Nafsu Atau Ego

Nafsu Atau Ego
Bab 012 - love in heart


__ADS_3

Jika aku mengatakan aku memperalat orang tuamu bagaimana?" ucap elvin.


"jangan kau lukai ibuku dan ayah alexruss!!" dika membuang kasar pistol elvin.


Lalu dari belakang dika ditarik dan di tampar oleh seseorang. Reflexs dika langsung menggenggam tangan orang itu dengan kuat dan kasar.


dika lalu memandang lekat orang yang menamparnya.. Ya itu adalah dea istrinya.


"kenapa kau kesini?" ucap dea.


"itu bukan urusanmu!!" ucap dika kasar Lalu di tonjok elvin.


"pergi Tuan an denas dari tempatku sekarangg!!" sembari menunjukkan pintu keluar.


"katakan alasanmu yg sebenarnya aku tidak akan pergi!!" menatap elvin tajam dan dalam hatinya  "dea apa elvin melindungimu dengan cara serumah dengannya? aku merasa jiji dengan diriku sendiri yang tak berdaya untuk saat ini. namun aku senang karna kau sehat dan baik-baik saja,tunggu sayang akan kujelaskan semua, untuk saat ini aku harus mundur,aku akan mencoba percaya bedebah ini bisa melindungimu dancalon bayi kita".


"aku akan pergi!! aku jiji melihat kalian! tapi aku akan datang mempertanyakan kembali pertanyaanku!!".


Tanpa aba-aba elvin memukul dika namun ditahan oleh dika dan mereka saling pukul.


"berhentilah!!" ucap dea "elvinn kumohon berhenti! tuan an denas!! elvinnn!!" dea membentak mereka dan membuat penjaga datang masuk dan memisahkan mereka.


elvin dan dika lalu merapikan pakaian mereka dan dea menatap nanar suaminya, dan tanpa sadar meneteskan air mata.


"heyy jangan menangis apalagi karna pria brengsek itu!!" menarik dea dan memeluknya.


"menjijihkan aku mual melihat kalian,, tidakkah kau tidak malu penampilanmu berhijab namun kau mau dipeluk banyak orang!!" ucap dika.


dea mendorong pelan elvin lalu menampar dika "CUKUPP!!" ucap dea "pergilah jangan ganggu kami lagi! kenapa kau mengkritik penampilanku tuan an denas yg terhormat! bukankah sebelum itu kau menikmati diriku yg kau kritik ini! " ucap dea.


Dika tanpa kata langsung pergi dan menabrak dea pelan setelah melihat perut dea membesar.


Dika sampai di mobilnya lalu memukul setirnya kasar "Kenapa elvin membawa dia bersama dengannya? apa dia tau kalau akan bahaya untuk dea? elvin kau bodoh jika melindungi istriku dengan cara ini!! aku cemburuu! kenapa kalian sedekat itu!! aku marah pada diriku!! kenapa aku tidak mengajak dea pergi dan menjelaskan semua!! bom yg mengancamku sudah tidak ada!! kenapa?? apa karna aku terlalu malu? atau aku an denas yg dulu bukan dika? suami macam apa aku ini! perut nya sudah mulai keliatan! aku ingin merengkuh memeluknya mengatakan sambil mengelus perut dea yg Ada anak kami tip kenapa aku malah pergi" dika lalu mengusap kasar rambutnya lalu menelvon ovin.


"hallo??"


"ya ada apa nas?" ovin


"vin bantu aku cari keberadaan ayah alexrus dengan komunikasimu!!".


"ok itu hal mudah!!"


"ku harap kau tau jangan sampai dady mu tau!!".


"tenang ayahku sudah menyerahkan perusahaaannya padaku jadi dia tidak akan ikut campur!!" tegas ovin


"thaks" lalu mematikan telvon.


"jika elvin merencanakan sesuatu aku harus tau! aku percaya pada ayah dan ibuku,, aku hanya memastikan ini aman, apa lagi istriku ada di tangan elvin!!" lalu dika menyetir mobilnya dengan cepat


...Mansions elvin 2....


"kenapa kau kemari??" ucap elvin


"aku hanya ingin!" ucap dea.


"apa dimansions ku kau tak nyaman? apa kau ingin dekat denganku?" goda elvin.

__ADS_1


Dea hanya menatap elvin.


