
Selang beberapa waktu dea keluar dari kamar lalu berkata "Maafkan sifat kekanakanku" Dea.
eimila berjalan dan memeluk dea "sudahlah tidak papa dea kau memang butuh waktu sendiri dan waktu luang, pasti berat bagimu tahun tahun terakhir ini belum lagi mengurus 2 anak sekaligus" eimila.
Ilan dan warren sedang pergi menyusul elvin. Dea mengelus-elus kepala dean dan edna.
"bundaa!" dean sembari mengucek ucek matanya.
"maaf ya bunda mengabaikan kalian hari ini!" dea.
"tidak!" dean yg langsung memeluk dea.
"aku tidak di peluk" edna yg terbangun juga dan mengucek matanya.
"sini bunda peluk!" dea.
"bunda jam berapa ini!" edna.
"pukul 5 sore korea" dea.
"bunda jangan menangis" ucap dean dan edna bersamaan.
"hey apa bunda menangis!" dea "bukankah kalian yg menangis? tuh mata kalian jendul kayak habis digigit ulat bulu!" tambah dea.
"pokoknya kalo bunda menangis kami tuh tau!" dean.
"ya ya anak bunda emang genius, kau bahkan memata matai bunda! ya kan!" ucap dea.
"hmm" dean langsung mengalihkan pandangannya dan berkata "aku harus mandi sambung nanti ya bunda" dean mencium pipi dea lalu pergi
"oh bunda sifat siapa yg kakak ikuti!" edna.
"kenapa kau bertanya seperti itu sayang? apa kau tidak mandi? lalu bagaimana kalian bisa cepat ke paris, apa tidak menyenangkan?" dea mencubit pipi edna mengalihkan pembicaraan.
"bunda.. pappy atau daddy?" tuntut edna.
Dea hanya menatap mata putrinya yg polos itu dengan senyuman dan menjawab
"daddy" dea.
eimila langsung menyenggol edna dan edna paham namun edna mencoba memancing bundanya agar seperti biasa tidak gusar.
"opertektif tiada tara" dea lalu tersenyum.
"kalau edna?" edna.
"entahlah kalian berdua seperti 50% daddy dan 50% seperti bunda!" dea.
"seri!!" edna lalu "cium aku bunda."
dea mencium pipi edna begitu pun edna mencium balik edna.
"hey kenapa bunda merasa kalian semakin manja Dan menyembunyikan sesuatu?" dea.
"mm.." edna.
"apa kalian ada permintaan atau berbuat salah?" dea.
"ah aku ingat aku juga harus mandi! kan kata nenek gak boleh mandi malam malam" edna yg langsung lari menuju kamar.
"apa kau baik baik saja?" eimila.
"ya, aku bahagia" dea tersenyum "karna mereka mencoba menguatkanku" dea.
"bukankah wajar jika mereka manja?" eimila mengalihkan pembicaraan.
"ya namun entah mengapa aku merasa seperti mereka menyembunyikan keinginan yg akan sulit aku penuhi, firasatku mengatakan seperti itu!" dea.
eimila hanya menatap dea dan dalam hatinya "oh ya tuhan gini amat mau ngehibur orang, tapi malah masih di kasus yang sama, aku juga penasaran ikatan keluarga itu seperti apa? apa karna aku tumbuh bergemilang harta dan di zona aman terus makanya aku tidak paham? atau harus aku punya anak dulu baru paham" batin eimila.
"kakak istirahatlah aku akan memasak untuk makan malam" dea.
"tidak aku akan membantumu!" eimila.
"jangan!" dea yg khawatir kondisi eimila yg belum stabil.
"jangan terlalu khawatir dea! jujur aku seperti merasa memakan gaji buta! kamu tau kan aku di bayar oleh elvin dengan jumlah yg besar untuk menjagamu" eimila yg jujur oleh kondisinya
"maaf aku merepotkan kakak, padahal aku kan sudah tidak hamil!" dea.
"hey jangan berfikir macam macam ya! aku juga yg ingin jadi dokter pribadimu,sekaligus temanmu, saudaramu, dan juga bibi dari dean dan edna tepatnya aku menganggap mereka anak anakku juga" eimila.
"terima kasih atas semuanya kak" dea.
Eimila hanya mengangguk dan tersenyum ceria lalu mereka mulai memasak.
•••••
Dan di sisi lain kondisi elvin sangat menegangkan.
"apa yg kau lakukan pada dea!" elvin yg sembari memegang kerah kemeja denas.
