Nikah Diam-Diam

Nikah Diam-Diam
Bersyukur


__ADS_3

Setelah Mita yang meminta izin kepada ibunya. Kini giliran Reza yang meminta izin kepada orang tua nya. Reza sengaja membawa Mita kerumah nya agar papa dan mama nya melihat calon menantu nya. Mita yang awal nya menolak pun akhirnya termakan oleh bujuk rayunya Reza . Kini mereka masih di dalam mobil menuju rumah Reza.


" gue takut za ". ucap Mita memucat .


" takut kenapa sih? ". jawab Reza .


" mama sama papa mu ". Mita mulai cemas .


" mereka baik kok ". jawab Reza santai


" Tapi za, gue takut, entar kaya di FTV lagi, gue di hina, di maki, iiih ogah ah ". ucap Mita khawatir.


" hahaha kamu tu kebanyakan nonton sinetron ". ucap Reza tertawa geli mendengar omongan Mita .


" eh lo ******* banget, gue serius ni ". maki Mita


" ya aku juga serius sayang ". jawab Reza manis, membuat Mita malu .


" turunin gue, gue mau pulang, daripada gue di usir mending gue pulang duluan ". ucap Mita marah.


" orang tua aku gak kaya di senetron ta, mereka baik kok ". jawab Reza menenangkan Mita


" itu kan menurut Lo, Lo kan anaknya ya pasti lah sayang sama orang tua Lo, mana mungkin ngejelekin orang tua sendiri ". jawab Mita sinis, kini Mita semakin merasa cemas .


" ah sudah lah jangan dipikirkan ". ucap tenang Reza .


Di sepanjang jalan setelah kecemasan Mita hanya diam. Tak ada kata-kata yang terucap lagi dari kedua nya. mereka fokus menghadap jalan. Mita hanya memandangi setiap pemandangan dari jendela. Kini tampak Mita mulai membaik.


Dan akhirnya setelah menempuh waktu setengah jam mereka pun sampai dirumah Reza . Reza memarkirkan mobil nya di halaman rumah. Mereka turun dari mobil, Mita sangat kaget melihat rumah Reza yang begitu besar, begitu mewah. Pikiran Mita semakin kalang kabut melihat sekeliling rumah Reza yang begitu indah. Dia berfikir tak akan mudah orang tua Reza untuk menerimanya. Saking gugup nya Mita ia membalikkan badan ingin pulang, tapi Reza menariknya.


" Mau kemana sih? ". tanya Reza menarik tangan Mita yang ingin pulang.


" gue mau pulang, gue gak mau ketemu sama orang tua Lo ". jawab Mita cemas dan gugup. Entah apa yang sedang dirasakan mita tapi kali ini ia benar-benar takut. ' Belom juga gue masuk udah segugup ini ". batin Mita .


" ayolah sayang, gak bakalan kenapa-kenapa kok. Papa dan mama baik kok. Kamu tenang yaa ". ucap Reza menenangkan Mita sambil memeluk nya. Mita yang merasakan kaget dengan tingkah Reza yang tiba-tiba memeluknya.

__ADS_1


" eh lo tu apa-apaan sih, jangan suka cari kesempatan dalam kesempitan ". ucap Mita marah. Sebenarnya Mita merasa nyaman, tapi saking gugup nya Mita langsung melepaskan pelukan Reza.


" ya udah sorry, aku refleks tadi ". maaf Reza . " yaudah masuk yuk ". tawar Reza sambil menggandeng tangan Mita masuk .


Mita yang menepis tangan Reza pun mengikuti Reza masuk ke dalam rumah. Reza sudah merencanakan pertemuan ini dengan orang tua nya. Orang tua Reza pun sudah menunggu kedatangan Reza di ruang tamu.


" hai pa ma ". ucap Reza sambil duduk di kursi .


" hai Om Tante ". ucap Mita sambil menyalami orang tua Reza . Orang tua Reza pun membalas dengan senang hati.


" ini Mita pa ma calon menantu papa mama ". ucap Reza santai memperkenalkan Mita .


" oh ini yang nama nya Mita. siapa nama panjang mu nak ". tanya mama Reza ramah


" Mita Kusuma Dewi Tante ". ucap Mita senyum


" cantik kaya orang nya. Pintar kamu za pilih calon menantu untuk papa sama Mama . sambung papa Reza bahagia.


