
Waktu menunjukkan pukul 6 pagi. Mita pun terbangun dari tidur nya sambil menggeliat kan tubuhnya. tanpa sadar suaminya sudah tidak ada di kamar.
" Hoaamm ". Menggeliat Mita sambil melihat tempat tidur nya.
" Yaah kemana nih laki pagi pagi udah gak ada ". tanya Mita heran
" Mungkin lagi dibawah ". tebak Mita
Mita pun bergegas ke kamar mandi dan akan segera menyiapkan sarapan. Setelah beberapa saat Mita sedang menyiapkan sarapan terdengar suara langkah kaki dari luar menuju dapur.
Reza pun langsung menuju meja makan mengambil segelas air putih. Tampak kelelahan setelah selesai melakukan joging.
" Nih sarapan nya ". ucap Mita menghampiri Reza yang sedang menunggu di meja makan.
" Kok tumben lari pagi ? ". sambung Mita bertanya, karena selama menikah bersama Reza, Mita pun belum pernah melihat Reza lari pagi. Tak ada jawaban dari Reza dia hanya tersenyum sembari menikmati sarapannya.
" Wah masih marah nih kaya nya laki ". membatin Mita
" Masih marah za ? kaya anak kecil tauk ". ucap Mita melihat Reza yang tampak tak memperdulikan nya.
" Za ". panggil Mita masih tak ada jawaban dari Reza
" Udah deh za, Lo kenapa sih jadi kaya anak kecil gini. Masalah nya juga udah lama, masih aja gak kelar kelar acara cemburu nya ". ucap Mita tak tenang melihat sikap Reza. Jujur Mita pun merasa tak nyaman di diamkan oleh Reza. Merasa ada yang berbeda dengan sebelumnya. Reza pun tak bergeming menjawab ucapan Mita .
__ADS_1
" Yaudah gue minta maaf, yaa gue salah ". minta maaf mita. Dia lebih memilih mengalah kali ini.
" Aku maafin kamu, tapi mulai hari ini kamu gak boleh ngomong pake gue lo sama aku ". jawab Reza memberi syarat. Jujur sebenarnya Reza tak suka cara berbicara nya Mita.
" Mana bisa, udah kebiasaan juga ". ucap Mita menolak.
" Lama lama juga bisa, coba aja dulu ". sambung Reza meyakinkan
" Yaudah gue coba ". Ucap Mita langsung mendapat tatapan tajam dari sang suami
" Eh iyaa aku coba ". ucap Mita mengulang ucapan nya sambil tersenyum lebar memandangi Reza. Reza pun tersenyum manis.
" Hari ini aku mau kerumah ibu ya, kangen banget sama ibu lama gak ketemu ". sambung Mita minta izin
" Gak usah, entar kamu gak ada temen ngobrol disana, lagian aku bentar doang kok ". Jawab Mita menolak mengingat dirumah sang ibu gak ada cowok nya dia takut Reza merasa tidak nyaman.
" Nggak papa kok, aku ngobrol nya sama ibu aja ". jawab Reza santai. Dia pikir lama juga tidak mengunjungi mertua nya.
" Jangan deh yaa, lain kali aja ". ucap Mita sambil memaparkan senyumnya . Sebenarnya Mita bukan tak ingin Reza ikut bersamanya. hanya saja dia ingin berduaan bersama ibunya. Jika ada Reza pasti ibu nya sibuk mengurusi menantunya ini 'pikir nya '.
" Hem yaudah aku dirumah aja ". jawab Reza santai. terbesit ide nakal di otak nya.
***
__ADS_1
Setelah beberapa saat kemudian Mita pun ingin segera pergi. Dia mengambil kunci motor nya di laci. Dan menuju garasi.
" Ahh sial, kenapa pake acara kempes juga sih ni ban ". umpat Mita melihat ban motornya kempes. Dilihat nya mobil Reza sedang terparkir dan ia mulai masuk kembali dalam rumah.
" Rezaa ". teriak Mita memanggil Reza
" Za, anterin aku yuk ". pinta Mita setelah sampai dalam kamar nya.
" Kemana? ". tanya Reza pura-pura tidak mengerti padahal ia sengaja mengempeskan ban motor Mita agar dia bisa ikut bersamanya.
" Kerumah ibu, ban motor aku kempes za, anterin yaa ? ".
" Nih ". ucap Reza menunjuk pipi nya. secara tidak langsung menyuruh Mita untuk mencium nya dulu sebagai syarat agar Reza mau mengantar nya.
" Apaan sih za, udah deh buruan ". menolak Mita paham maksut dari Reza .
" Cepat buruan, nanti kita nggak jadi pergi nih ". ucap Reza tersenyum kemenangan
Cup cup cup suara ciuman Mita
" puas Lo ". ucap Mita sangat malu dengan tingkah nya menciumi wajah tampan Reza.
" Puas sayang ". jawab Reza sambil menciumi kening Mita. Kini kedua nya hening tanpa kata. Mita semakin merasa malu dan berdegup kencang. Seakan dada nya sedang diterpa angin topan. Begitu juga dengan Reza.
__ADS_1
Selamat membaca gaes ❤️❤️❤️