
Saat mau berjalan ada kaki dari salah satu antek Yori yang bernama Killa seperti akan menyelengket Resya.
Resya yang tau segera menginjak kaki itu lalu berbisik
"Jangan main-main denganku bit*h!" lembut tapi penuh penenakan disetiap katanya.
Setelah mengatakan itu Resya dkk segera melenggang pergi untuk ke toilet.
Sedangkan Killa antek Yori menegang setelah mendengar ucapan Resya tapi langsung menetralkan wajahnya kembali seperti biasa.
Yori yang kesal pun menggebrak meja kembali lalu berjalan keluar kantin dengan kaki di hentakan.
Disisi lain terlihat seorang laki-laki yang hendak berdiri dengan wajah menahan amarah.
"Lo udah bangunin singa tidur stupid!" batin orang itu dengan senyuman miringnya.Kalian pasti tau siapa.
"Eh lo mau kemana Dit?" Tanya salah satu dari mereka yah siapa lagi kalau bukan Deran.
Radit tak menghiraukan pertanyaan dari sahabatnya itu dia tetap melangkah keluar kantin untuk menemui seseorang.Sahabatnya yang merasa ada yang aneh saling pandang lalu ikut berdiri dan mengejar Radit.
"DIT TUNGGU WOY THR BELUM KELUAR" teriak Alvin menggelegar di koridor sekolah dan itu menyapu perhatian banyak orang.
Reynand,Bayu dan Deran yang mendengar teriakan Alvin langsung menghadiahi Alvin dengan jitakan dikepalanya sambil menatapnya tajam.Sedangkan tersangka malah nyengir kuda sambil mengangkat dua jarinya membentuk huruf 'V'.
Mereka pun melanjutkan kembali acara kejar-kejarannya sampai Radit berhenti.Dan sekarang saat itu sudah tiba,saat dimana Radit berhenti mendadak.Sahabat-sahabat nya yang terkejut tidak bisa mengerem kakinya jadilah mereka menabrak punggung Radit.Karena Radit sendiri dan mereka berempat jadilah Radit tidak bisa menahan tubuhnya dan
Bruk
Brak
Dug
Sshh
Suara orang berjatuhan dengan suara ringisan terdengar didepan pintu toilet wanita.
Resya dkk saat ini sedang berada didalam toilet untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian lebih tepatnya hanya Resya dan Keysa.Sedangkan ke 4 sahabatnya yang lain sedang merapihkan rambut dan pakaian mereka didepan cermin.
Resya dan Keysa sudah selesai ganti baju mereka keluar dari dalam bilik kamar mandi dan menemui yang lainnya.
"Udah selesai KeySya?" Tanya Bila dengan menggabungkan kedua nama orang itu.
"Lo nanya siapa sih Bil Keysa atau Resya?" kesal Ica pada Bila
"Yah dua-duanya lah" Ujar Bila santai
"Emang bisa?" Tanya Ica bingung
"Yah bisalah buktinya tadi gue manggil tuh" Jawab Bila lagi
"Ck berisik!" ketus Resya dingin dan datar.
Ica dan Bila pun langsung bungkam.Saat mereka akan keluar ditoilet terdengar suara orang jatuh didepan toilet.Mereka pun segera membuka pintu utama toilet dan terkejut melihat apa yang saat ini terjadi di depan mereka.
Bayangkan saja laki-laki bertumpuk-tumpukan didepan toilet perempuan.
"Kalian kenapa nabrak gue sih jadi gini kan!" Pekik orang paling bawah.Radit
"Lo juga ngapain berhenti mendadak kampret!" balas orang paling atas.Alvin
"Ck jangan banyak bacot.Cepetan bangun lo vin!" geram Reynand yang berada di tumpukan ke 2 dibawah.
__ADS_1
Alvin pun bangun dan disusul oleh yang lainnya.Mereka belum sadar kalau ada 5 wanita yang memperhatikan mereka didepan pintu toilet dari tadi.Mereka adalah Resya dkk.
Radit dkk sedang merapihkan seragam mereka yang berantakan.Tapi aktivitasnya terhenti karena suara dehaman
"Ehmm" deham ke 5 gadis sambil bersedekap
Radit dkk pun terkejut lalu melihat siapa yang berdeham
"Ngapain kalian disini?" pertanyaan itu bukan berasal dari Radit dkk ataupun Resya dkk.Suara itu berasal dari seorang guru laki-laki yang sepertinya berumur kepala empat sedang berkacak pinggang sambil membawa penggaris panjang dan besar.
"Ehh bapak" kikuk Radit dkk
"Eh bapak eh bapak.Bukannya masuk kelas malah keluyuran disini!" Kesal pa guru itu "inikan toilet perempuan" sambungnya lagi
Reynand,Alvin,Deran dan Bayu menatap ke arah Radit seolah menyuruh Radit menjawab pertanyaan dari guru itu.Radit pun hanya pasrah sambil menghela nafas dan berpikir alasan apa yang akan dia katakan.
"Ada perlu pak sama mereka" jawab Radit dengan menunjuk Resya dkk yang masih diam tak berkutik.
"Kalian juga ngapain diem disitu terus bel sudah berbunyi.Cepat masuk!" Tegas pa guru itu dengan tatapan tajamnya.
Mereka pun segera bergegas untuk masuk ke kelas masing-masing.
Tak disangka kelas mereka bersebelahan jadilah jalannya beriringan.Saat sudah sampai pintu kelas masing-masing mereka saling pandang karena pintu tertutup rapat.
Resya dkk melihat ke sebelah kelas mereka dan disana sudah tak terlihat Radit dkk.Mungkin mereka sudah masuk atau...bolos pikir mereka
Ica pun mengetuk pintu lalu memutar knop pintu sambil berkata
"Permisi bu pak maaf kami telat tadi ada sedikit masalah dan kami habis dari toilet" cerocos Ica dengan wajah menunduk.
