
Setelah mereka selesai dari kantin mereka kembali ke kelas untuk melanjutkan mata kuliah selanjutnya.
Di dalam kelas
Wajah maya masih tampak kesal dan cemberut dengan mengingat penglihatan nya di kantin tadi. Sama hal nya dengan Mita masih nampak diam saja melamun entah apa yang dipikirkan nya.
" Woii, Lo kenapa mit ". teriak Maya melihat Mita melamun . Namun tidak ada Jawaban dari Mita
" Mit, Lo kesambet apa melamun gini ". Tanya lagi Maya
" Eh sial ni bocah ". teriak maya sambil menepuk pundak Mita
" aww, sakit tau ". teriak Mita kesakitan mengelus pundak nya
" Lo tu ih kenapaa sih? ". Tanya Maya bingung
" Gue biasa aja, Lo tu yang kenapa teriak teriak gak jelas ". Ucap Mita kesal
" Lo nya yang budek gue panggil Lo gak denger, yaa gue teriak lah ". balas Maya kesal dengan Mita
" Bising gue dengar nya ". balas mita
" Eeh Lo ngelamunin apa sih? ". tanya Maya serius
" Emm gak, gue gak kenapa-kenapa ". jawab Mita mengelak. Padahal dia juga bingung dengan isi otak nya yang memikirkan Reza dengan Alena .
" Gue kenapa sih mikirin Reza sama Alena. Ini isi otak gue udah gak bener nih ". batin Mita . " Issss ". sambung Mita mengusap kepala nya
" Iih aneh temen gue, kok Lo jadi buyar gini sih? kaya beban hidup berat banget ". celoteh Mita
__ADS_1
" Lama lama mulot Lo tu gue sobek juga, Ngoceh Mulu ". jawab Mita
" yeeeh... marah, bener bener gak beres ni temen gue ". celoteh lagi Maya
" Lo bise diem gak sih, sakit kuping gue ". ucap Mita semakin kesal .
" iihh jadi sensi gini Hahaha ". ucap Maya tertawa .
Setelah mata kuliah selesai mereka melanjutkan rencana mereka untuk nonton .
" Jam berapa may ". tanya mita
" Jam 3 kurang ni, jadikan nonton nya ? ". ucap Maya
" Jadi dong ". jawab Mita sambil senyum sumringah .
Mereka pun pergi dengan membawa kendaraan masing masing.
" Jadwal nya berapa mit ". tanya Maya
" 16.15 ". jawab Mita singkat .
" Yaudah buruan, entar keburu mulai film nya ". ucap Maya sambil melihat jam branded di lengan tangan nya.
" Duh tu cowok ganteng banget ". ucap Maya tiba tiba melihat cowok dihadapan nya.
" Ihh ganjen amat sih, inget udah ada ridho ". Ucap Mita memperingati
" Untuk hari ini lupain Ridho. Bener bener cuci mata nih gue ". ucap Maya
__ADS_1
" Udah deh jangan lebay gitu, tuh cowok biasa aja ". Sambung Mita
" Gue gak heran sama Mata Lo, emang suka Rabun kalo liat cowok. Orang dia seganteng itu ". ucap Maya kagum . Memang benar adanya cowok itu emang sangat tampan.
" Sial Lo, udahlah buruan. Film nya udah mau mulai ". Ucap Mita sambil menarik tangan Maya
" Eeh mit liat tu yang Dateng siapa nya ? ". Tanya Maya ketika melihat seorang cewek menghampiri cowok ganteng tadi
" Mana gue tau, gue bukan istrinya ". ucap Mita ketus
" Yeeh... mesra lagi, ganjen apa tu cewek ". mengumpat maya
" Dia pacar nya, wajar lah mereka mesra begitu. lagian apa urusan dengan Lo sih. Yah biarin mereka ". sambung Mita
" Hahaha iya juga ya. iih ngapain juga gue kesel ". ucap Maya merasa geli dengan sikap nya
" iihh ayok buruan ". ajak Mita menarik tangan Maya . mereka pun sudah mengantri pembelian tiket bisokop. mereka akan menonton film yang bernuansa romantis.
" Silahkan, Mau film apa mbak ? ". tanya penjaga kasir
" Kami mau nonton film ini mbak ". jawab Maya sambil menunjuk poster film
" Maaf mbak untuk penayangan film ini kami undur 15 menit, Apa mbak nya masih berminat? ". tanya kasir
Maya dan Mita saling memandang ". Gimana ? ". tanya Maya kepada Mita
" Kita sampai malem ni mit ". Sambung Maya
" Yaudah gak apa-apa ". jawab Mita dengan ragu . Sebenarnya ia khawatir jika pulang terlalu malam, karena Reza pasti akan marah. Tapi ini juga dia bersama Maya, cuma nonton gak macem macem.
__ADS_1
Mereka pun telah selesai dengan pembelian tiket nya . Mereka masih menunggu penayangan film di luar bioskop, karena terjadi pengunduran penayangan.
mereka pun menunggu .