gue liat dari ekspresi mereka semua adalah terkejut.Kenapa gue bisa nyimpulin gitu soalnya bayangin aja mata mereka gak kicep mulut mereka molongo apa lagi kalau bukan kaget kan.


Gue sedikit familiar saat ngeliat wajah si keykey itu.Saat gue sedang memperhatikan wajahnya yang sedang menunduk ada yang nepuk pundak gue.


"Wey Sya napa lo liatin Keysa sampe segitunya?" Tanya Shania berbisik karena takut kedengaran oleh Bu Irma.


'Oh namanya Keysa,eh kok sama kaya nama dia yah'batin gue


"E-eh gak kok gak papa" Jawab gue dan sialnya gue ngejawab nya gelagapan kaya orang abis ketangkap nyuri.ckck!


Shania menyipitkan matanya seperti sedang menerawang.


"Napa lo liatan gue kek gitu?" Tanya gue dengan tatapan tajam


"Takut lo kesurupan" Jawabnya sambil cengengesan.


"Sialan lo!" Gerutu gue.


"Yah kan perkiraan Sya,iyah gak guys?" Elaknya lalu bertanya pada yang lain.


Mereka cuma menganggukan kepala dengan muka polos yang pengen gue jedotin ke tembok.


Gue cuman memutar bola mata malas dan mengumpat dalam hati.


"Udah-udah jangan berantem mulu napa!" Lerai Bila


Gue sama Shania cuman bergumam.


"Oh iya Sya lo kenapa muter badan?" Tanya Ica


"Pen aja" Jawab gue dengan muka datar.


"Iya deh princes elsa mah bebas" Celetuk Raskia.


"Eh iya Key lo udah tau kan ini siapa?" Tanya Ica pada Keysa sambil nunjuk gue dengan telunjuknya.


"U-udah kok Re-Resya kan?" Jawab nya gugup.


"Bagus deh kalau gitu" Kata Ica


"Sya lo mau kan temenan sama Keysa?" Tanya Shania tiba-tiba


Apa mereka lupa sama apa yang gue katakan waktu itu sama mereka 'kalau gue bukan orang yang lebih mementingkan kasta dan kecantikan,tapi gue adalah orang yang lebih mementingkan kebersamaan dan kesetiaan'


"Apa kalian lupa sama apa yang gue bilang dulu sama kalian?" Bukannya menjawab gue malah nanya balik


"Astaga! Maaf yah Sya kita beneran lupa" Pekik Mereka hampir berbarengan.


"Kalian ber-6 kenapa ngobrol hah?!" Bentak Bu Irma.


Gue pun langsung membalikan badan diikuti oleh yang lainnya.


"M-maaf bu" Kata gue dkk


"Sekali lagi kalian ngobrol keluar dari kelas dan berdiri di depan kelas!" Ancam Bu Irma


"Iyah bu" Kata gue dkk lagi

__ADS_1


Gue dan temen-temen gue diam memperhatikan pelajaran.Gue menghela nafas kesal karena pelajaran sejarah ini udah gue dapetin waktu di Paris.


Setelah menghabiskan waktu dengan belajar bel istirahat pun berbunyi


Tett tett (anggap ajah bunyi belnya:))


'Akhirnya' Batin gue


                              •••••


Author POV


Resya dkk pun berdiri untuk menuju kantin tapi mereka urungkan karena melihat Keysa yang hanya diam dan menunduk.Mereka pun mengernyit heran.Akhirnya Ica bertanya


"Key kenapa diem aja lo gak ke kantin?" Tanyanya


"Eum nggak Ca" Jawabnya


"Kenapa?" sekarang gantian yang nanya Shania


"Kalau aku ke kantin aku bakalan di bully Shan" Jawabnya yang membuat Resya dkk mengerti mengapa Keysa tidak ke kantin


Shania,Ica,Raskia dan Bila saling berpandangan lalu beralih pada Resya yang hanya diam mematung.


Merasa diperhatikan Resya menatap satu persatu sahabatnya dan menaikan satu alisnya seolah bertanya 'apa'


"Keysa takut di bully kalau dia ke kantin terus gimana menurut lo?" Kata Raskia mewakili semuanya


Resya pun mengerti dan tanpa di duga oleh siapapun Resya melangkah mendekati Keysa dan duduk di sebelahnya.Sahabat-sahabat nya melongo tak percaya.


"Lo gak usah takut gue bakalan lindungin lo" Ucap Resya sambil memegang bahu kanan Keysa.Keysa pun mendongak dan mereka berdua pun saling bertatapan lama seolah ada ikatan antara keduanya.


Resya melihat Keysa tersenyum dan dia pun membalas senyumannya dengan senyum tipis tapi masih bisa dilihat oleh Keysa.


"Kamu beneran mau ngelindungin aku Sya tapi nanti kamu bakalan kena bully juga aku gak mau kalau nanti kalian kebawa-bawa.kalian pergi aja yah dan makasih buat kamu Sya ud-" Ucapan Keysa dipotong oleh Resya


"Jangan khawatir.Kalian gak papa kan kalau nanti kita berurusan sama orang-orang yang bully Keysa?" Jawabnya dan beralih menatap para sahabatnya yang masih melongo.


