Nafsu Atau Ego

Nafsu Atau Ego
Bab 04- Kenyataan Atau Mimpi


__ADS_3

Part sebelumnya


"no . . No.. Don't cry baby aku sudah ada disini aku elvin jadi jangan menangiss"..


"kumohon bawa aku pergi menemuinya  .. Kenapa kau membawaku pulang Kerumah hiks" Ucap dea.


"husttt... No baby" memeluk erat dea hingga akhirnya dea jatuh pingsan..


...


Sebelum kejadian           Tanggerang


Dea sangat bahagia karna akan memberi kabar bahagia di hari ulang tahun suaminya besok sebagai hadiahnya.


Dea sudah memberi tahu ibu-nya dan ibu mertuanya kalau dia tengah mengandung Sebelum kekota dia sudah periksa kedokter dan katanya dia sedang hamil 1 minggu .. Dea sengaja tidak memberi tahu suaminya dan sudah bekerja sama dengan keluarganya dan keluarga mertuanya.


Karna dea akan memberi kejutatan kepada suaminya di hari ulang tahunnya Ke 25  tgl 05 juni nanti, 3 hari lagi. Namun apa kata dea mendapat kabar bahwa cerita onlinenya ankan fi angkat jadi flm.


Jadi dea harus ke kota dan kebetulan suaminya juga harus kekota juga jadi mereka bersama sama kekota.


dea sangat pucat Namum dea harus menghadiri pertemuan  dengan produser yg mengangkat cerita online-nya untuk di buat flm.


"apa kau harus pergi?" ucap ibunya.


"iya bu.. Jangan khawatir lagi pula aku pergi dengan mas dika" senyum.


"iya tenang mah.. aku akan menjaga istriku ini" senyum.


"hah.. Baiklah" ucap ibu dea yg khawatir pada putrinya yg sedang mengandung.


"dika jangan biarkan istrimu sakit" ucap ibunya yg mengkhawatirkan mennatunya juga.


"tentu mah aku akan menjaga menantumu ini" ucapanya Tnpa tau keadaan istrinya yg sedang mengandung.


Membuat semua tersenyum. keluarga dea dan dika sedang berkumpul karna dika dan dea akan ke kota ..


akan berjalan 7 bulan pernikahan mereka.


Mereka di bilang pasutri yg hebat dan sangat harmonis.. .


Mereka sudah membeli mobil vw dan beberapa tanah di kampung. dipandangan tetangga mereka sudah seperti orang kota memiliki rumah,mobil, dan pasangan yg saling melengkapi..


Mereka berjalan ke kota dengan travel walau sudah punya mobil akan susah jika nanti harus di taruh di tempat kerja karna mereka terpisah bekerjanya . Tanggerang dan jakarta pusat.



memakan beberapa jam dan mereka sampai di tanggerang .. Rumah yg sedang di pegang dika.


Rumah yg sudah bagus tinggal menunggu sang pemilik pindah...


Ahh rumah itu sangat besar dan besar karna itu adalah mansions sebuah mansions.. Rumah gurita dan rumah gentabuana pun kalah..


mansions itu sudah ada cuman tinggal di remake ulang jadi hanya butuh 3 bulan dengan tenaga pekerja yg banyak. bukan membangun namun merenovasi beberapa kerusakan dan membuat seperti baru.


Dan dika diperintahkan untuk meninggali mansions itu sampai pemiliknya pulang dari korea.


Dia orang indonesia namun sedang dinas di korea.


Pengusaha CEO muda yg terkenal dan juga seumuran dika dan hebatnya tanggal lahir mereka sama dan lahir ditahun yg sama .


Mereka membersihkan diri dan istirahat.


Dika:"kau senang" tanya pada istrinya.


"mm tentu karna kau mengizinkanku untuk ke kota kembali" senyum " jangan cemburuu lagi kan aku sudah milik mas" ucap dea.


Dika memeluk istrinya dan mengangguk "tentu" dengan resah "karna kau milikku dan milikku".


