Nafsu Atau Ego

Nafsu Atau Ego
Bab 03 - Shandow


__ADS_3

Dan tangan dika meraba paha istrinya sambil berciuman dan menarik selimut untuk menutupi mereka, lalu dea menarik selimut itu lebih keatas.. untuk lebih menutupi mereka.


setelah bercumbu sedikit lama dika tak tahan lagi dea juga mengharapkan lebih Dan mereka melakukanya kembali.


Dea merasa didalam rahimnya lebih hangat dari waktu yg awal apa ini lebih banyak dari kemarin atau karna dirinya menikmati tanpa menahan sakit..Iya sakit namun tak sesakit awal.


Dika mengecup istrinya dan mencium kening sang istri lagi


Dea hanya tersenyum.


"tidurlah mas kau pasti lelah" ucapnya dengan nafas mulai teratur.


"bukankah itu perkataan yg harusnya mas ucap, berapa ronde sudah kita lewati," senyum menggoda.


Dika mengusap bibir sang istri.


"manis kau sangat manis dek" senyum "bibirmu, cara bicaramu, semua yg ada pada dirimu" menatap sang istri.


"terima kasih atas rayuanmu" gurau jawab-nya dengan wajah malu


"aku beryntung memilikimu" ucap rika sambil memejamkan mata.


Dea memeluk suaminua dengan senyum sumringah


Lalu memegang wajah sang suami


"apa mas tertidur?" dea bertanya dan tidak dijawab lalu mengusap pipi sang suami "dasar genit kenapa kau semanja itu,dan cepat sekali tertidur" gumamnya lalu mengecup bibir suaminya.


Dika mendengar semua namun dia pura pura tertidur kecupan sang istri membuat candu pada dirinya. Lalu terbangun dan mendapati sang istri yg masih memeluknya lalu mencium kepala dea.


dea membalas mengacak acak rambut suaminya lalu beranjak akan pergi namun di tahan dika "jangan pergi!!.. Sebentar lagii" ucapnya lembut dan menarik istrinya hingga tertidur ditangannya.


"apa?" ucap sang istri dan mengelus elus dada bidang sang suami.


"apa aku hari ini terlalu manja? apa kau terbebani sayang?" ucap dika


senyum lalu mengecup sang suami "tidak,, aku malah suka,, dan melihat sisi lain darimu mas" sautnya.


"terima kasih untuk semua" lalu mencium sang istri lembut.


Setelah selesai dea bertanya "mas kenapa pria suka memainkan payudara wanita?" ucap dea yg membuat dika terkekeh.


"ahh itu gak tau? ingin aja? lagi nge-game di tawarin ini ya milih ini" tersenyum sambil membuat tanda di dada istrinya


Dea mengulum senyum "ohh begitu" sautnya dengan menahan geli.


"dek apa yg di rasakan saat di mainkan ***********''ucap dika.


"geli trs susah dijelaskan" menahan senyum.


"geli??" lalu dika tersenyum lebar manampakkan lesung pipi yg ia miliki.


dea prov.


kenapa manis sekali aku lemah dengan yg manis manis.. Aku bersyukur dia suamiku.


Menatap sang suami Dan entah dari mana muncul ke nakalan dea langsung mencumbu suaminya menciumi leher sang suami. menghiraukan suaminya menghentikan tawanya dia melupakan semua rasa sakitnya yg ia rasakan di bawah.


Dika prov.


"unghh"... Apa dia istriku apa dia balas dendam denganku kenapa tiba-tiba dia mencumbu leherku sampai aku kaget dan membuat ku menahan geli..


"Ahh".. Tanpa sadar aku mengucapkan kata itu "kau nakal ya" ucapku pada istriku itu lalu dia menghentikan aktivitasnya.


"abis mas imut" ucapnya membuat aku merasa gila. Aku tidak bisa menebak jalan pikir istriku ini.. aku manahan rasa geliku aku memang pria namun aku gelian sama denganistriiku yang lebih geli-an"


lalu kami membersihkan diri .


.


.


Selang beberapa waktu mereka sudah bersih bersih badan dan memulai aktifitas masing-masing .

__ADS_1


Dan tak lama kedua orang tuanya pulang tak lama setelah lik niti dan adik adiknya pulang.