"menikahi istriku kembali!" denas yg tetap tenang.
"menikah? jika ia pun itu tidak sah! tidak ada surat nikah!" elvin "dan dia adalah milikku!" tambahnya.
"apa kau memiliki surat nikah juga!" denas lalu menyingkirkan tangan elvin.
"punya! kami juga memiliki 2 anak!"bohong elvin.
"benarkah!" denas tersenyum karna sekarang dia selangkah lebih maju karna dia punya surat nikah yg sah.
Elvin kehabisan kesabaran dan memukul denas sembari berkata "kau jangan dekati dia lagi! cukup kau diam dengan urusanmu dan carilah wanita lain, jangan dea!".
"kenapa? kenapa wanita lain bisa sementara dea tidak! aku menyukainya!" denas.
"suka! suka kau bilang? kau tidak pantas mengatakan suka!" elvin.
"apa menurutmu kau pastas! kau datang memukulku tanpa alasan!" denas.
"aku memukulmu karna kau pantas mendapatkannya! jangan dekati dea dan membuatnya merasa kotor kau dengar An Denas!"elvin.
Denas hanya menatap elvin dan mengepal kedua tangannya, dia hendak memukul elvin namun terhenti saat elvin mengatakan
"sekali kau membuatnya meneteskan air mata aku akan menbunuhmu!" elvin.
Denas lalu mengurungkan niatnya dan diam.
"kenapa? kenapa kau diam!? kau sudah sadar! kuharap kau mendengarkan perkataanku!" elvin.
"jika aku tidak mau kau akan berbuat apa?" denas.
"bunuh ayahmu dulu dan dirimu! lalu kita bersaing dikehidupan selanjutnya! jika untuk kehidupan ini kau tidak pantas!" elvin.
"HEYY!" Denas menatap elvin dengan amarah yg menggebu gebu.
"hey apa! apa kau merasa kau lelaki yg berguna? tanya pada dirimu apa kau pantas bersanding dengan istriku!" elvin.
Elvin mendorong denas lalu pergi.
Adnan langsung menghampiri denas.
sementara kull,ilan dan warren mengikuti elvin.
Sebelum Kejadian
elvin melihat semua tayangan cctv yg ditunjukan dean dan langsung marah juga menyalahkan dirinya kenapa begitu lengah. apa karna dia sudah mulai tua? atau dia sekarang tidak memperhatikan dea.
Kull yg merasa elvin akan menggila mengejar Elvin.
"elvin kau mau mencari An Denas?" Kull.
"tentu! aku akan membunuhnya jika perlu!" elvin.
"kau tau dia dimana?" kull.
__ADS_1
"dari cctv dia ada di kamar depan setelah 3/2 pintu kamar lainnya!" elvin.
"dia tidak ada di dalam!" kull
"apa kau sudah tau dari awal!" elvin.
"ELVIN!! " kull membentak elvin.
"kenapa kau membentakku! apa kau di pihak denas! si brengsek itu!" elvin.
"oh ya tuhan! sadarlah elvin! dan tenanglah! kau tadi barusan melihat cctv denas tidak masuk liff bersama dea! sedangkan dea dan denas pergi bersama pagi tadi!" kull.
"maaf!" elvin.
"maaf tidak berguna sekarang elvin! berpikirlah lebih dewasa! dan kumohon kalau menyangkut dea berfikirlah dengan pikiran dingin jangan dengan emosi atau seperti kau menangani bisnis yg serba cepat walau aku tidak paham soal bisnis atau dunia hitam!" kull.
"jadi bagaimana aku menghadapi setiap dea merasa terluka sedangkan aku tidak bisa memeluknya atau bahkan menciumnya" elvin.
"ya tuhan! kau bisa melakukan itu jika kau adalah kakak lelakinya selain kekasih! mencium juga tidak harus di bibir untuk menenangkan!"kull.
"kau mencintainya juga" gumam elvin.
"apa!" kull yg tidak mendengar.
"tidak" elvin.
"kita cari tau dulu lokasi denas lalu pergi kesana kita kebawah dulu dan suruh warren/ilan mencari lokasi denas!" kull "emang kau akan melakukan apa padanya!" tambah kull.
"kalau bisa membunuhnya" elvin.
"saranku berfikirlah lebih tenang dan berfikir tentang posisi denas di hati dea, walau dia membencinya tapi tidak luput kalau dea masih mencintai denas, kau harus pertimbangkan itu, karna cinta dan benci tidak jauh berbeda" kull.
"ya tenanglah yg penting cari dulu lokasinya!"elvin.