"hey jangan memukuli orang saat kau hamil,, dea kau tau aku masih mencintaimu jadi aku bisa mengira kau menggodaku datang jauh-jauh dari mansions ku menemui aku kesini (mansions elvin ke 2)."


"elvin kenapa kau mau membantuku,,pasti bukan soal rasamu!!,, apa kau memanfaatkanku juga??" dea membuka mulut dan membuat elvin terdiam "vin ayo buat kesepakatan!! aku akan bekerja sama denganmu menjatuhkan yeol light star!! dan jika kau mempermainkakanku katakan sekarang aku tidak apa-apa!" lanjut dea.


"aku melakukan dengan tulus! dan aku tidak akan membuat kesepakatan denganmu,, kau cukup diam di mansionsku dan lakukan kegiatanmu!! jika kau keberatan!!" menatap dea "aku akan mengadopsimu jadi adikku bagaimana??" elvin.


"adik!! elvin aku tau kau tidak sepolos itu?? akan banyak scandal nanti kedepannya? belum lagi tuan alvino dan ibumu renika, juga kakakmu elenris dan adikmu luvin,, apa mereka akan menerimaku jadi anak mereka,adik mereka dan kakak luvin? aku juga masih punya orang tua!!" menatap elvin.


"tanggapan mereka?? aku tidak perduli!!" elvin.


"elvin kau mungkin tidak! tapi aku perduli ,, apa kau tau betapa berat aku mencerna semua? betapa bingung diriku?? aku,,,, aku juga merasa bersalah padamu!! apa kau kira dengan harta yg gemilang dan status yg kau berikan akan menyelesaikan semua??" dea menangis "elvin kurangi bebanku setidaknya anggap aku menyewa mansionsmu sekarang dan para pengawal dan maid mu!! aku akan mencicil semua!! flmku akan di tampilkan nanti tolong hiks jangan membuatku menjadi manusia yang menjijikkan seperti yg dikatakan pria itu,aku tidak sekuat itu elvin!!" dea menangis tanpa suara.


"baiklah" lalu bejongkok menyepadani dea yg duduk "tataplah aku dan hapus air matamu!! dea maaf aku terlalu gegabah dan jangan kau menganggap dirimu menjijihkan kamu bukan orang yg menjijihkan inilah alasan kenapa aku membantumu ,,karna kau berbeda dari yg lainn!!" ucap elvin dan dalam hatinya "kull benar! dea terlihat baik namun dia terpuruk aku terlalu gegabah apa lagi dia sedang hamil pasti emosinya berubah-ubah".


suasana jadi hening seketika lalu setelah dea tenang elvin mengantar dea ke mansions utamanya.


sebelum kejadian                Dea prov     


Dea duduk di ruang tengah menunggu semua pelayan dan penjaga untuk berkumpul. Mansions yg sangat besar terdapat 70 maid perempuan, 70 pelayan pria , 8 tukang kebun, dan 40 body guard, 6 satpam gerbang.


Mereka berkumpul semua.


"non kami semua sudah berkumpul?" ucap ayu.


Semua bingung kenapa dea memanggil mereka, mereka sekarang adalah bawahan dea semua oleh utusan elvin. semua orang di mansions itu untuk mematuhi atasan baru mereka.


Sementara dea tersenyum.


"maaf pagi-pagi sudah membuat keributan aku hanya ingin tau siapa nama kalian semua supaya gampang kedepannya untuk memanggil, dan mohon kerja samanya semua" senyum.


Dea menanyakan siapa yg sudah berkeluarga dan belum, dea berencana kedepan agar mereka mengambil cuti untuk keluarga mereka, dan akan meminta body guard elvin mengajari maid wanita muda untuk bela diri,


Mereka tidak brani membantah,justru malah kaget karna mereka diperlakukan lembut, dan tentunya baru pertama ini, dulu banyak wanita yg sama untuk di lindungi dan dilayani namun mereka menggunakan kekuasaan itu untuk memerintah mereka semena-mena.


Setelah selesai mencatat dea berkata "semua mohon kerja samanya".


dan semua menjawab "ia" lalu bubar. kecuali bi ani, pak ius kepala pelayan pria setengah baya itu dan ayu.


"pak ius,bi ani, kak ayu makasih maaf merepotkan kalian semua?" senyum


"tak usah sungkan menyuruh kami nona kami bawahan nona" ucap bi ani.


