My Wound Healer

My Wound Healer
Bagian 19


__ADS_3

"Semuanya terasa berbeda setelah ada kehadirannya,padahal rasa ini sudah tak lagi sama pada nya" _ResyaRynchl


Plak


Pipi Resya ditepak oleh Shania,Resya langsung tersadar dari lamunannya tentang mantan kekasihnya itu.


"Eh ka-kalian udah dateng? Kenapa gak ngetok dulu sih kan kaget gue" ucap Resya kaget


"Pala lo gak ngetok kita udah ngetok kenceng banget malah sambil teriak-teriak gak jelas" bukan Shania yang menjawab tapi Raskia dengan cerocosan andalannya


"Oh" lihatlah Raskia sudah nyerocos panjang kali lebar kaya rumus persegi panjang tapi hanya dijawab dengan kata 'oh'.Gaada akhlak emang!


"Kalau bukan sahabat gue ud-"


Gubrak


Ucapan Raskia terpotong oleh suara orang yang terjatuh.Resya,Shania,dan Raskia reflek menoleh pada asal suara,ketiga gadis itu melongo melihat pemandangan didepan mereka.


Satu detik


Dua detik


Tiga detik


"BHUAHAAHHAA" tawa Raskia dan Shania pecah saat itu juga sedangkan Resya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Kalian bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi?


"HUAA PANTAT GUE!!" teriak seseorang yang daritadi menjadi topik perketawaan


"***** lo ngapain Ca tiduran dilantai mending di kasur sini lebih enak" ucap Bila watados.Kalian bisa mengira bukan siapa yang dimaksud mereka.Ya Allisya Aulia Faza.


"Haduh udah-udah sakit nih perut gue!" ucap Shania yang sekarang sudah menghentikan tawanya.


Berbeda dengan Raskia,gadis itu malahan semakin ngakak saat melihat Ica yang kesusahan berdiri karena pantatnya terasa sakit akibat ulah Sabila Chela Hamdani.


"Gue punya sahabat otaknya seperempat semua" celetuk Resya yang dari tadi diam menyimak


"Si Bila anaknya emang seneng bikin gue menderita" dumel Ica yang kesal pada Bila.Bagaimana tidak tadi dia itu sedang membuat tiktok yang lagi viral itu loh yang Home check kek gitulah intinya saat sampai didepan pintu kamar Resya,Ica berinisiatif akan mengejutkan para sahabatnya.Pada saat Ica memegang knop pintu dan sudah terdengar bunyi klek,Bila dengan tampang watadosnya langsung mendorong pintu dengan kecepatan kilat alhasil jadilah seperti tadi kejadiannya.


"Emang gue ngapain lo?" tanya Bila polos


"Bacot lo nyet" umpat Ica ngegas


"Apa lo liat-liat hah?!" sarkas Ica kepada Raskia yang memang sedang menatap Ica dengan tampang polosnya.Polos-polos biadab:v


"Diem ca di pantat lo ada nyamuk!" ucap Raskia sambil berjalan mendekati Ica


"Jang-" ucapan Ica terpotong oleh suara


Plak


"Huaaaa Raskia monyet setan lo.Mamih pantat Ica udah gak perawan lagi huaa" teriak Ica keras


Berbeda dengan orang yang melakukannya,dia saat ini memasang tampang terkejut abal-abal dan dalam hitungan detik Raskia tertawa terpingkal-pingkal karena sudah berhasil mengerjai Ica.Nah biadab kan.

__ADS_1


"Gila lo Ras anak orang itu *****" celetuk Shania kasian tapi dia juga ingin tertawa sebenarnya


"RASKIA GUE SUMPAHIN LO ABIS INI DIPUTUSIN SAMA PACAR LO!" teriak Ica dengan mengucapkan sumpah serapahnya


"Mana ada kek gitu.Gue baru jadian sama dia semalem ya kali udah diputusin aja.Lagian dia tuh sayang banget sama gue gak bakalan berani mutusin gue" tukas Raskia dengan gaya percaya dirinya.


"Songong banget lo mentang-mentang udah punya cowo" cibir Bila


"Orang syirik tanda tak mampu" ejek Raskia sambil memeletkan lidahnya pada Bila dan Ica


"Bodo-" ucapan Ica dan Bila terpotong oleh suara ponsel dari Raskia


"Nahkan pacar gue nelpon pasti dia bakalan ngajakin gue jalan"


"Ok kita liat omongan gue pasti bener.Lo harus laudspaker!" ucap Ica dan dituruti Raskia


"Hallo Ras"


"Hallo Lang.Kenapa? Kangen yah?" jawab Raskia yang langsung dihadiagi tatapan jijik dari para sahabatnya.Becanda yah geng


"Gini Ras.Gue mau ngomong serius sama lo,gue langsung to the point aja kalau gue mau putus sama lo!"


Ica dan Bila yang mendengar itu ingin tertawa ngakak tapi mereka tahan dulu sampai urusan mereka berdua selesai.Sedangkan Raskia yang mendengarnya memasang tampang cengo.