Setelah beberapa saat warren beserta ilan yg sudah ada mereka menemukan villa denas Dan datang ke vila itu.
denas belum sadarkan diri, adnan sedang keluar dan di depan vila sudah ada beberapa pengawal.
Elvin tanpa basa basi menembak beberapa pengawal dan membuat keributan, ditengah itu denas terbangun dan keluar.
Saat di depan pintu denas langsung dipukul elvin dan dia juga membalasnya.
Denas menabrak guci besar dan elvin menabrak meja kaca kecil sampai pecah.
Tak lama adnan datang dan memegangi denas sementara kull dan yg lain memisahkan elvin.
dan disitulah mereka beradu argumen.
•••••
Kembali kekejadian
"kau tidak papa?" adnan.
"ku rasa!" denas.
"apa kau mengingat sesuatu!" adnan.
"banyak sampai tidak bisa menjelaskan" denas.
"kenapa mukamu memerah?" adnan.
Denas hanya menatap adnan dan denas mengingat saat dia menghabiskan malam dengan dea dan saat dia mendorong dea.
Puzel puzel ingatan yg acak acakan datang membuat malu dan marah bercampur.
"denas!" adnan.
"kak adnan pergilah hubungi ovin agar membereskan keributan yg di buat elvin, berikan konpensasi pada keluarga mereka yg di tinggalkan dan obati luka mereka yg terluka!" denas.
"iya kau istirahatlah dulu!" adnan.
Dalam hati adnan "sepertinya denas sudah mulai ingat! jika ia apa yg akan terjadi kedepannya!". Lalu pergi.
"hmm pantas ya! kotor! aku ingin mengingat semua agar aku tahu pantas tidaknya aku dan tindakanku yg benar atau salah! tapi perkataannya mungkin benar aku tidak pantas! karna aku slalu merasa bersalah saat melihat air matanya, atau caranya menatapku dengan kebencian" gumam denas "sekarang aku harus mulai menyelidiki semua! dari awal! apa lagi sudah terlanjur aku menikah kembali dengan dea." tambah denas.
.Hotel dea.
"makanlah pelan pelan sayang!" dea.
"iya bunda tapi tangan dan mulutku bergerak sendiri! masakan bunda yg terbaik!" edna.
"iya semua memang terbaik bagi anak kecil!" dean.
edna mengambil minum dan berkata "bunda lihat kakak mulai kembali!" adu edna.
"jangan bicara saat makan kalian ingat!" peringat dea.
"iya bunda" lalu mereka makan dengan tenang sementara eimila hanya melihat dengan senyuman tiada henti.
Beberapa jam berlalu dea pergi bersama anak anak dan tak lama elvin kembali dengan keadaan mabuk masuk ke kamar hotel dea.
di dalam hotel hanya ada eimila.
Kull,ilan, warren sedang ada urusan masing masing, sementara dea sedang memanjakan dean dan edna belanja ke mall.
"elvin!" eimila yang langsung berdiri sedang menonton tv.
"eim!" ucap parau elvin
"kau mabuk? ya tuhan elvin hilangkan keburukanmu ini!" eimila yg memapah elvin.
Sekarang mereka duduk bersama, eimila memberikan air putih pada elvin dan dia mencoba memesan sup pereda mabuk untuk elvin namun elvin memegang tangan eimila.
"kenapa kau perhatian padaku" elvin.
eimila hanya menatap elvin.
"kau tau aku tidak bisa memperbaiki kebiasaan burukku karna aku ini seorang brengsek!" elvin.
"ya lu seorang brengsek vin!" eimila.
"bahkan kau menyetujuinya?"elvin dengan posisi memeluk eimila dari belakang "makanya aku tidak bisa mendapatkan dea" tambah elvin.
"elvin!" eimila.
"eim!" ucap parau elvin.
Elvin tampa aba aba mencium eimila.
dan eimila langsung mendorong elvin namun itu hanya dalam pikiran eimila kenyataannya dia menikmati permainan elvin.
"brengsek!" ucap lirih eimila setelah selesai berciuman.
"dea!" elvin mulai kehilangan kesadarannya dan menidurkan eimila paksa.
"elvin apa yg kau lakukan! jangan ulangi lagi kali ini aku takut! takut tidak bisa melawan" panik eimila.
"aku akan membuatmu menjadi milikku!" elvin.
"kau gila! aku eimila bukan dea dasar bastrad!" eimila dengan meneteskan air mata dan memukul elvin.
