
Welcome back to my story guys:)
Jangan lupa voment!_Reynand
Tuh kata Rey jangan lupa voment nya yah.
****
"Cinta itu bisa datang kapan saja jadi bersiap saja ya menanggung resikonya jika cinta datang pada kalian"_Pluto,26 oktober 20
Tok tok
Terdengar suara ketukan pintu dari arah depan rumah Resya,mereka yang ada didalam saling pandang kecuali Radit.Dia malah menyuruh Resya untuk membukakan pintu dan dibalas tatapan malas oleh Resya tapi dia tetap berjalan untuk membukakan pintunya.Berbakti pada kakak sekali-kali
Setelah pintu terbuka disana menampilkan wajah laki-laki tampan dengan tatapan tajam,wajah dingin dan datar.Siapa lagi kalau bukan si ice prince alias Reynand,Resya awalnya terkejut tapi dia langsung menetralkan kembali wajahnya menjadi datar seperti biasanya.
"Ngapain?" tanya Resya to the point
"Nginep" jawab Reynand ambigu
Resya menautkan alis tanda tidak mengerti
"Disuruh Radit nginep dirumahnya" ucap Reynand lebih jelas seolah peka melihat raut wajah Resya
"Masuk" setelah mendapat ijin dari pemilik rumah Reynand langsung nyelonong masuk dan bergabung bersama para sahabatnya,diikuti Resya dibelakangnya.
"Datang juga lo Rey,kirain gue lo gak bakalan datang" celetuk Radit sambil menepuk bahu Reynand pelan
"Guys gue punya ide,gimana kalau kita main TOD kan seru tuh" usul Raskia dan langsung disetujui oleh semua kecuali Resya.
"Gue gak ikut" ucapnya
"Kenapa? Ah gak seru lo mah Sya,ayo dong sekali-kali kapan lagi coba?" tanya Raskia sambil merengek seperti anak kecil ingin sesuatu tapi tidak di ijinkan.Seperti itulah
"Males"
"Ayo dong Sya ikutan masa lo nggak ikutan sih gak bakalan seru nantiii" pinta Shania dan diangguki semuanya.Resya hanya bisa pasrah karena dia kalah jumlah,dan akhirnya ia pun ikut bermain bersama.Horeee!
"Biar gue yang puterin botolnya sini!" pinta Alvin pada Raskia yang memang sedang memegang botol permainan nya.
"Gue aja" tolak Raskia dengan tatapan tajamnya
"Ck.Dasar monyet hutan" hujat Alvin yang langsung mendapatkan botol cantik dari Raskia
"Heh enak aja lo ngatain gue monyet hutan.Lo tuh **** hutan" balas Raskia tak mau kalah.Kapan mainnya woy!
"Alah ****-**** nanti juga ujungnya lo panggil gue baby" goda Alvin
"NAJIS"
Saat akan membalas ucapan Raskia,Deran langsung menempeleng kepala Alvin kelewat kencang
"Sakit anj-" umpatan Alvin terhenti karena Bayu yang menjitak kepalanya.Sabar ya Al cobaan
Alvin hanya bisa mengumpat dalam hati dan memberikan pelototan tajamnya ke arah Raskia yang sedang meledeknya.
"Udah biar gue aja sini yang muterin" lerai Shania dan langsung mengambil botolnya disebelah Alvin.Tadi kan dilempar Raskia
Permainan pun dimulai mereka semua duduk melingkar diatas karpet berbulu,mereka semua memasang wajah was-was.Dan putaran botol pun berakhir diarah Reynand
"******" celetuk Deran merasa bahagia
"****** lo Rey" ucap Alvin ikut merasa bahagia.Reynand langsung memandang Alvin sinis dan tajam.
"Dare" ucap Reynand to the point,dia tidak memilih truth karena takut ditanya yang aneh-aneh oleh mereka
"Biar gue yang ngasih tantangan" celetuk Radit dengan senyuman jahilnya
__ADS_1
"Besok lo harus ajak Resya jalan dan temenin dia seharian"
Reynand yang mendengarnya hanya menampakan wajah datar padahal didalam jantungnya sedang maraton.Dia tidak tahu mengapa hanya dengan satu kalimat itu jantungnya berdetak lebih kencang.