Teman-teman sekelas Resya dkk awalnya hening tapi sedetik kemudian mereka tertawa.Ica yang merasa ada yang aneh pun mendongak dan betapa malunya dia ternyata di kelasnya tidak ada seorang pun guru yang sedang mengajar.
Ica yang kesal pun hanya memutarkan bola mata malas lalu langsung masuk dan duduk ditempatnya.Sahabat-sahabat Ica serta Keysa pun ikut masuk dan duduk ditempat mereka masing-masing.
Teman-teman sekelas Resya dkk pun sudah berhenti tertawa dan kembali ke aktivitasnya masing-masing seperti ada yang nyanyi tapi fals ada yang joged-joged gak jelas ada yang nonton video rame-rame dan masih banyak lagi.
Bila bertanya pada ketua kelas dikelasnya.
"Woy eka" teriak Bila dengan memanggil nama Eka a.k.a ketua kelas nya
Eka yang sedang menonton pun menyahut dengan masih tetap fokus pada ponselnya.
"Kok gurunya gak dateng-dateng sih?" tanya Bila bingung
"Bu Neni gak masuk dia sakit" jawabnya
"Oh ok thanks infonya" kata Bila berterima kasih.
"Guys gurunya gak hadir tuh mending kita ke kantin kuy laper nih gue mana tadi makan cuman sedikit gara-gara mak lampir" cerocos Bila pada yang lainnya.
"Boleh tuh kuy lah" sahut Raskia,Ica,dan Shania
"Sya Key kalian ikut kan?" tanya Ica pada Resya dan Keysa yang dari tadi hanya diam
"Iya" jawab Keysa sedangkan Resya hanya berdehem sebagai jawaban
Akhrinya mereka pun pergi ke kantin untuk makan lagi.Koridor sangat sepi hanya dibeberapa kelas saja yang terdengar ramai karena mungkin sama dengan kelas Resya dkk tidak ada guru.
Ke-6 gadis itupun sampai dikantin dan duduk ditempat yang tadi mereka tempati lalu memesan makanan.Untuk kali ini yang memesan adalah Shania dan Raskia.
"Eh Sya Sya" heboh Ica
__ADS_1
"Hm" gumam Resya
"Itu bukannya abang lo yah?" Ucap Ica sambil menunjuk dengan dagunya
Resya pun mengikuti arah tunjuk Ica dan melihat kalau ada abangnya disana bersama 4 orang laki-laki lainnya sedang makan di tempat yang biasa mereka tempati.
"Iya napa emang?" tanya Resya setelah memutar kembali kepalanya menghadap Ica dan Bila
"Kok mereka ada disini bukannya kelas IPA 2 lagi ada guru yah" jawab Ica
Resya hanya mengedikan bahu tanda tidak tahu dan tak peduli.Akhirnya Raskia dan Shania pun datang dengan membawa nampan berisi makanan mereka.Mereka semua memesan makanan yang sama yaitu bakso dan jus melon.
Disela-sela makan Raskia bertanya pada Keysa
"Key mereka itu siapa sih kayanya kalau ada yang deket sama mereka langsung kena bully Yori dkk?"
"Oh mereka.Mereka itu Most Wanted Boy sekolah ini awalnya mereka ber 6 tapi satu orang ngilang gak tau kemana" jawab Keysa
"Orang yang gak ada itu orang yang lo sukain yah?" tanya Raskia lagi
"Eum iyah.Yang duduk sebelah kiri orang yang paling tinggi itu namanya Reynand Aditya William,dia itu orangnya dingin,cuek dan paling gak suka di ganggu sama cewe itu sih setau aku.Terus yang paling tinggi itu Radit kakak nya Resya terus yan-" jelas Keysa tapi belum selesai menjelaskan sudah terpotong duluan
"uhuk uhuk" tiba-tiba Resya dkk (kec.Keysa) tersedak
"Eh kalian kenapa" panik Keysa
"Kok lo bisa tau itu kakaknya Resya padahal banyak yang gak tau kalau Resya itu keluarga Bilgama tapi kok lo bisa tau sih" ceplos Ica panjang lebar
Mendengar penuturan Ica, Resya menatap tajam ke arah Ica karena telah membongkar rahasianya.
"Gue udah tau kok Sya" Ucap Keysa dengan menggunakan bahasa yang tidak pernah dipakai sebelumnya.
Resya dkk pun semakin terkejut lalu menatap curiga pada Keysa.
"Kalian kenapa kok natap gue nya gitu banget aneh yah" ngeri Keysa karena ditatap seperti itu oleh teman-temannya.
"Lo sebenernya siapa sih?" selidik Raskia
"Nanti malam gue bakalan kasih tau kalian siapa gue sebenarnya" Ucap Keysa dengan senyuman aneh.
Resya merasa bakalan ada kejutan malam ini yang tak terduga dan bakalan membuat semua orang sangat sangat terkejut.
"Ok gue tunggu dan dimana kejutan itu akan berlangsung?" tanya Resya angkat bicara
"Di Ray Cafe jam 7" jawab Keysa sambil mengaduk-ngaduk minumannya dengan tersenyum dan berkata dalam batinnya
"Ini sudah saatnya"
✨✨✨
**TBC
Kira-kira kejutan apa yah dan siapa sebenarnya Keysa?
Cerita nya mungkin agak absurd yah soalnya masih pusing sama alurnya dan endingnya.
Jangan lupa untuk vomment yah
Yang mau ngasih ide endingnya gimana comment di bawah yah
Mau sad ending atau happy ending niii**??
__ADS_1