Dea melepas pelukan itu dan memandang suaminya "apa mas ada masalah" tanya dea.


"ahh tidak ..." mencium istrinya.


Lalu menaruh istrinya agar tidur di tangannya sebagai bantal "kamu pucat bangat sayang".


"benarkah..apa aku harus periksa ke dokter??" ujar dea dgn mengelum senyum.


"tentulah kau akan ku bawa kedokter" ucapnya lalu menoel sang istri yg sdg senyum senyum "kenapa dengan adk kesayangan mass ini sakit malah senyum senyum" dika bertanya tanpa curiga.


"karna aku senang bersamamu" saut dea dan dalam hati "tunggu 2 hari lagi mas .. kau akan tau di perutku akan ada dika kecil entah itu cowo atau perempuan" dengan bahagia


Dan mereka tertidur.


.


.


esok paginya mereka bersiap siap.


Dika akan mengantar dea menandatangani kontrak dan beberapa tulisan yg akan di rubah.


dea tidak ketempat kerjanya dijakarta pusat karna seharusnya dia masih libur kalau tidak ada alasan ini juga dea tidak mau kejakarta.


mereka menuju gedung pertemuan mereka. Dan saat sampai tujuan dika dan dea melihat perempuan di jambrett...


degh dea merasa dejavu lalu berlari meninggalkan dika dan menendang penjambret itu.


"dea" teriak dika istrinya itu bertindak tanpa memikirkan dirinya Sendiri dan menyusul sang istri.


dea memukul penjambret itu sampai terjatuh.. "orang orang pada buta apa wanita teriak gak ada yg nolongin dan kalian menjijihkan masih kuat malah mencari pekerjaan haram" oceh dea dan beberapa orang yg gagal menolongvmerasa tertohok dan takjub wanita memakai tunik itu berantem dengan indahnya. Mreka tidak tau saja kalau wanita itu tengah mengandung.


Saat dea akan menghampiri wanita itu salah satu teman penjambret itu berlari dari arah berlawanan menodongkan pisau .


Dengan sigap dika menendang dan memukul tanpa ampun pada penjambret itu.. tangannya dan orang disekitar membawa 2 penjambret itu..


Dea tersenyum pada suaminya Yg kesal dan suaminya sangat gemas dengannya ditengah tepuk tangan disana..


Dea bisa bela diri karna seseorang melatihnya dan ditambah suaminya memperdalam gerakan istrinya.. Suaminya walau anak desa namun dia sangat pintar, dalm agama juga, dan dia pelatih silat &  twekondo di kampung..


Lalu menghampiri wanita itu.


"ini milikmu" ucap dea.


"ahh trima kasih banyakk" dengan senyuman manis.. Dia adalah wanita yg sangat cantik lalu memandang dika dengan berbinar binar namun dika mengalihkan pandangannya.


dea menyadari itu dan sedikit cemburu namun dia harus tetap tenang. Siapa yg mengira dika adalah suaminya..


Ah tepatnya mereka suami istri karna mereka sama sama menawan.


"anmie" ucap wanita yg di tolong dea dan mengulurkan tangan dea menerima jabatan tangannya dan "ah saya dea dan dia suami saya dika".


anmie matanya yg berbinar binar langsung redup senyumannya jadi canggung dan terlihat sedih.


situasi yg ramai mulai teratur dan tiba tiba ada orang yg bertepuk tangan.


dan "wah wah wahh anda hebat sekali" mengulurkan tangan kepada dea lelaki sekitar 40'an itu sangat takjub pada dea.

__ADS_1


Dika tatapannya sangat tajam tatapan menerkam. Dea hanya terkekeh dan menerima jabatan tangan itu. anmie wanita itu menatap tajam dea dan dika. pria 40'an itu pun tersenyum karna mendapati tatapan tajam dari lelaki di samping kliennya.


Dia adalah endli lee wang  produser yg sedang naik daun yg akan mengangkat cerita dea jadi flm.


