My Wound Healer

My Wound Healer
Bagian 18


__ADS_3

Jam sekolah sebentar lagi akan selesai Resya dkk saat ini sedang membereskan tas mereka dan bersiap untuk pulang ke rumah.


"Sya lo kenapa sih hari ini banyak banget diem dan ngelamun?" tanya Shania saat mereka sudah membereskan tas mereka.


"Nggak papa" Jawab Resya lesu


"Cerita aja Sya jangan dipendem sendirian gue tau lo kuat nahan sendiri tapi gue juga tau semua manusia mempunyai rasa lelahnya masing-masing dan sepertinya lo udah lelah mendem sendiri" sambung Raskia sambil mengusap bahu Resya yang bertujuan untuk sedikit menenangkan gadis itu.


"Malam ini kita nginep lagi dirumah lo yah biar lo bisa cerita sama kita sepuasnya" saran Bila dan di setujui oleh Resya dan semuanya.


"Eh eh tunggu guys kayanya ada yang aneh deh" celetuk Ica sambil memberhentikan langkahnya dan semuanya pun ikut berhenti.Resya dkk memandang Ica heran dan tajam takutnya gadis itu akan mengucapkan hal-hal gila seperti biasanya.


"Apa?!" sewot Raskia


"Yeh kalem dong nyet ngegas aja lo kalau sama gue" sarkas Ica


"Yaudah apa cepetan ogeb lo mau ngomong apa?!"


"Kalem dong setan" balas Ica tak kalah sengit.Saat Raskia akan membalas Resya segera melayangkan tatapan tajamnya pada dua sahabatnya itu.Ica dan Raskia hanya menyengir kuda


"Ok jadi gini maksud gue lo pada nyadar gak sih kalau dari tadi Keysa gak ada?" akhirnya dia pun mengutarakan maksud ucapannya tadi.


Resya,Shania,Bila dan Raskia terkejut saat tahu apa yang dikatakan Ica


"Coba telpon Sya gue gak punya nomornya!" ucap Bila pada Resya


Saat Resya akan mengeluarkan ponselnya dia menepuk dahinya dan membuat semua sahabatnya bingung.


"Gue lupa kalau tadi Key bilang sama gue dia pulang duluan karena mau ke rumah orang tua angkatnya" jelas Resya sambil menyengir kuda


"****** lo Sya gue gak bisa diginiin" ucap Raskia dramatis sambil memegang dadanya dan menutup matanya agar terlihat sangat tersakiti.Resya dkk melihat itu rasanya ingin mengganti otak yang ada dikepala sahabatnya itu dengan yang lebih baik.Mereka pun saling pandang lalu mengangguk dan dalam hitungan detik langsung berlari meninggalkan Raskia yang masih asik dengan kegiatan gilanya.


Saat menyadari para sahabatnya pergi dia berteriak dan segera berlari mengejar mereka.


"SETANNN LO PADA"


                                  •••••


"Malam ini kita haiyuu kuy udah lama nih gak haiyuu" ucap salah satu orang diantara mereka


"Lo ngomong apa sih ****** kaga ngarti gue bahasa lo" sahut laki-laki lainnya


"Lo hidup dijaman mana sih masa kek gitu aja kaga tau"


"Bacot"


Mereka berdua langsung mengalihkan pandangan mereka pada orang yang bicara seperti itu.


"Berisik!" ucap Reynand lagi saat melihat tatapan meminta penjelasan dari kedua sahabatnya itu


Ya mereka adalah Reynand dkk yang saat ini sedang berada di kediaman keluarga Wijaya yang tak lain adalah rumah Alvin.


"Ck! Gabut tau gak sih" celetuk Bayu yang dari tadi hanya diam


"Iyah gue juga" sahut Radit


"Kata gue juga apa mending kita haiyu meluncur" ucap Deran


"Lo dari tadi hayu-hayu aja emang mau kemana ******,gue gak ngerti bahasa alien lo!" bentak Alvin yang memang sudah kesal dengan satu sahabatnya ini


"Yeh si monyet malah ngegas gue ajak ngomong bae-bae" balas Deran tidak terima dibentak walaupun dia tahu itu tidak serius


"Yaudah lo mau cara yang halus ok gue tunjukkin" Alvin bersiap memulai aksinya "Honey my baby bagongku kamyu ngajak kita kemana sih akyu gak ngerti"


Sahabatnya yang lain hanya bisa melongo melihat tingkah kegilaan Alvin dan Deran menunjukkan tampang jijik dan segera bangkit dari duduknya untuk menjauhi siluman manusia satu ini.


