New Mother

New Mother
15


__ADS_3

part:15


*Happy reading*


...****************...


...****************...


...****************...


Mereka semua syok melihat video tersebut dan Larissa mulai mengerti kenapa Caesar membenci nya, kenapa alurnya jadi begini, perasaan ini tak ada didalam novel dan pastinya yang sekarang ada di pikiran mLarissa adalah cerita yang tak berjalan sesuai alur.


Tiba-tiba kepalanya menjadi sangat pusing karena benturan di kepalanya.


Bruk


Sontak semuanya mengalihkan pandangannya pada sebuah suara orang yang terjatuh karena tempat. yang hening sehingga mereka mendengarnya dan mereka terkejut melihat Larissa yang sudah pingsan dengan lantai yang terdapat banyak darah.


Caesar langsung berlari ke Larissa dan menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit tetapi Fabiola tiba-tiba datang merebut lafiza dari gendongannya.


"GAK USAH LO SENTUH ADEK GUE!"bentak fabiola pergi ke rumah sakit sambil menggendong Larissa ala bridal style dan ternyata wanita itu sangat kuat karena dia terlihat sangat enteng saat menggendong Larissa.


Sebenarnya yang memutar video itu adalah fabiola, dia hanya berpura-pura ke toilet hanya untuk mempersiapkan video itu untuk di putar.


Dulu dia ingin memutar video tersebut saat pernikahan Ulani dengan Erlangga karena setiap tahunnya ada acara reuni sekolah Larissa gak mau datang tapi sekarang untung saja Larissa datang sehingga dia lebih membongkar semuanya.


Sementara Caesar syok mendengar ucapan Fabiola dan dia memukul kepalanya sendiri merutuki dirinya yang sangat dan lebih mempercayai orang lain Dari pada adiknya sendiri dan yah memang benar kalo penyesalan selalu datang di akhir.


Galang dan Elwin selalu memperingatkan nya untuk tidak membenci Larissa tetapi dia sama sekali nggk pernah mendengar ucapan kedua sahabatnya.


Caesar meninju dinding Hingga tangannya berdarah dan langsung pergi dari situ untuk menyusul Larissa, masa bodo nanti dia tak di perbolehkan masuk yang penting dia harus melihat keadaan adiknya.


...----------------...


Larissa menatap hamparan bunga yang bermekaran, sangat indah. sehingga dia tetap ingin di sini, dia menatap banyaknya bunga yang bermacam-macam dan itu sangat indah.


Dia duduk di rumput sambil menyandarkan kepalanya di batang pohon mengupil karena dia merasakan kalo hidungnya gatel dan sepertinya hidungnya minta di korek sama lentiknya.


Larissa mengusap hidungnya yang terasa gatal dan Cairan di dalam hidungnya seperti akan keluar.


Shurtt


Larissa tersenyum saat ingusnya kembali ke sarangnya, bukannya dia tak mau membuang ingusnya tetapi masalahnya tempat ini sangat bagus dan bersih yang ada nanti ingusnya kesenengan karena dia membuangnya di tempat bagus.


"Nih gue lagi di mana lagi ah, masa gue di surga"gumam nya melihat ke atas dan dia bisa melihat buah apel yang sangat lebat dan itu membuat nya senang bukan main karena kebetulan dia laper.


Tanpa pikir panjang Larissa langsung memanjat pohon tersebut dan memetik satu karena buah apel sangat besar, bahkan Larissa memegangnya menggunakan kedua kemudian turun.


"Bisa satu jam ini mah"ucapnya dan langsung memakan buah apel tersebut dan Larissa syok merasakan rasanya yang sangat lezat.



"ASTAGA KENAPA BUAHNYA DI MAKAN WOII!"seru seorang gadis yang sangat mirip dengan Larissa dan dia menggunakan pakaian seperti penyihir.



"Lah, Lo kenapa mirip sama gue woi!"ucap lafiza menatap lamat gadis di depannya yang sangat cantik walaupun warna lipstik nya hitam.



"Jangan-jangan Lo Larissa asli lagi?"tanya nya memicingkan matanya dan gadis itu menganggukkan kepalanya menggelengkan kepalanya.


__ADS_1


"Heh, Lo ngapain sih ngangguk-ngangguk terus geleng-geleng, gue gak bisa bahasa isyarat"ucap Larissa.



"Maksud gue itu, nama gue Larissa tapi juga Larissa yang Lo maksud "ucap gadis itu yang membuat Larissa tambah bingung.



"Sebenarnya tubuh yang Lo tempati sekarang adalah tubuh asli Lo"ucap penyihir itu yang membuat Larissa bingung.



"Jadi ceritanya tuh dulu saat Lo masih bayi gue gak sengaja seret jiwa Lo ke tubuh bayi yang bernama helena dan saat itu jiwa Lo gak bisa di pindahin lagi ketubuh asli Lo dan jiwa halona yang asli gue pindahin ke tubuh Lo biar kalian gak mati, tapi sekarang kalian berdua sudah kembali ke tubuh masing-masing"ucap penyihir yang membuat Larissa mengerti, dia senang dan juga sedih karena tak bisa melihat keluarganya saat di dunia nyata dan sekarang dia adalah tokoh fiksi dong"



"asli tapi berada di dimensi lain"ucap penyihir saat membaca pikiran Larissa



"Terus sekarang gue di mana?"