Sedangkan Resya yang mendengar namanya disebut-sebut langsung saja mencubit lengan Radit yang duduk disebelahnya dengan sangat kencang.Dia tidak habis pikir dengan apa yang ada diotak kakak nya ini,mengapa harus membawa-bawa dia segala coba.
"Lo abang paling gada akhlak sama adik sendiri.Gue sumpahin pantat lo gede sebelah" Umpat Resya pelan dengan menyumpah serapahi Radit dan hanya dibalas kekehan kecil dari Radit
"Ok deal" ucap Reynand yang membuat semua yang disana menatap tak percaya.Tapi mereka juga senang terutama para sahabat Reynand,mereka berharap dengan begini kedua orang itu bisa kembali menjadi orang yang mereka kenal dulu.
•••••
Pukul 4:45
Resya terbangun dari tidurnya dia melihat jam dinding dikamarnya dan langsung melengos ke kamar mandi, mengambil wudhu untuk menjalankan ibadah sebagai umat beragama.Setelah selesai mengambil wudhu dia langsung membangunkan para sahabatnya untuk melaksanakan sholat shubuh bersama.
"Woy bangun cepetan kita sholat shubuh dulu!" teriak Resya sambil menggoyangkan tubuh mereka
Terlihat Shania dan Ica menggeliat dan langsung membuka matanya.Berbeda dengan Raskia dan Bila yang malah menutup telinga mereka dengan bantal.Banyak setannya:(
Bugh
Resya tidak segan-segan menendang bokong mereka berdua hingga jatuh kelantai.
"Aduhh" ringis keduanya
"Gila emang si Resya" umpat Raskia dan Bila
Setelah semuanya terbangun Resya langsung pergi ke kamar Radit untuk membangunkannya juga.Sekali-kali jadi ade yg bae:*
Karena tidak ingin menyia-nyiakan waktu dia langsung saja mendobrak pintunya keras hingga pintu tersebut terbuka sempurna.Resya mendobrak pintu karena dia sudah tahu kebiasaan abangnya itu yang selalu mengunci pintu kamarnya,sedangkan Resya lupa menaruh pintu cadangannya jadilah dia memilih cara legend.
"Astagfirallah" kaget Alvin.Tumben
"Huaaa setann" kaget Deran sambil mengumpat
"Ck!" berbeda dengan Reynand dan Bayu yang hanya berdecak kesal tapi tetap berwajah datar.Gak ngerti lagi
"Sholat shubuh!" celetuk Resya langsung pada intinya dan setelah mengucapkan kalimat itu dia langsung pergi ke tempat mushola dirumahnya. "5 menit gue tunggu di mushola!" ucapnya kembali sebelum benar-benar menghilang dari pandangan mereka.
Radit dkk hanya bisa melongo tak percaya dan cukup mengucapkan kata sabar dalam diri mereka masing-masing.
'Untung cewek' batin mereka semua
•••••
Pagi hari mereka sarapan bersama dengan hasil masakan seorang Resya,kebetulan dia memang bisa memasak walaupun tidak seenak masakan bundanya dan orang lain maybe.Orang tua Redit sudah pergi dari jam 4 pagi karena mereka harus pergi ke Paris,katanya perusahaan disana sedang kacau jadilah mereka harus pergi secepatnya.
Setelah selesai sarapan pagi mereka ngobrol-ngobrol santai dengan ditemani cemilan dan minuman.
"Gue mau cerita denger yah denger!" ucap Alvin memulai pembicaraan
"Jangan ngadi-ngadi deh lu" hardik Deran kesal duluan
"Jadi waktu hari jumat tuh gue kan pulang yah ke rumah,lo pada tau kan gue pulangnya malem bareng lo pada waktu itu?" Alvin tetap bercerita,dia tidak menghiraukan ucapan Deran.Setelah mendengar cerita Alvin mereka otomatis langsung memusatkan perhatian mereka pada Alvin,takutnya ini masalah serius.Jangan nyesel yah ngedengerin)
"Iyah ***" jawab Radit ngaco
"Tau ******!" ralat Bayu cepat
"Ya maaf mulut gue kepeleset" ucap Radit ngeles dan hanya ditanggapi tatapan jengah dari semuanya
"GUE MAU LANJUT CERITA SETAN!" teriak Alvin kesal sendiri melihat tingkah laku sahabatnya itu yang memang sedikit kurang waras menurutnya.Gak nyadar dia
Mendengar teriakan membahana seorang Alvin semua terlonjak kaget,tapi mereka juga tidak bisa marah karena mungkin Alvin memang sedang ingin serius bercerita.