Elvin terdiam sesaat namun dia berulah kembali dia memasukkan tangannya kebaju eimila dan mencium perut eimila.
"elvin kumohon sadarlah!" eimila yg mulai kewalahan karna baru pertama dia melihat sisi elvin yg mengerikan sebagai pemaksa.
Elvin tidak perduli dia sudah mabuk sepenuhnya tanpa mendengarkan teriakan eimila.
"elvin jangan lanjutkan kumohon hiks" eimila yg sudah takut karna dia tidak mampu melawan elvin.
elvin membuka kemejanya dan hendak membuka baju eimila namun eimila mendorong elvin. Eimila berlari hendak keluar dari hotel namun elvin mengejar eimila dan menggendong eimila memasuki kamar dea.
"elvin kau sangat menakutkan saat ini, aku memang tau kau brengsek tapi aku tidak tau kau semenakutkan ini!" eimila yg sembari menangis.
Sementara elvin sedang mencium leher eimila dan meninggalkan bekas di leher eimila.
__ADS_1
"jangan menangis!" ucap parau elvin.
eimila sangat takut sampai membuat dia lemas dan elvin membuka baju eimila.
"elvin hiks kumohon sadarlah!" eimila
namun tidak diduga elvin ditarik dan di tampar sangat keras sampai dia tersadar.
Elvin hendak membalas tamparan dari pelaku yg menamparnya namun terhenti.
"mau menampar! tamparlah! kau gila!" ucap orang itu dgn nada tinggi.
Elvin langsung menurunkan tangannya dan eimila langsung menangis kejer "dea! hiks" eimila yg gemetaran.
Dea memeluk eimila dan menyelimuti eimila. lalu menghampiri elvin yg masih berdiri.
"kau gila elvin! kau mau memperkosa kak eimila!" dea yg mulai marah.
dea menggoyang goyang tubuh elvin "kenapa! kenapa kau mau melakukan itu! berapa botol yg kau minum vin sampai kau mabuk parah!"dea.
"kau!" elvin.
"kau apa? apa kau sekarang sudah sadar atas perbuatanmu itu!"dea.
"YA AKU SUDAH SADAR! dan semua itu karna kau dea KARNA KAU!!" elvin dengan suara membentak sembari mengusap mukanya gusar.
"kenapa harus aku! kumohon keluarlah dari masa lalu!" dea sembari meneteskan air mata karna dia juga sama seperti elvin masih mengaharapkan denas walau dia membenci denas "kenapa kau hampir menodai sahabatmu sendiri kak eimila elvin! Jangan pernah kau lukai orang lain hanya karna masa lalu." tambah dea.
"aku tidak bisa!" ucap lirih elvin "apa lagi hari ini aku tau kalau kau sudah menikah kembali dengan denas dea,DENGAN DENASSS!" tambah elvin dengan suara tinggi.
Elvin menatap eimila yg menangis gemetar lalu menatap dea kembali.
Dea membalas tatapan elvin lalu berkata "kak eimila tutuplah mata kakak sebentar!" suruh dea.
eimila hanya mengeleng dan dea menatap nanar eimila.
Dea mendekati elvin dan mencium bibir elvin lembut. Elvin langsung memeluk dea dan membalas ciuman dea secepat mungkin menyalurkan hasrat yg selama ini iya pendam. Eimila yg melihat dea mencium elvin tangisnya terhenti dan menatap mereka berdua dengan terkejut dan gemetar.
Dea langsung mendorong elvin dan memberi jarak 1 meter jauhnya dan berkata "masa lalu tidak bisa dikembalikan, cintaku padamu dulu seperti ciuman tadi, namun masa ini seperti ini jauhnya, cintaku padamu berubah menjadi saudara tidak seperti dulu! jadi elvin kumohon keluarlah dari masa lalu!" dea.
seketika ruangan menjadi sunyi. Dea menenangkan eimila dahulu sampai eimila tertidur dan dea keluar mengambil minum untuk elvin yg sedang duduk merenung.
"dea,,maaf atas perlakuanku tadi!" elvin.
"tidak perlu minta maaf padaku yg terpenting adalah kau pada kak eimila. Kesalahan harus di perbaiki" dea.
Sementara di dalam kamar, eimila menangis "maaf dea aku membuatmu dalam masalah dan terima kasih karna memperjelas perasaanku, dan pemahamanku tentang perasaan elvin" gumam eimila dan dia tertidur.
dan keadaan elvin masih terdiam menatap dea.