"Astagfirallah kaget gue ****!" ucap Radit so kaget


"Dasar titisan mimi peri!" hujat Bayu


"Sinting" ucap Reynand

__ADS_1


"Alvin gila,******,monyet,baby,*** lu gue jijik ***** ngeliat lo.BUKAN TEMEN GUEE!" pekik Deran


Alvin malah tertawa melihat reaksi para sahabatnya.Dia berhasil membuat mereka kesal karena sikapnya.


"Gue cabut" ucap Reynand ambigu


"Apa yang mau lo cabut Rey? Nyawa Alvin?" tanya Radit bingung


"APA?!?! LO MAU CABUT NYAWA GUE REY GILA LO TEGA SAMA TEMEN SENDIRI,GA--" teriak Alvin


"Gue mau pulang" potong Reynand yang membuat semuanya menghela napas kesal.Heran gitu mau aja mereka temenan sama balok es bernyawa ini


"Tumben lo udah mau pulang" ucap Bayu dan diangguki semuanya.Pasalnya tidak biasanya Reynand pulang secepat ini


"Emira" satu kata namun punya banyak makna.eaa


Mereka berempat pun mengerti,jika sudah menyangkut Emira a.k.a adik Reynand mereka tahu kalau Reynand pasti akan selalu menuruti apapun yang bersangkutan dengan Emira,karena dia sangat menyayangi adiknya itu.


"Mira kenapa emang Rey? Dia sakit?" tanya Deran


"Gak.Ortu pergi" singkat,padat dan jelas bagi orang yang peka.Untungnya Mereka bersahabat sudah lama jadi sudah terbiasa dengan ucapan Reynand yang sangat minim ini.


"Duluan" pamitnya dan langsung pergi mengendarai motor kesayangannya itu.


"Yoi pak bos"


                                •••••


"Assalamualaikum" ucap salam Resya setelah dia memasuki rumahnya


"Waalaikumsalam,tumben kamu pulang gak teriak kaya biasanya Ca" jawab salam Bundanya dengan raut wajah kebingungan melihat anak perempuan yang satunya ini memasang wajah lesu.


"Bunda mah Eca teriak salah Eca gak teriak salah juga.Auah terang" balas Resya sambil mencium tangan Bundanya dan langsung berlalu pergi untuk menuju kamarnya


"Lah itu anak kenapa lagi coba" gumam Bunda Resya


Sedangkan didalam kamar seorang gadis sedang membaringkan dirinya secara terlentang sehingga saat ini dia sedang menatap atap kamarnya.


Dia sedang memikirkan murid baru yang tadi masuk dikelasnya,yap dia adalah Mario Rivaldo Bagaswara.Masa lalu Resya,Aldo adalah mantan kekasihnya dulu saat Resya masih sekolah di luar negeri.


Tapi sayang hubungan mereka berakhir 2 bulan sebelum Resya kembali ke Indonesia


Flasback On


Seorang gadis cantik saat ini sedang bersiap-siap akan pergi ke mall bersama kekasihnya.Dia sudah tidak sabar bertemu dengan kekasihnya itu karena dia selalu sibuk dan jarang memberinya kabar


"Akhirnya gue bisa jalan-jalan bareng lagi sama Aldo" ucap gadis itu yang tak lain adalah Resya Rainychel Bilgama


Setelah selesai bersiap Resya pun turun ke bawah dan menunggu diruang tamu.Selang beberapa menit Aldo pun datang dengan menggunakan mobil.Resya yang mendengar suara mobil didepan rumahnya segera keluar dan tak lupa berpamitan kepada nenek dan kakeknya terlebih dahulu.


"Haii,maaf yah lama tadi aku pamitan dulu sama nenek sama kakek" ucap Resya saat dia sudah berada didepan Aldo yang sedang menunggunya


"Iyah gak papa sayang" jawab Aldo dengan senyuman manisnya


Resya jadi salting sendiri kalau Aldo sudah bicara romantis seperti itu,dulu Resya sangat ceria dan dikenal dengan gadis yang murah senyum.