"sepertinya terjadi salah paham" ucap endli produser itu.


"ahh tidak  dan terima kasih atas pujiannya pak" memberi salam pada klien nya itu.


Raut wajah dika langsung datar dan malu ternyata dia salah paham betulan.


"kalian sangat serasi apa ini suamimu.. Aku sudah melihat beberapa karyamu yg lain dan sangat keren. Dan ternyata wanita hebat yang akan bekerja sama denganku" puji dan tanya endli.


"bapak bisa saja saya yg harusnya berterima kasih karna mau bekerja sama dengan penulis amatiran seperti saya" ucap dea..


"mari kita bahas di rapat kita di dalam dengan pihak yg lainnya juga" ajak endli produser itu "ajak juga suamimu dek dea" senyum dan berjalan dulu.


dea tersenyum dan permisi kepada wanita itu. dika mengikuti istrinya mengabaikan anmie.. Dan anmie masuk kedalam mobil.


"dek mas di sini saja mas juga ada urusan di sebrang jalan sana dan telfon mas jika sudah selesai nanti mas jemput" Ucap dika.


"iya mas" senyum dan mencium tangan suaminya.


"jangan melakukan hal bodoh seperti tadi lagi jantung mas seakan mau copot" mencubit hidung istrinya.


"iya mas gak bakal lagi" mengulum senyum.


Lalu dea masuk dan melambai kepada dika. Dika tersenyum lebar dan mengingat pertemuan dengan istrinya itu. Juga sama seperti ini .


2 tahun lalu dika melihat seorang gadis berkelahi dengan 1 penjambret .. Dika hendak membantu namun penjambret itu sudah kalah dan membuat dia jatuh cinta Pandangan pertama padanya, namun saat itu dika memiliki kekasih tapi putus dihari dimana dia jatuh cinta pada istrinya itu, lalu berselang tak lama mencari tau siapa gadis itu dan ternyata adalah adik sepupu dari temannya imran sungguh tidak disangka.. Senyum  itu lalu luntur saat seseorang memegang tangannya.


"mass dikaa" senyum lebar darinya


dika langsung melepas tangannya dari orang itu dan berkata "anmie hentikan aku sudah mengatakan padamu kita tidak ada hubungan apa apa lagi!!".


Dika pergi meninggalkan anmie


Lalu anmie mencegah dika dan Mengajaknya duduk di kafe dekat gedung itu, dika akhirnya mengikuti ajakan anmie dan mereka duduk saling berhadapan. "berakhir kau yg mengakhiri tidak denganku" ucap anmie memecahkan keheningan diantara mereka.


"hh" senyum sinis dika Tak perduli.


"aku tak sebanding denganmu,aku tak pantas untukmu,, kau mengucapkan itu apa perlu aku panggil doraemon dari jepang agar kau bisa memakai mesin waktu untuk melihat hina-an yg kau beri, Bahkan kau juga menginjak ponsel Yg akan ku beri padamu dan tanganku, sudah lah anmie!!"..


Anmie hanya menunduk menyesali perbuatannya dia akan membuka mulut lalu terhenti di dahului dika.


"hentikan orang orangmu juga untuk memata mataiku 3 bulan ini, dan hentikan kekasihmu itu untuk mencari istriku,,, kalian pasangan yg hebat yg satu mencintai suami orang dan yg satu mencari istri orang" sindir dika.


"aku masih mencintaimu,,, 2 tahun aku mencarimu aku serius ... Dan kau menikah dengan anak kecil itu hahh apa seleramu turunn dik??..." Ucap anmie.


"seleraku malah NAIK tidak turun!"


dia sudah berdiri namun langkahnya terhenti saat anmie mengatakan..


"mansions???" ucapnya lalu meminum jus yg baru datang.


"apa yg kau katakan?" dika khawatir.


"mansions yg kau tinggali itu adalah milik elvin" senyum kemenangan di wajah anmie.


"shitt.. Apa yg kau katakan?" memegang erat gelas anmie.