"iya panggil ayu saja gak usah kak, anda adalah atasan saya!! sambung ayu.


dea tertawa kecil "tidak!! aku mau memanggil sesuai yg aku mau ,,oh ia ingat jangan perlakukan aku seperti nyonya besar aku hanya teman jauh elvin saja" ucapnya.


"baik non" ucap bi ani,pak ius dan ayu.


"oh ia apa pak ius tau dimana elvin sekarang??"tanyanya.


"hmm tuan muda dia di mansionnya di jalan xxx no xx" jawabnya.


"oh ok, makasih" dea tersenyum lalu pergi keatas.


"non mau ke tempat den elvin??" ucap bi ani.

__ADS_1


"ia sepertinya nanti!!" ucapnya lalu tersenyum.


"non.." ucap ayu namun dea menabrak omongan ayu "deaa!!" tersenyum "panggil aku dea kak ayu!!".


"tapii ituu?" ucap ayu bingung padahal bi ani dan pak ius gak di tegur manggil nona.


"gak ada tapi-tapi! ayo semangat dengan kegiatan kita masing-masing" dea memberi semangat pada mereka dan akhirnya mereka bubar.


Di dalam kamar dea berfikir, "aku harus berbicara pada elvin untuk semua, dan aku harus bangkit untuk flmku  yang akan tanyang di Bioskop, jika aku terus terbelenggu seperti ini akan gagal, 3 bulan penantian dan akan mendapatkan hasil".


Dea mengambil tas lalu pergi dengan body guard yg di utus elvin melindunginya ke tempat elvin berada.


dan saat sampai dia melihat perseteruan dika dan elvin.


Orang yg ingin dia lupakan 3 bulan ini ada di depannya,dia memegang erat perutnya, bertanya-tanya kenapa?? hanya kata kenapa yg ada di pikirannya dan memisahkan mereka.


.


.


Elvin dan dea sampai di rumah.


dan duduk di ruang tamu.


"dea" ucap pelan elvin.


"ya" sautnya.


"ada apa??" ucap elvin setelah melalui keheningan tadi dan di dalam mobil.


dea mencoba tersenyum lalu menceritakan rencananya. Dan memberi tahu apa yg dia lakukan tadi pagi.


"terserah kau mereka semua ku utus melayanimu" ucapnya enteng.


"berapa kau menggaji mereka! walau mungkin aku tau penghasilanku tidak mampu mebayar 1 orang mu tapi apa salahnya jika aku ingin tau!" Tanya serius dea.


"aku setuju tapi aku juga punya syarat dea,lakukan sesukamu apa yg kau mau,urusan gaji biar aku yg tanggung!!" elvin tau rencana dea dari pertanyaannya.


"tiidd,,,."


",sttt" elvin memegang tangan dea yg akan berbicara "cukup dea, cukup!! kau tak perlu bersusah payah dan tak perlu melakukan itu..Apa perlakuanku padamu kurang tegas!! lakukan sesukamu,aku seperti ini karna aku ingin, jangan perdulikan omongan orang kau mengerti!!" tutur elvin panjang.


"terima kasih" ucap dea lirih.


"dea jika kau mau menangis menangislah, mau marah marahlah, mau pukul aku pukul lah,jangan di pendam" ucap elvin.


Dea menatap elvin "tidak elvin aku akan bangkit dan tidak akan menangis lagi" ucapnya tenang namun hatinya tak bisa membohongi akhirnya airmata lolos mengalir begitu saja tampa disadari dea dan membuat elvin terdiam.


"sudahlah!!" memeluk dea "tak usah pura-pura dihadapanku,apa kau mau kul membuang pikiranmu ini? melupakan denas?" ucapnya.


"tidak,,jangan!!" jawab dea cepat.


"kenapa??" elvin tak sanggup melihat wanita yang ia cintai terluka lebih lama.


"karna seberat apapun, sepahit apapun, aku tetap mencintainya, dia ayah dari anak yang aku kandung" memegang perut.


dalam hati elvin "ia dia ayah dari anak yang kau kandung, untuk pemulihanmu ini maaf atas keegoisanku, melindungimu hanya alasan agar kau ada di dekatku, sampai kau sadar nanti aku percaya gadis cerdas,ceria sepertimu akan tau keputusan apa yang akan di ambil". senyum.

__ADS_1


   


__ADS_2