.


Siang yg panas untuk mereka dan penuh cinta. untung saja mereka tidak tertidur karna semua pulang dari sawah dan mereka bersikap normal seperti biasanya..


.


.


mama dea pulang dan meletakkan bekal dari sawah .


"nenek sama kakek belum pulang mah?" ucap dika yg membantu ayah mertuanya meletakkan kayu bakar.


"belum dik" saut ibu mertuanya


"mah aku mandi dulu yaa" ucap ayah Dea.


"iya pa" lalu menikmati kopi yg putrinya buat "dimana naila de" tanya kepada anak pertamanya itu.


"main sama arief di bawah rumah lilik ma"saut dea dan ibunya hanya mengangguk .


Ayah dan ibu dea pecinta kopi bahkaN suaminya juga ia hanya dea yg tidak menyukai apapun kecuali jika benar benar dia ingin..


ibunya melirik dea yg menaruh kopi untuk ayahnya selesai mandi nanti lalu berkata "pipi mu merah kenapa?" khawatir.


"aa.. Benarkah" lalu duduk di samping ibunya yg menariknya dan menempelkan tangannya di kening putrinya "kau demam tubuhmu panas sekali" ..


Dika yg sedang minum tersedak.


"uhuk uhuk"..


"pelan pelan" seru ibu mertuanya khawatir..


"ahh kenapa aku tidak tau tadi baik baik saja dea mah" dalam hati "ah aku menyesal dia pasti kelelahan dan aku pelakunya" menatap sang istri penuh rasa bersalah namun dea hanya menahan tawa dia hanya bisa tersenyum.


"tak apa aku akan minum obat nanti" ucap dea dan kembali membereskan perkakas sehabis masak yg langsung dibantu dika sang suami seperti biasa.


"tidak biarkan aku saja" bantah dea.


Dika tak bisa berbuat apa apa jika dea sudah keras kepala.


Bukan hanya dea yg pintar memasak dika juga hebat dalam memasak jadi mereka memasak berdua . Ibu dea hanya tersenyum lepas dengan pasutri baru itu.


.


.


Kehidupan rumah tangga berjalan normal 1 bulan menikah mereka ke kota untuk merantau kembali.


sampai bulan puasa mereka mudik ke kampung dan usia pernikahan mereka sudah 6 bulan.


Dan mulai untuk memiliki keturunan


Itu kesepakatan mereka mereka sudah bahagia berdua dan harus dilengkapi..


Perbuatan baik jangan di lama lama'in.


7 bulan kemudian


Dea membuka mata lalu tiba tiba menangis dan keluar kamar.


"kenapa aku ada di rumah.


Seingatku aku di mansions elvin,,dimana elvin,, ahh tidak bukan elvin yg harus kucari tapi dimana lelaki brengsek itu.." dalam hatinya lalu "mama .."  dea memanggil ibunya pelan namun tak ada jawaban sekarang dea sedang di rumah.


lalu dea melihat kedingding terdapat foto pernikahannya dea menangis lalu mengambil foto pernikahan itu dan..


pranggg.


Suara kaca yg pecah ah tidak itu adalah foto pernikahan dea dan dika.


"BIADAB DASAR BAJINGANNNN... Hiks hiks aku membencimu dasar pria bajingannn huu huu. Uuu"  suara dea Pelan yg diiringi dgn tangis.

__ADS_1


"hentikan dea hentikan jangan melukai dirimuu,, dan jangan terus menangis kasihan bayi dalam kandunganmu"


Ucap seseorang yg mencegah dea Itu adalah ibunya Yg berlari menghampiri anaknya.


"huu..Uu kenapa mas dika tega melakukan itu mama..."memeluk erat ibunya "Apa salahku hiks apa?, mama gak boleh ikut menangis." dea mencoba menghapus air matanya karna melihat ibunya ikut menangis namun mengalir terus.


"dea" ucap lirih secara bersamaan dari bibi,kakek nenek,dan ayahnya..


"pergii!!" ucap dea "tinggalkan aku sendiri" dengan mata berkaca-kaca.


"PERGIIIII!!!" bentak dea yg membuat semua orang pergi mundur dea harus dikenal dengan sikap dan sifat periang gak boleh ada orang yg tau kesedihan dea gak boleh iti prinsipnya.