"Ini bukan dunia novel! Ini dunia Larissa dan Larissa menganggukkan kepalanya mengerti dan bersyukur karena ini bukan dunia novel yang di mana mereka semua adalah tokoh fiksi.


.


"Di ruang dimensi gue" jawab penyihir



"Oh, gue mau kembali dong, males gue di sini lama-lama"ucap Larissa karena dia merindukan kasur kesayangannya padahal tadi dia berniat mau berada di sini saja.



...----------------...


.


"BIARIN GUE MASUK ANJING!"bentak Caesar kepada Fabiola menahannya agar bisa ke Larissa.



"BAJINGAN LO! ADEK GUE LAGI KRITIS DAN ITU SEMUA GARA-GARA LO, KALO AJA LO


DAN JERRY GAK DORONG LAFIZA PASTI SEKARANG KEADAAN NYA BAIK-BAIK AJA"bentak fabiola, mendengar ucapan dokter mengenai keadaan adiknya membuat Fabiola sangat khawatir dan cemas bahkan dia hampir mau membunuh Caesar dan juga Jerry Karen mereka berdua yang bikin kondisi adiknya begini.


Larissa harus segera mendapatkan donor darah yang lumayan susah di cari apalagi Fabiola maupun Caesar golongan darah mereka tak sama seperti Larissa dan hanya papinya saja yang sama dengan golongan darah Larissa.


...----------------...


Sedangkan di salah satu ruang inap terlihat seorang pria dengan keadaan nya yang mulai membaik dan lebam-lebam di wajahnya mulai memudar.


Setelah dua hari di rawat di rumah sakit Jerry merasa badannya sudah pulih dan sekarang waktunya melirik sahabatnya duduk di sofa yang berada. di tempatnya di rawat kemudian berdehem pelan.


"Apa?"tanya Agil-sahabatnya.



"Gak ada"jawabnya, sejak kejadian itu terlihat dingin padanya walaupun selalu menjaganya di rumah sakit tetapi Agil sangat jarang mengajaknya ngomong.


__ADS_1


"Lo kenapa cuekin gue terus?"tanya Jerry yang ingin mendapatkan penjelasan karena tak suka di diami begini sama sahabatnya.


Agil menghela nafasnya dan berjalan menuju Jerry.


"Dari dulu gue selalu peringatin Lo buat gak benci atau selalu julid sama Larissa tapi Lo gak pernah dengerin omongan gue, Lo tau gak gara-gara Lo dorong Larissa, dia sampe masuk rumah sakit dan koma"ucap Agil.


Deg


Jerry terkejut mendengar itu, dia tak menyangka kalo kejadiannya akan separah ini.


"Y-a itu salah dia sendiri kenapa mukul gua" jawab Jerry yang membuat Agil kesal karena jerry selalu mengutamakan gengsinya.


Sebenarnya Larissa dan Jerry adalah mantan kekasih dan saat itu Larissa tiba-tiba memutuskan hubungan nya dengan Jerry masih sangat mencintai Larissa apalagi Larissa adalah cinta pertamanya.


"Lo mau tau kenapa Larissa tiba-tiba putusin Lo?"tanya Agil dan Jerry menganggukkan kepalanya.



"Itu karena kedua orang tua Lo yang selalu ngancem Larissa dan ngelarang dia buat pacaran sama Lo"ucap Agil sambil mengupas buah apel.



"Dari mana Lo tau?"tanya Jerry terkejut mendengar itu sekaligus tak percaya karna dulu kedua orang tuanya terlihat sangat menyukai Larissa dan memanjakan Larissa lebih dari dirinya sendiri saat dia membawa Larissa ke rumah nya untuk bertemu kedua orang tuanya.



"Gue gak sengaja denger kedua orang tua Lo Larissa pas gue sendirian di rumah lo dan dia cuma berpura-pura saja menyukai Larissa"ucapnya memutar rekaman yang dia ambil beberapa tahun yang lalu dan itu membuat Jerry syok.



"Kenapa Lo gak beritahu gue dari dulu?"tanya Jerry menatap Agil tajam.



"Sengaja, supaya Lo gunain otak pinter Lo tapi ternyata selama ini Lo bodoh"ucap Agil yang membuat Jerry kesal.



"Otak kedua orang tua Lo juga udah di cuci sama Soya" lanjut Agil.



"Kenapa Lo jadi nyalahin Soya? Apa hubungannya sama día?"tanya Jerry menatap tajam Agil.



"Soya benci Larissa dan apapun yang berhubungan sama Larissa akan dia rebut" ucap Agil membuka aplikasi video di ponselnya.



"Awas aja Lo sampe nyesel setelah melihat video ini"ucap Agil dan memutar video yang di putarkan saat acara reuni dua hari lalu yang membuat Jerry syok melihat video itu.


Deg


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Voment!

__ADS_1


See youuu


__ADS_2