Bukannya menjawab pertanyaan Resya mereka malah diam seperti patung pancoran.


"WOYY" teriak Resya kesal


"Eeh kenapa?" Kaget mereka


Resya menghela nafas jengah melihat kelakuan sahabat nya ini.


"Mau gak?" Tanya Resya mencoba sabar


"Mau apaan sih" Geram mereka


"Ishh.Kalian gak papa kan kalau kalian harus berurusan sama orang yang nge bully Keysa?" Ucap Resya lagi kali ini dengan tatapan tajamnya


"Ya gak papalah itung-itung pengalaman baru iya gak?" Jawab dan tanya Shania


"Yesyes" Jawab IcRasBil kompak


"Lebih baik jangan deh aku gak mau kalian kenapa-kenapa" Ucap Keysa


Resya dkk pun mengalihkan pandangannya menatap Keysa semua lalu tersenyum dan mengangguk meyakinkan kalau mereka tidak apa-apa.


"Ayo!" Ajak Resya dengan tersenyum tulus dan mengulurkan tangan kanannya pada Keysa.


Keysa pun membalas senyuman itu dan menerima uluran tangan dari Resya.Akhirnya mereka pun pergi ke kantin,disepanjang jalan banyak yang mencaci Keysa juga Resya dkk.


"Eh liat deh itu si cupu kok bisa sama mereka sih terus juga mereka siapa"

__ADS_1


"Kayanya mereka ber 5 murid baru"


"Cantik-cantik yah tapi gak enak dipandang soalnya ada si cupu"


"Iwh kok mereka mau sih jalan sama si cupu"


"Kalau Yori dkk liat pasti mereka bakalan kena bully"


Seperti itulah kata-kata yang Resya dkk dengar untuk mereka.Tapi mereka tidak peduli seolah itu hanyalah bisikan setan.Keysa juga sama dia sudah terbiasa seperti ini.


Kantin yang tadinya hening sekarang jadi ribut karena kedatangan ke 6 orang ini siapa lagi kalau bukan Resya,Shania,Raskia,Ica,Bila dan Keysa.Awalnya semua yang ada di kantin menatap dengan tatapan kagum tapi saat melihat ada Keysa tatapan itu berubah menjadi tatapan jijik sekaligus benci.


Keysa hanya menundukan kepalanya sambil meremas-remas roknya.Resya yang menyadari ketakutan pada Keysa dia memegang tangan Keysa dan tersenyum tipis padanya.Shania yang berada di sisi Keysa juga melakukan hal yang sama.


Mereka tetap berjalan dan mencari tempat duduk yang kosong.Mereka melihat ada tempat duduk yang kosong dan pas sekali bangkunya ada 6,tanpa menunggu lama mereka pun berjalan ke arah sana dan duduk


Tempatnya berada di pojok.


"Siapa yang mesen?" Tanya Bila setelah mereka semua duduk


"Lo aja" Jawab Raskia


"Masa gue sendiri" Ucapnya dengan nada kesal


"Yaudah sama gue" Kata Ica "Kalian semua mau pesen paan?" Sambungnya


"Gue Mie ayam sama es teh manis" pesan Shania


"Samain" Sambung Raskia


"Bakso es teh manis" Sambung Resya


"Kalau lo Key?" Tanya Ica


"Samain sama Resya aja" Balas Keysa


"Yaudah tunggu yah" Ucap Ica lalu pergi dengan Bila untuk memesan.


Selama menunggu pesanan mereka semua ngobrol dan bercanda lebih tepatnya Raskia,Shania dan Keysa walaupun masih sedikit canggung.Resya? Dia sedang mendengarkan musik di earphone nya.


Kantin yang tadinya ramai sekarang hening sama seperti saat Resya dkk datang.Resya dkk yang merasa kantin menjadi hening menolehkan kepala mereka ke pintu masuk dan terlihatlah 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan dengan gaya sok nya.Tapi yang membuat jijik itu adalah tangan 5 orang perempuan itu bergelayutan manja ditangan kelima laki-laki itu.


Resya POV


Saat gue ngeliat ke arah pintu masuk betapa terkejutnya gue.Ternyata yang membuat kantin hening adalah 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan dengan baju yang ketat rok yang terbilang sangat pendek dengan rambut diwarnai juga make up yang sangat tebal.


Yang membuat gue terkejut adalah disitu ada abang gue dan juga terlihat satu dari 5 perempuan itu bergelayut manja ditangan abang gue.Yang gue liat dari wajah laki-laki itu adalah risi tapi hanya bisa pasrah.


"Wehh makanan udah dateng" pekik Ica dan Bila.


Gue,Shania,Raskia,dan Keysa pun langsung mengalihkan pandangan kita ke mereka berdua.Kita pun makan dengan khidmat dan gak ngerasa terganggu oleh kehadiran 10 orang itu.


Saat kita sedang asik-asiknya makan tiba-tiba....


                           ✨✨✨


**TBC


Hayo apa yang terjadi.Haha tunggu chapter selanjutnya yah.


Jangan lupa vomment!


Follow juga yah akun aku kalau bisa sekalian sama Instagramnya wkwk:v


#tesya_nrjnh**

__ADS_1


__ADS_2