
Typo mungkin bertebaran jadi mohon dimaafkan(
Masa lalu? Eum satu hal yang tidak asing,satu hal yang selalu kita dengar setiap hari entah itu menyimpan kenangan yang menyenangkan atau menyakitkan.Yang jelas masa lalu adalah satu hal yang tidak bisa kita ulangi dan kita putar kembali tapi dengan masa lalu kita bisa memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik dimasa depan dan masa sekarang.
Ya Resya sedang mengalami kata itu,dia merasakan kalau kejadian dimasa lalu akan terulang kembali tapi dengan satu hal yang berbeda dan dia rasa satu hal itu akan sangat menyakitkan untuk dirinya nanti.Tapi sudahlah tidak baik menerka-nerka apa yang akan terjadi dihari berikutnya atau seterusnya.Kita hanya cukup ikuti alurnya saja dan mainkan peran yang terbaik.
Resya POV
Setelah menerima pesan itu gue gak bisa tidur semalaman,mungkin ini berlebihan tapi kalian tidak tahu apa permasalahannya.Gue belum pernah setakut ini lagi setelah kejadian itu,tapi gue gak bisa kaya gini terus gue juga butuh ketenangan hidup.Gue harus hadepin semua masalah ini dan selesaikan.
"Woy Sya? Bengong aja lo,awas entar kesambet baru tau lo" celetuk Raskia sambil nepuk pundak gue
"Hmm"
"Yeh lo dibilangin" jengkel Raskia
Author POV
Resya diam saja saat Raskia mengomel padanya,dia sedang tidak mood untuk berbicara pada siapapun.
"Lo lagi ada masalah Ca?" sekarang giliran Keysa yang bertanya,mereka memang sedang berada disekolah saat ini tepatnya dikelas dan kebetulan sedang jamkos.
"Gak" singkat,padat dan jelas.Itulah Resya dia tidak akan memberitahu masalah apa yang sedang dia alami sekarang pada siapapun kecuali kalau memang dia sudah tidak kuat memendam sendirian.
Para sahabatnya hanya menghela nafas gusar dan hanya bisa menunggu Resya meceritakannya.Bel isitirahat pun berbunyi,para murid berhamburan kelas untuk segera ke kantin karena takut tidak kebagian tempat duduk.
Resya dkk pun bersiap akan pergi ke kantin,tapi saat didepan pintu kelas Resya dkk terkejut melihat ada kakaknya beserta teman-temannya ada didepan kelas mereka.Resya menaikkan sebelah alisnya tanda dia bertanya pada Radit.
"Kebetulan kelas kita sebelahan jadi yaudah kita kesini buat ngajakin kalian makan bareng" Jelas Radit yang peka dengan tanda Resya
"Tumben banget biasanya juga sama genk cabe itu" Sinis Raskia
"Sirik aja lo kaleng rombeng" Maki Alvin pada Raskia
"Dih siapa juga yang sirik,unfaedah gue sirik sama orang kaya lo yah" Balas Raskia.Alvin tidak mau kalah diapun membalas lagi ucapan Raskia sampai-sampai mereka tidak sadar kalau para sahabat mereka telah pergi ke kantin meninggalkan mereka berdua yang sedang beradu mulut.
"Eh tunggu kok gue ngerasa ada yang aneh yah" Ucap Raskia dan Alvin menyetujui hal itu.Mereka melihat sekeliling dan berteriak bersama
__ADS_1
"BANGKEEE!"
•••••
Kantin sangat ramai saat ini keenam gadis dan kelima laki-laki itu bingung mau duduk dimana.Mereka melihat sekeliling dan mereka menemukan satu tempat yang kosong tepatnya dipojok kanan.
"Vin pesen gih!" Suruh Radit pada Alvin dengan watadosnya
"Heh upil dugong enak aja lo nyuruh-nyuruh gue lo pikir gue cowok apaan mau digituin!" Balas Alvin tidak terima "Tuh si Deran aja sono" tambahnya
"Apa lo nyet bawa-bawa nama gue!" Sengit Deran
"Astaga bisa gila gue lama-lama kalau disini terus" Teriak Ica frustasi dengan kelakukan sahabat Radit
"Udah mending gue sama Bila aja yang pesen" Ucap Keysa yang sudah lelah dengan drama ini "Kalau nunggu kalian ribut yang ada keburu bel masuk"
Akhirnya Keysa dan Bila pun pergi memesan makanan tanpa menanyakan dulu pada teman-temannya mereka ingin makan apa.