"aku akan mencoba keluar dari masa lalu, tapi aku masih mencintaimu , kumohon menikahlah denganku aku tau aku salah dan tindakanku pada eimila sangat salah tpi tolong pertimbangkan lagi! dan tinggalkan dia dea!" elvin.
"untuk meninggalkan denas aku juga sudah memikirkannya elvin tapi kalau soal lamaranmu maaf jawabanku tetap sama aku tidak bisa" jelas dea.
"dea kumohon!" pinta elvin "lakukanlah denganku sebentar saja! jika kau nyaman maka kita lanjutkan!" bujuk elvin.
"kau masih mabuk belum seenuhnya sadar vin" dea yg melihat mata elvin sangat sayu bercampur gairah.
"aku sudah sadar sepenuhnya dea!"
Dea menatap elvin dan menggeleng sebagai jawaban paten.
Elvin lalu berkata dengan kecewa
"baiklah tapi aku akan tetap menanyakan ini beberapa minggu kedepan!" elvin
"elvin aku sudah memperjelasnya tolong menger.." ucapan dea terhenti karna elvin menarik dea kepangkuannya dan mencium dea.
"kumohon sebentar saja!" elvin.
dea menatap elvin dan langsung berdiri "tidak elvin!!" tolak dea.
namun elvin menarik dea sampai dea tidur disofa dan memaksa berciuman.
"tolong aku" tambah elvin dengan suara paraunya.
Ciuman elvin sangat lembut walau dia menahan tubuh dea kuat sangat lembut di banding tadi pas di kamar.Dea menarik nafas dan mengalungkan tangannya di punggung elvin lalu mengikuti ciuman elvin.
4 menit mereka melakukan ciuman,
muka mereka sangat merah.
Dea mendorong elvin dan berkata "sudah!".
"terima kasih dan maaf" elvin.
Dea membantu elvin yg sudah tergaut oleh gairahnya yg memuncak, milik elvin sudah tidak menegang karna ciuman tadi.
Dea menolak elvin namun saat elvin menarik dea dia merasakan sebuah benjolan, dea memutuskan mengikuti ciuman elvin karna takut dia berbuat macam macam kembali pada eimila kembali.
Jika memungkinkan dia akan membuat elvin tidak bergerak menggunakan akupuntur namun dia tetap menghargai elvin.
Pertama karna elvin dirinya mampu sesukses sekarang dan karna jika dia menitik aku puntur saat kejantanan elvin menegang setegang tegangnya dia akan menjadi impoten 4 tahun.
"sekarang pergilah kekamar hotelmu sendiri dan pikirkan kelakuan mu pada kak eimila elvin!" dea.
"mmm" singkat elvin lalu langsung pergi.
Dea menuju kamar mandi dan mencuci mukanya, lalu mendekati eimila yg tertidur dan merapikan rambut eimila dan berkata pelan "kak,, tunggulah sebentar lagi perasan kakak akan terbalas! dan aku akan pergi sebentar!".
Dea mencabut kunci kamarnya dan menaruh 1 di samping eimila dan satu ia bawa dan mengunci kamarnya.
dea mengunci eimila di dalam dan pergi setelah mengambil dompet dan pergi dari hotel untuk menusul edna dan dean.
Cafe
"bundaa kenapa lama sekali" edna.
"bunda habis menjinakkan singa!" jawab dea dengan expresi yg dibuat buat "maaf ya bunda kelamaan" dea.
"apa daddy denas!" dean.
"hey apa yang kamu maksud sayang, ini beneran singa yang akan di bawa ke kebun binatang tpi lepas dijalan!"dea.
dean hanya mengerutkan kening memikirkan jauh dekatnya kebun binatang dari jalan ke arah mall.
"apa benar itu!" kull.
"iya!" dea dengan senyuman.
"kau tidak papa kan?"ilan.
"iya kak, maaf membuat kalian menunggu lama dan merepotkan kalian" dea.
"tidak masalah" jawab kull sambil mengelus kepala dea.
ilan tersenyum ketir dan mengalihkan pandangan.
Dean yg melihat itu pun langsung berpura pura batuk.
"uhuk uhuk" dean.
"kakak" edna.
"deann" dea.
mereka memanggil bersamaan.
"kau kenapa? apa kau sakit ayo kita pulang ya, kita main sky-nya besok saja!" bujuk dea.
"tidak besok hari jum'at aku mau ke masjid di negeri ini! apa bunda lupa? aku menyukai apa!" denas.
"tidak! bunda tidak lupa sayang!" dea.
__ADS_1