"Hallo Ras lo masih disana kan?"


"E-eh i-iya.Yaudah kalau gitu gue terima"


Tutt


Setelah mengatakan itu Raskia langsung mengakhiri panggilan tersebut secara sepihak.Dia memandang Bila dan Ica secara bergantian


Resya dan Shania menutup kuping mereka sambil geleng-geleng kepala heran.Berbeda dengan Bila dan Ica yang tertawa ngakak guling-guling,mereka berdua sangat bahagia bisa membuat Raskia kesal setengah mati.


"Udah-udah kalian bertiga dari tadi becanda mulu elah kan niat kita kesini mau ngehibur Resya sekalian dengerin cerita dia" tegur Shania pada Ica,Bila dan Raskia


Mendengar teguran itu tiga curut pun kompak terdiam dan langsung mendekat ke arah Resya dan Shania


"Maaf yah Sya kita lupa" lirih ketiganya dan dibalas anggukan serta senyuman tipis oleh Resya


                                  •••••


"Abanggg" teriak seorang gadis kecil dengan suara cemprengnya,siapa lagi kalau bukan Emira adik Reynand


"Hm?" balas seorang laki-laki yang dipanggilnya abang,dia adalah Reynand si prince ice nusantara.Hiyaa!


"Abang Mila pengen beli esklim!" ucap Emira


Bukannya menjawab ucapan Emira Reynand malah berdiri dari duduknya dan langsung masuk ke kamar tanpa mengatakan sepatah katapun.Emira yang melihatnya diam mematung dan siap untuk mengeluarkan tangisan khas nya,tapi sebelum itu terjadi Reynand segera menggendong adiknya itu dan membawanya kedalam mobil.Untung ganteng-_


"Abang kita mau kemana?" tanya Emira setelah dia berada dalam mobil


"Toko eskrim" jawab Reynand seperti biasanya


"Yeyy kita pergi beli esklim ayeaye" girang Emira.Reynand yang melihatnya gemas sendiri dan langsung mengacak rambut adiknya itu sayang.

__ADS_1


Mereka pun sampai dikedai eskrim dan langsung memesan lebih tepatnya hanya untuk Emira saja karena Reynand tidak terlalu suka dengan yang namanya eskrim.


"Abang esklim Mila udah abis" ucap Emira


"Yaudah pulang" balas Reynand dan bersiap untuk pulang tapi Emira mencekal tangan Reynand


"Mila haus pengen beli minum dulu bang,lagian Mila masih pengen disini"


"Yaudah bang Rey beli dulu Mira tunggu sini" ucap Reynand dan langsung berlalu pergi mencari penjual minuman


Saat sedang menunggu,Emira melihat seekor kucing ditengah jalan dia berniat ingin membawa kucing itu dan memberinya makan setelah abangnya datang.Emira berjalan ke tengah jalan dan dia tidak melihat kanan kiri dulu sampai terlihat seorang pengendara motor dengan kecepatan diatas rata-rata akan menabrak Emira jika saja tidak ada seseorang yang langsung menariknya meskipun mereka berdua harus terjatuh.


Bruk


"Awh" ringis Emira sambil menangis terisak


"De udah yah jangan nangis nanti kalau nangis lukanya nambah sakit loh" bujuk seorang gadis yang tadi menyelamatkan Emira dan ajaibnya Emira langsung berhenti menangis


"Makasih ya kakak cantik udah nolongin Mila" cicit Emira sambil menatap gadis itu.


"Iyah sama-sama" balas gadis itu "Oh iyah kamu sendirian?" sambungnya


"Aku sam-" ucapan Emira terpotong oleh suara teriakan Reynand yang panik setengah ******


"Miraa? Kamu gak papa? Kan abang udah bilang jangan kemana-mana!" omel Reynand.Akhirnya ngomong panjang:*


"Maafin Mila bang" lirih Emira takut


Reynand langsung memeluk adiknya itu dan dia tidak sadar dengan kehadiran seseorang.


"Abang kakak cantik ini yang nolongin Mila"


Refleks Reynand mendongakan kepalanya dan bersiap untuk mengucapkan terima kasih


"Makas-"


"LO" pekik mereka berdua.Yap gadis itu adalah Resya dan mereka seperti merasa de javu.Ketemu mulu!


"Makasih" ucap Reynand dengan wajah datarnya


"Sama-sama" balas Resya sama datarnya


Mereka tidak sadar bahwa mereka sudah manjadi pusat perhatian sejak tadi,dan ada satu orang yang memperhatikan mereka dengan penuh kebencian lebih tepatnya kepada Resya.


"Gue gak bakalan biarin lo bahagia Resya Rainychel Bilgama!" batinnya


                             ✨✨✨


TBC


**Menurut kalian dia siapa?


Apakah teman kecilnya?


Ataukah seseorang yang saat ini dekat dengannya?

__ADS_1


Makasih guys atas dukungan kalian dan makasih banget buat yang udah vote sama komen.Tanpa kalian cerita ini gak ada apa-apanya.


#TessyaA**


__ADS_2