" iya lah Reza kan anak papa, papa aja pintar milih istri yang secantik mama ". jawab Reza sombong


" kamu juga anak mama, masa papa doang yang disebut ". kesel mama


" kok kamu melamun sih sayang ". ucap Reza kepada Mita


" eh maaf om Tante ". jawab Mita tersadar dari lamunan nya.


" jangan panggil om Tante dong, panggil aja papa mama. Kan bentar lagi juga jadi menantu ". ucap mama Reza meminta


" iya nak, panggil papa sama Mama aja ". sambung papa reza.


" iya om eh iya papa mama ". jawab Mita menerima permintaan orang tua reza.


Reza hanya tersenyum mendengar percakapan mereka. Seperti nya papa dan mama nya sangat senang dengan Mita .


" oh iya saking seneng nya papa sama Mama sampai lupa tu sebut nama ". sindir Reza .

__ADS_1


" oh iya hehehe, sorry ya nak, nama papa itu Budi Setiawan sebagai CEO di perusahaan properti dan ini mama kamu Nina setiawan sebagai asisten papa di kantor. Sebenarnya papa gak mau mama jadi asisten papa tapi saking takut nya papa pilih asisten yang sexy jadi mama mu maksa gitu mau kerja di kantor papa ". jelas papa menggoda mama


" enak aja papa tu ya, yang gak mau jauh dari mama makanya papa suruh mama kerja di kantor ". sambung mama yang tidak ingin kalah menggoda papa


Mita dan Reza hanya tertawa melihat kelakuan kedua orang tua nya itu. Keluarga yang humoris ini memang selalu bertingkah konyol. Mereka seperti sepasang kekasih yang sedang mabuk asmara .


" oh iya papa lupa, papa udah beliin kalian rumah, jadi selepas kalian menikah kalian bisa langsung pindah kerumah baru kalian ". ucap papa


" apa gak berlebihan pa, untuk itu ?. Reza bisa kok tinggal disini ". tanya reza. Reza merasa itu berlebihan karena ia bisa saja tinggal dirumah nya .Ya karena Reza anak tunggal jadi rumah sebesar ini pasti tidak ada yang menempati jika Reza pindah.


" tidak sayang, emang sampai kapan kamu akan tinggal disini?. kamu perlu waktu berdua bersama istri mu. Itu lebih baik kalian juga bisa mandiri setelah tinggal berdua ". jawab mama meyakinkan Reza dan Mita .


" kalau kamu gimana mita, setuju gak? ". tanya papa kepada Mita .


" aku terserah Reza aja pa, aku hanya bisa mengikuti kemana pun suami pergi ". jawab Mita


" yaudah kalo gitu kalian pindah setelah menikah, lagian Mita juga setuju dengan pendapat papa sama Mama ". ucap papa


" yaudah kalo gitu ". jawab Reza setuju akan permintaan orang tua nya.


" kalian juga bisa fokus bikin cucu untuk mama sama papa ". sambung mama menggoda


Mita hanya tersenyum malu mendengar ucapan dari calon mertua nya itu. Seperti nya mereka menerima Mita sebagai menantu nya.


" kalau soal cucu mama sama papa jangan khawatir, entar Reza bikinin yang banyak hahaha, iya gak sayang? ". jawab Reza menggoda Mita .


Mita pun mencubit kesal reza yang selalu menggoda nya sambi tersenyum . Mama dan papa yang melihat kelakuan anak-anak nya hanya tersenyum bahagia.


" kita urus pernikahan nya Minggu depan ya, lebih cepat lebih baik ". sambung papa


" iya pa ". Sambung mama setuju


" terserah mama sama papa aja ". jawab Reza . Mita pun mengangguk setuju


kini orang tua Reza sangat bahagia. Memang sebetul nya orang tua Reza menginginkan Reza menikah muda dengan alasan mereka ingin seorang cucu yang akan meramaikan suasan rumahnya. Ya walaupun orang tua mereka tau Reza masih kuliah. Tapi menurut mereka tidak masalah kuliah sambil berumah tangga .

__ADS_1


Mereka tidak perduli bagaimana keadaan Mita. Reza sudah menjelaskan semua nya kepada mereka . Mereka tidak mempersalahkan soal itu. Yang terpenting anak-anak nya bisa bahagia.


Dan Mita pun bersyukur keluarga Reza dapat menerima nya dengan baik. Dia berharap keluarga Reza selalu menerima kekurangan nya.


__ADS_2