"kurasa kau tak sebodoh itu. Ahh tidak mungkin kau jadi bodoh karna 7 tahun tinggal di pedesaan dan hidup sebagai rakyat jelata dengan ibumu dan ayah angkatmu itu?" memutar bola mata.


"DIAMM" bentak dika yg membuat semua orang terkejut dika tak perduli pandangan orang terhadapnya "katakan padaku !!!! apa kau merencanakan ini dengan elvin brengsek itu?".


"tidak,, kami malah sudah tidak ada hubungan selama 5 tahun ini," senyum.


sebelum pergi dika berkata pada anmie "apa karna kau mengetahui asal usulku sampai kau sekarang ingin kembali padaku? .. Cihh!! kau itu wanita bermartabat jangan rendahkan dirimu aku tetap orang kampung bukan kota!!" peringat keras dika, namun bukannya menjawab malah dia tertawa mengejek 'hahhaha kau juga bermartabat jadi ceraikan saja istrimu itu!!!" perintah anmie.


"dengan hak apa kau datang dan menyuruhku menceraikan istriku" Tanya dika.


anmie menyunggingkan senyum "hak sebagai mempelai wanitamu dan sebagai wanita yg kau sentuh".


"kau menjebakku dasar wanita licik dan sampai kapan pun aku tidak akan menikahimu" ucap dika lalu menyiram kan minuman yg dia pegangnya kepada anmie.


Anmie hanya tersenyum tawar melihat dika pergi dan mendengar perkataan dika,juga atas perlakuannya bahkan rambutnya sudah basah oleh orange jus pesanannya sendiri.


Lalu anmie meneteskan air mata.


Mengingat kenangannya dgn dika saat dia masih kuliah dia menyadari saat itu dia salah karna mengikuti teman temannya yg glamor tantang apapun.


Dia merasa malu sampai kehilangan orang yg dia cintai.


"dika aku salah namun cintaku itu tulus tidak salah.. Bgaimanapun aku akan mengembalikan posisimu yg seharusnya dan kau akan jatuh dipelukanku,dan kau tak pernah berubah sikapmu ini yg membuatku tidak bisa melupakanmu"..


.


.


Dika terlihat resah menunggu istrinya dan dia langsung berlari saat melihat dea keluar dari gedung dan memeluknya.


Sebelum kejadian.


"saya berterima kasih kepada bapak dan tim yang lainnya" ucap dea.


"saya lebih senang karna kau menerima tawaran kami dan setuju oleh beberapa perubahan cerita" senyum pak endli. " oh ia untuk sutradara dia sedang ada urusan di singapura dan dia berterima kasih juga atas kerja sama ini" tambah pak endli.


"benarkah masya alloh saya jadi tidak sabar ingin berterima kasih juga" ucap dea lalu kaget saat ada seseorang memeluk dari belakang.


"ahh" senyum dari pak endli "saya duluan takut mengganggu" senyum.


dea hanya tersenyum kikuk dan malu "tentu sampai jumpa nanti" senyum.


Pak endli tersenyum dan masuk Ke mobil dan didalam mobil  "kau lihat mereka", ucap pk endli kepada supir dan asisten pribadinya yg berada di mobil, mereka hanya tersenyum.


"mereka sangat manis dan kalian kalo cari istri harus yg siap di terkam dimanapun Dan juga kalian harus menjaga istri kalian" ucapnya sambel mengulum senyum.


sopir:" ah si bapa bisa aja" sambil senyum.


asisten pribadi hanya tertawa pelan. dan memperhatikan dika wajahnya terasa tak asing..Bila di ingat ingat sangat mirip dengan atasannya yg dulu.


"enoo" ucap pak endli.


"ah iya pak maafkan saya".


"kau kenapa?? bengong apa bapak membahas apa yg harus tidak bapak bahas" tanya kepada asistennya itu " apa kau kurang sehat?" tambah pak endli.


"mungkin dia sedang membayangkan yg harusnya tidak dibayangkan" ucap fikri sopir pribadi pak endli lalu mereka tertawa.