"Ok gue lanjutin.Pas gue pulang ke rumah malam itu gue ngeliat nyokap gue lagi nangis ditemenin bokap,gue disitu langsung kaget dong dan tanya ada apaan.Terus bokap gue jawab dan lo semua tau jawabannya apaan?!" Alvin menyelesaikan ucapan terakhir dengan sedikit pekikan yang membuat semuanya merasa khawatir sekaligus penasaran
__ADS_1
"NGGAK" jawab mereka serempak
"Nyokap gue nangis gara-gara kecoa kesayangannya mati karena berantem sama cicak kesayangan bokap gue" ucap Alvin menjawab semua rasa penasaran teman-temannya.Nah kan
Sedangkan semua teman-temannya menganga tak percaya,bisa-bisanya mereka mau mendengarkan orang yang otaknya diperkirakan hanya setengah itu.
Bugh
Deran melempar remot televisi dan berhasil mengenai kepala Alvin
Plak
Radit menempeleng kepala Alvin kelewat keras
Gedebug
Bayu dengan wajah datar tapi terlihat kesal itu langsung menendang bokong Alvin sampai membuatnya nyungsep ke karpet berbulu.
Reynand? Dia hanya menggelengkan kepala dan membatin
"Punya temen ga ada yang waras"
Resya dkk? Mereka ingin sekali memakan Alvin hidup-hidup tapi mereka tahan dan hanya bisa mendengus kesal.
•••••
"Aduh" ringis Resya saat dirinya ditabrak seorang laki-laki.
Resya saat ini sedang berada di taman bersama Reynand,mereka lebih tepatnya Reynand memenuhi tantangan dari Radit.
"Sorry gue gak sengaja" ucap laki-laki yang menabrak Resya tadi dan jengjeng dia ternyata adalah Aldo mantan kekasih Resya yang selama ini dia hindari. "Resya? Aku kira bukan kamu Sya,maaf yah aku gak sengaja" lanjutnya menyesali kesalahan nya
"Hm" Resya tidak mau berlama-lama berada didekat Aldo,dia tidak ingin teringat masa lalunya kembali.
"Aku kangen sama kamu,waktu di sekolah kamu ngehindar terus dari aku,kenapa Sya?" ucap Rio lagi dan ingin memeluk Resya tapi langsung dicegah oleh Resya.Reynand hanya diam memperhatikan percakapan dua orang disampingnya ini
"Apaan sih lo?!" ketus Resya dengan wajah datarnya
"Aku masih sayang sama kamu Sya,aku kangen sama kamu" jelas Aldo dan kembali berusaha untuk memeluk Resya.Tobat Al bapa lo nonton Al
Resya kembali menghindar tapi Aldo tidak menyerah.Reynand tidak bisa membiarkan terus begini,dia langsung menonjok wajah mulus Aldo sampai si empunya tersungkur.
"Siapa lo *******?! Gak usah ikut campur urusan gue!" bentak Aldo sambil berusaha berdiri
"She is my girlfriend" tegas Reynand tanpa memikirkan dampak dari kata-katanya "Don't touch mine!" lanjutnya dengan menekan setiap kata yang diucapkan nya.
✨✨✨
**TBC
Sebelumnya aku mau ngucapin makasih buat kalian semua yang udah mau baca cerita aku yang absurd ini.
Aku juga minta maaf kalau sekiranya banyak typo dan ceritanya kurang berkesan atau menarik buat kalian.Aku disini baru banget nulis cerita dan masih belajar,aku berusaha buat bikin cerita yang seru dan menarik.
Tapi cerita aku bakalan percuma tanpa kalian.Jadi aku mohon support nya.
Jangan lupa buat selalu voment disetiap part yah:)
Aku sayang kalian para readers❤😂
#Tessya
Ig
tessya_nrjnh (Follow ya guys wkwk**)
__ADS_1