"Ehh iyah gue kan belum pesen mau makan apa kok mereka berdua maen pergi aja" Deran baru engeuh begitupun yang lain
Mereka hanya bisa pasrah dan menerima makanan apapun yang dibawa oleh Keysa dan Bila.Resya dan Reynand? Mereka asik dengan ponsel mereka entah lah sedang apa biarkan saja yang penting mereka bahagia
Ada pesan masuk ke nomor Resya,awalnya Resya malas membuka pesan itu karena dia memang tipe orang yang jarang sekali melihat pesan-pesan yang masuk ke ponselnya maka jangan heran jika kalian melihat ada ratusan pesan yang tidak dibacanya.Gilasihh!! Apalagi saat ini dia sedang bermain game online yaitu Mobile Legends.
Tapi rasa penasarannya lebih besar maka diapun berniat mengakhiri permainannya dan beralih ke apk pesan.Mukanya berubah menjadi tegang saat melihat isi pesan itu,dia kira 'Orang itu' tidak akan mengirimi dia pesan lagi tapi ternyata dugaannya salah besar.
085232985***
Akan ada kejutan setelah istirahat baby😉😆
"Anjing" umpatnya pelan tapi ada satu orang yang mendengar umpatan tersebut,siapa lagi kalau bukan Reynand.Dia mendengarnya karena tempat duduknya dengan Resya berhadapan jadi wajar saja jika dia mendengar umpatan itu.
"Why?" Tanya Reynand pelan.Resya awalnya mengira kalau Reynand bertanya bukan padanya tapi saat mendongakan kepalanya dan saat itu pula matanya bertatapan dengan Reynand,dia baru sadar kalau dia tidak sedang sendiri.
"Ga" Jawab Resya singkat sekali.Reynand hanya mengedikan bahu acuh tapi dalam hatinya dia merasa sangat penasaran,padahal sebelumnya tak pernah sedikitpun dia memiliki rasa seperti ini pada seorang perempuan.Entahlah lihat saja kedepannya mungkin ini cuman suatu kebetulan.
Bel masuk pun berbunyi mereka berhamburan ke kelas mereka karena takut telat masuk dan kena hukum tapi ada juga diantaranya yang memilih berdiam dikantin sekedar mengobrol.
__ADS_1
Resya berjalan tidak semangat ke kelasnya,dia masih memikirkan pesan dari 'orang itu'.Radit yang menyadari ada hal yang aneh pada saudara nya itu langsung merangkulnya dan bertanya dengan nada berbisik agar para sahabatnya tidak mendengar percakapan mereka berdua.
"Lo kenapa Ca? Cerita sama gue!"
"Dia datang lagi Bang" lirihnya pelan dan terdapat nada khawatir dalam ucapannya.
Radit yang mengerti maksud dari Resya mengepalkan tangannya dan mencoba menenangkan adik kesayangannya itu.Radit juga takut kalau masa lalu Resya kembali membuat gadis itu menjadi seseorang yang terasa asing dikeluarga mereka.
"Abang bakalan jagain kamu Ca jangan takut kita ada sama kamu" Ucap Radit meyakinkan kalau semuanya akan baik-baik saja.Resya hanya bisa mengangguk dan berdoa semoga apa yang terjadi dulu tidak terjadi lagi sekarang.
Mereka pun berpisah didepan kelas masing-masing,Resya banyak melamun hingga akhirnya suara Bu Rini membuyarkan lamunannya.
"Baik anak-anak mohon perhatiannya sebentar!" ucap Bu Rini yang membuat seluruh penghuni kelas menatapnya dan duduk dengan benar.
"Ibu kesini untuk memperkenalkan murid baru pada kalian semua" ucapan Bu Rini membuat semua murid berbisik-bisik
"Muridnya cewe apa cowo yah"
"Semoga cewek cantik biar bisa gue jadiin pacar"
"Duh siapa lagi yah murid baru nya perasaan banyak banget murid baru"
Itulah ucapan yang mereka lontarkan dan masih banyak lagi.
"Silahkan masuk Rio dan perkenalan!" suruh Bu Rini pada seseorang yang sudah dipastikan adalah murid barunya.
"Hai semua nama gue Mario Rivaldo Bagaswara,kalian bisa panggil gue Rio,gue pindahan dari SMA Mutiara Bandung" jelasnya memperkenalkan diri.
Kaum hawa menjerit tertahan melihat ketampanan seorang Mario.Mario memang tampan dan tinggi tapi masih dibandingkan dengan Reynand jelaslah dia kalah.Hanya ada dua orang yang diam mematung dengan wajah terkejut.
✨✨✨
**TBC
Gimana cerita nya gais?:(
author harap kalian sukaa yaa.Kalau ada yg kurang atau ada typo kasih tau ya gais biar bisa author revisi.
__ADS_1
Makasih buat kalian yang masih setia baca cerita aku sampe part ini.Syg kalian banyak2🥰
Jngn lupa voment😉**