"bisa aja kamu fik" Pak endli mengulum senyum kembali.


"hehe bukan gitu pak ,bukan gitu fik, Tadi wajah pria yg dimaksud pak endli sangat fameliar" ucap Eno ragu.


"ah masaaa" Heran.


"iya setelah di ingat ingat persis dengan atasan saya yg sekarang pindah ke negeri barat"..

__ADS_1


"wahh benarkah? mungkin mukanya pasaran noo" ucap pk endli menahan taw.


"ah iyaa pak,, maaf bapak malah jadi menghibur saya dengan lawakan bapak" ujar Eno.


"kamu bisa aja.. Bapak gak mau hibur kamu kok" senyum.


"lihh si eno kebanyakan jomblo jadi kaya gitu pak baper Hehehe" sambung fikri.


plak


eno menjitak fikri yg sedang menyupir.


"hahhaha dasar kalian udah nikah aja deh" ucap pak endli Karna kelakuan para pekerjanya itu.


"lihhhh" eno dan fikri bergidik geli dan membuat pak endli tertawa .


.


.


 


Dan disisi lain.


"mas kau kenapa?" menyadari suaminya yg berlaku aneh.


"ayo pulang dek pulang ke kampung dan jangan ke kota .. Adek urusan di sini udah selesai kan?" ..


"udah mas...Tapi ada apa? tunggu dulu adk pengen ke pantai bareng mas tanggal 5 nanti" balasnya.


"JANGAN MEMBANTAH!!" tanpa sadar dika membentak dea Lalu langsung meminta maaf  "maaf dek" dika melepas genggaman tangannya.


dea hanya diam tak bicara apapun sementara dalam hatinya "kenapa dengan mas dika?? dia jadi kasar.. sikapnya dari mudik sangat opertektif bangat dibanding biasanya..hmm mungkin dia yg merasakan naik turunnya emosi karna aku sedang hamil...Tapi kenapa dari bulan-bulan lalu?" Dan tak berkomentar.


dika tidak mendapati jawaban lalu menggandeng istrinya lagi dan membawa pulang ke mansions.


Dika prov


.


apa aku gila kenapa aku membentak istriku.. ucap dika dalam hati dan menuntun sang istri masuk ke mansions buru buru.


Dea prov


.


Tanganku sangat sakit genggaman mas dika terlalu kuat, aku juga lapar. Namun aku juga kesal kenapa dia menarikku tanpa alasan.


"mas berhenti dan lepaskan tangan adek sakit" dea berusaha melepas namun tak di dengarkan dika  "MASSS!" bentak dea.


dika berhenti dan melepas tangan dea. Dea lalu mengguncang tubuh suaminya yg tiba-tiba diam.


"mas jelaskan apa adk salah? iya adk memang salah tapi jangan begini! apa soal tadi di depan gedung?".


Dika memeluk erat istrinya "maaf,, mas akhir-akhir ini seperti mengurungmu, maafin mas yg membentak adk tanpa ada alasan maafff,, itu semua karna  mas takuT.. Takut adek pergi ninggalin mas.".


"kenapa mas bicara seperti itu?" menepuk pundak suaminya "adek tak masalah dengan sikap mas, dan tolong jelaskan semua!".


dika memandang dea.


"adek cinta mas kan?, sayang mas? percaya sama mas?" ucap dika.


"tentu mas, adek menjawab ia atas semua pertanyaan mas. apa mas ragu kepada perasaanku??" ujar dea.


"tidak... mas hanya menyakinkan saja,, dengar dek kita harus pergi dari sini,, mas tidak mau kau bertemu si brengsek itu".


"siapa yg mas maksud? to the point langsung aja mas jangan buat adek bingung!!" tutut dea pada suaminya.


"mas tidak tau kalau ini mansions elvin dek" ucapnya serius.


"apa???" dea kaget "kenapa bisa?,," Lalu termenung.


"ada banyak penjelasannya dan sekarang bukan waktunya menjelaskan ayo kita harus pergi" ucap dika.