"Pipi kamu kenapa Ichel kok merah?" tanya Aldo dengan nada meledek


"Ishh apasih,udah ah ayo berangkat entar keburu siang" balas Resya kesal tapi tetap masih salting


"Haha iya-iya tuan putri ayo pangeran sudah siap berkencan"


Resya tertawa mendengar penuturan kekasihnya itu,mereka berdua pun pergi untuk jalan-jalan sekedar untuk mengisi rindu mereka.


Skip cerita


                      My prince❤😝


Slmtmlm syg♡


*Resya yang kebetulan sedang bermain HP langsung mengecek notif tersebut dan tak lama terbitlah senyuman manis dibibirnya.

__ADS_1


                                                           Anda


                              Mlmkembli sayang❤


Iyah


                                                           Anda


                                  Kmu bsok sbuk gk?


Iyah syg aku sbk


Knp emang?


                                                           Anda


           Oh gitu.Tadinya mau ngajak jln


Maaf yah syg


                                                           Anda


                                           Iyah gak papa


Setelah Resya membalas pesan tersebut Aldo langsung offline.Resya hanya bisa menghela nafas kesal dan pasrah,dia tidak bisa marah pada kekasihnya karena tidak ada alasan.Diapun merebahkan dirinya dan tak lama tertidur pulas.


Keesokan harinya Resya berniat akan pergi ke rumah Aldo untuk mengantarkan makanan yang dia buat sendiri.Resya sengaja bangun pagi sekali agar dia bisa memasak untuk kekasihnya.Aldo memang bekerja di kantor Ayahnya hanya untuk sekedar menambah wawasan tentang bisnis agar nanti dia bisa dengan mudah melanjutkan perusahaan Ayahnya,jadi Resya tidak bisa marah jika Aldo sering sibuk dan mengabaikan dirinya.


Resya melihat jam di pergelangan tangannya yang menunjukan angka 06.15.Masih ada waktu 45 menit untuk Aldo berangkat ke kantor Ayahnya,hari ini memang hari libur jadi dia bisa deh sekali-kali membuat makanan untuk Aldo.Resya sebenarnya heran kenapa hari libur Aldo masih tetap bekerja padahal kan biasanya libur,tapi saat diberitahu oleh Aldo alasannya dia pun mengerti.


Skip


Resya pun sampai dirumah Aldo,dia tidak mengetuk pintu dulu dan langsung saja nyelonong masuk karena dia memang sudah sering kesini dan orang rumah pun semuanya sudah kenal dengan Resya termasuk orang tua Aldo.


Saat Resya akan mengetuk pintu dia mendengar suara perempuan yang sedang eum yah seperti itulah.Resya membuka pintu perlahan dan melihat kekasihnya sedang berpelukan sambil berciuman.


Prankk


Rantang yang dibawa Resya jatuh dan menghasilkan bunyi yang keras sehingga membuat kedua pasangan itu langsung menghentikan aktifitasnya.Aldo sangat terkejut melihat kekasihnya ada disini dan mungkin dia sudah melihat semuanya.


"Jadi ini yang lo maksud sibuk kerja hah?!" teriak Resya dengan air mata yang sudah menetes,dia mengubah gaya bicaranya karena sungguh dia sangat marah pada Aldo


"Chel gue bisa jelasin ka---"


"Udahlah gue ngerti kok.Kalian berdua cocok kok yang satu ANJING yang satu lagi ****.Sama-sama haram apalagi buat orang kaya gue yang suci ibarat bidadari" potong Resya sambil mengusap air matanya dengan kasar lalu dia segera beranjak pergi dari rumah mantannya itu.Bisa-bisanya dia pacaran dengan seseorang yang sifatnya lebih najis dari seekor Anjing.


Aldo mengejar Resya dan*


Plak


                            ✨✨✨


**TBC


Gimana gais ceritanya? Seru gak?


Di part ini emang aku bikinnya lebih ke masa lalu Resya dulu biar kalian gak penasaran apa yang sebenarnya terjadi sampe2 dia bisa jadi dingin kaya gitu.


Tunggu kelanjutan ceritanya yah gais.


Mohon untuk tinggalkan jejak seperti vote and komen.


Jangan cuman baca yah.Bikin cerita kaya gini tuh nguras otak dan tenaga gais jadi tolong hargai yah.


Untuk para pembaca setia aku,aku mau bilang makasih dan terus dukung cerita aku yah biar makin semangat buat update dan bikin cerita lainnya.


Thank you guys😍


#TessyaAN**


             

__ADS_1


__ADS_2