Saat semua pergi datang ibu dan ayah mertua dea.


"deaa maafkan mama yg tak bisa mendidik dika.. Ah tidak jangan maafkan kami.." ibu mertuanya yg menghampiri dea yg juga berada disitu.


"hhh tak apa,,, aku butuh waktu sendiri mah" ucapnya pada mama mertuanya lalu menatap mamanya penuh air mata . "pergilah mah,,PERGIIII!!! . Maaf semuanyaa kumohon"...


Ibu dea mengajak besannya pergi menjauh agar memberi waktu anaknya untuk menerima semua . Dea tak perduli dengan semua dan membersihkan pecahan kaca itu tangannya terkena pecahan kaca dia tak perduli dia hendak membuang fotonya dengan suaminya .


Orang di sekitar hanya melihat dea dengan berlinang air mata karna takut dea akan seperti dulu,.


"maaff" ucap lirih mama dea Lalu di peluk suaminya "semua bukan salahmu ini salah kita" mengingat dea yg depresi akibat pertengkaran rumah tangga mereka waktu kecil .


Ibu mertuanya juga merasa sangat bersalah karna kelakuan bejad anaknya yg melukai menantu kesayangangannya itu..Kakek nenek dea juga terpukul atas perlakuan dika yg tega selingkuh dan menuduh dea selingkuh.


Dan lilik dea tak sanggup melihat keponakannya seperti itu.


.


Dea tak perduli darah yg mengalir dari tanggannya . Pobhianya terhadap darah dia tak perduli karna dikuasai marah.


"mba deaaa" ucap arief dan nayla bocah berumur 6 thun itu bersamaan dan menghampiri kakanya.


Dea menoleh kebelakang dan melempar foto itu dia harus tegar ada anak anak kecil lalu dea terjatuh dari berdirinya dan menangis Memeluk arief dan nayla yg langsung memeluk dea..


Arief dan nayla ikut menangis karna kakaknya menangis tangan nayla dan arief mengusap pipi dea satu satu.


Dan berkata.


arief :"jangan menangis mba ada arief".


nayla"ia jangan menangis nayla takut mba sakit"..


Dea:"tentu" dengan senyuman namun air matanya mengalir deras.


Dea menunduk dipelukan kedua adiknya dan dia melihat sepasang kaki seseorang ..Dea mendongak dan tak sanggup menahan airmata nya..


nayla dan arief melepas pelukannya dan berjalan mundur karna orang itu mendekati dea.


"kenapa kau menangis" ujar seseorang itu.


dea diam dan menatap keluarganya lalu seketika air matanya dan isak tangisnya tak mampu di tahan lagi.


keluarganya hendak menghampiri dea namun "kumohon jangan melihatku yg seperti ini. aku sangat membenci ini" ucapnya lirih dan membuat ayah ibunya terdiam akan prinsip anaknya itu.


"... Huu.. uu  ..Hikss.. kenapa ini terjadi padaku.. Apa salahkuuu..." menangis menunduk.


Llu elvin memandang keluarga dea dan  mereka mengangguk. Elvin minta izin untuk menenangkan dea, Dan keluarga dea berharap dea bisa tenang jika keluarganya yg mendekatinya dia akan semakin terluka karna dea adalah orang yg tk ingin menyusahkan keluarganya maupun siapapun..


Dan memeluk deaa "jangan menangiss"


"hikss,,, pria brengsekkk .. Kenapa.. Elvinn .. Kenapa mas dikaaa memperkakukanku seperti ini... Hiks".


memukul pelan dada elvin.


keluarga dea dan mertuanya sudah di beri tau alasannya oleh elvin Namun dengan alasan palsu jadi mereka hanya terdiam dn air mata yg mengalir apa lagi ayah ibu dika yg merasa sangat malu dan benci pada putranya.


"no . . No.. Don't cry baby aku sudah ada disini aku elvin jadi jangan menangiss"..


"kumohon bawa aku pergi menemuinya  .. Kenapa kau membawaku pulang Kerumah hiks" Ucap dea.


"husttt... No baby" memeluk erat dea hingga akhirnya dea jatuh pingsan..

__ADS_1


__ADS_2