Dea mengangguk dan mengikuti langkah suaminya.


Selang beberapa menit


mereka akan pergi namun ada yg mencegah mereka, mereka berpakaian rapi ber jas dan kekar.


dan dika mengajak lari dea dengan cepat sampai mereka masuk kedalam ruangan kaca yg penuh bunga di belakang mansions itu. Dika lalu berkata pada istrinya.


"dek apapun yg terjadi mas cinta adek jadi jangan berfikir mas bermain-main dengan perasaan mas" Ucap dika.


"apa maksud mas?, sebenarnya apa yg terjadi??" tanya dea.


dika menatap istrinya "maaf" dea langsung melepas genggamannya pada dika.


"kenapa dengan raut wajah maS,, hhh apa kau sengaja membawaku ke sini? bagaimana bisa mas tidak tau kalau ini mansions elvin dan siapa mereka?" ucap dea yg was-was, bingung dan kecewa. "hahhaha apa mas menjualku pada elvin??" tawa dea yg menahan air mata.


Dika memeluk dea namun dea mendorong dika "jangan menyentuhkuuu!" ucap dea.


"tidak dek..Dengarkan mas dulu mas tidak tau mengawalinya dari mana untuk menjelaskannya ini semua jebakan, dan mas tidak menjual adk mas juga tidak tau kalau ini mansions milik pria brengsek itu" memegang tangan istrinya.


Dea meneteskan air mata dia bingung dan kecewa apa lagi orang-orang yg mencegah mereka keluar mansions mengingatkannya kepada masa-masa lalunya yg kelam.


dika memeluk istrinya yg tertegun.


"LEPASSS!!! , ,saat ini aku butuh penjelasan bukan TINDAKANNN!!" teriak  dea.


dika langsung mencium istrinya untuk membungkam teriakan istrinya. Dika memeluk erat dea. Dea menolak ciuman itu dia mencoba mendorong dika namun malah ciumannya semakin dalam dea meneteskan air mata dan menginjak kaki suaminya agar melepaskannya,, dea tidak bisa berfikir positif untuk saat ini ada banyak pertanyaan yg ada di kepalanya...


Sampai akhirnya dika melepas ciuman itu dan mereka mengatur nafas..


"brengsek!!.. kau brengsekkk Mass hiks ..." langsung jatuh duduk dan menangis..


"kau bisa mangatakan hal kasar sebanyak mungkin kepada mas agar kau tenang.. Nnti akan mas jelaskan semua." menenangkan istrinya Dengan pelukan ..


Dea memeluk erat suaminya  membalas pelukan suaminyaa sambil menangis "jelaskan padaku sekarang mas hiksss.."


Dika prov


bagaimana aku menjelaskannya? namun aku tidak bisa menyembunyikan semua ini terlalu lama.


Aku melihat sekitar dan mereka belum bisa menemukan ruangan ini mungkin aku harus menjelaskan sekarang..


"dekk..." aku mengguncang istriku yg masih memeluk erat aku " DEAAA... Dengarkan mas apa kau akan percaya ini" lalu aku membuka soflens mata dan melihatkan mataku yg berwarna biru dan hijau yg berpadu.


"tentu ,, jelaskan padaku" ucap istriku sambil menangis sambil melihat mataku.


aku paling benci dengan airmatanya aku tidak mau melukainya aku mencintainya namun tindakanku malah menyakitinya dan membawanya ke masalah yg rumit dan akan melukai perasaannya".


"pertama tama apa kau tau kalau mas punya ayah 2 dan tinggal di kampung umur 14 tahun". Jelasku Dia hanya mengangguk.


"apa kau tau siapa ayah kandungku yg asli" dia menggeleng karna memang dia tidak bertanya dan aku sadar dia mencintaiku setelah keluarga kami menetapkan hari pernikahan kami dan aku juga memutuskan untuk tidak membahasnya

__ADS_1


"diaa adalahhh......".


__ADS_2