Nikah Diam-Diam

Nikah Diam-Diam
Seminar


__ADS_3

Setelah mereka selesai sarapan Reza pun kembali ke kamarnya untuk bersiap. Sedangkan Mita masih ada di dapur untuk mengemaskan sisa sarapan...


Mita pun mencuci peralatan yang kotor, setelah beberapa menit akhirnya selesai..


" Sayang, buruan udah siang ". Teriak Reza tiba-tiba dari kamar.


" Iyaa ini udah selesai ". teriak juga Mita. Mita pun segera menuju ke kamar untuk berkemas. Hari sudah semakin siang, hari ini akan ada seminar yang akan diadakan dikampus mereka.


" Cepet sayang ". pinta Reza. ia tak ingin datang terlambat, yaa memang Reza tak menyukai keterlambatan. Dia sebagai ketua jurusan harus memberi contoh yang baik.


" Berisik amat sih, ini juga gue lagi beres beres ". jawab Mita


" Aku gak mau telat, jam segini tu lagi macet macetnya ". Ucap Reza menjelaskan


" Yaa bawel gue juga tahu, elo tu yaa udah kaya kang mamang jualan sayur, berisik !! ". imbuh Mita


" Hahaha yah gantengan suami kamu dong kemana mana ". ucap Reza kepedean


" Gantengan juga tetangga sebelah ". ucap Mita mengejek Reza. Memang tetangga Mita yang disebelah rumah memang ganteng adanya namun sayangnya telah duda. Dan ia hanya tinggal bersama orang tua nya.


" Kaya gitu kamu bilang ganteng, jauh banget sama aku ". tak terima Reza


" Gantengan dia sayang, jauh mah kalo sama elo hahaha ". ucap Mita tanpa sadar memanggil Reza sayang


" Yaudah iya gantengan dia gak papa, yang penting kamu sayangnya sama aku aja ". Ucap Reza bahagia seakan ingin terbang dipanggil sayang oleh Mita


Mita hanya diam tak menjawab pernyataan dari Reza. Dia hanya sedikit menaikan alisnya.


" Yaudah buruan cepet ". ucap Mita mengalihkan pembicaraan


" Iyaa sabar ". kata Reza


" Tunggu sayang ". sambung Reza yang melihat Mita pergi lebih dulu


" Gue tunggu dibawah ". ucap Mita


Mita pun berada di garasi rumah. ia mengeluarkan sepeda motor nya sambil memanaskan nya.

__ADS_1


" Sini biar aku aja yang goncengin kamu ". ucap Reza yang nyamperin Mita


" Emang bisa pake motor ? ". tanya Mita


" Bisa dong sayang. Yaudah buruan naik ". Perintah Reza. Mita pun naik motor nya dan memakai pengaman kepala


" Tunggu apa lagi ? ". tanya Mita melihat Reza belum menjalankan motornya


" Pegangan dong entar sayang nya jatuh ". ucap Reza menggoda Mita


" Udah buruan cepat ". jawab Mita sambil mengiyakan pinta Reza. ia pun memeluk Reza


Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan rumah menuju kampus. Dan Reza merasa senang karena Mita memeluknya. Ini baru pertama kalinya Mita memeluknya. Mita pun tidak merasa keberatan dia nyaman melakukan nya....


Mereka pun sampai kampus, Reza memakirkan sepeda motornya. Dan Susana kampus pun terasa sepi. Seperti nya sudah pada masuk dalam seminar. Mita pun segera menuju ruangan seminar.


" Gue duluan yaa ". ucap mita kepada Reza


" Tunggu dulu ". pinta Reza


" Apalagi sih ? ". tanya Mita


" Udah deh za ini kampus bukan dirumah ". ucap Mita memperingati Reza. Reza hanya terkekeh dia juga tahu tempat hanya saja ingin menggoda istrinya. Mita pun pergi meninggalkan Reza


***


Didalam ruangan seminar Mita melakukan registrasi . Susana seminar sudah bergemuruh banyak mahasiswa yang datang. Dan tiba-tiba Maya menghampiri Mita.


" Woii lama amat Lo ". ucap Maya sedikit teriak


" Eeh gue gak budek, jangan teriak ". ucap Mita kepada Maya


" Dari mana Lo kok lama amat " . Tanya Maya sambil mencari tempat duduk


" Dari rumah lah, emang nya dari Jonggol ". Ucap Mita sinis


" Yeeh santai dong jangan ngegas gitu ". kata Maya

__ADS_1


" Kebanyakan bacod Lo ".


" eeh kok gue liat elo bareng Reza tadi? satu motor lagi ". tanya Maya seakan ingatannya kembali ketika melihat kedatangan Reza. memang tadi maya melihat Reza dan Mita tengah berboncengan berdua


" i.. itu kebetulan aja ". jawab Mita gugup


" mati gue Maya liat gue sama Reza lagi . batin Mita


" Tapi kok bisa ? ". tanya Maya penasaran


" Gue Nemu dijalan ". Jawab Mita tak ingin panjang lebar


" Emang nya ayam Nemu dijalan, gue serius mit ". ucap Maya serius


" emang gue nemunya dijalan, dia jalan kaki teruss nebeng gue, yaa terpaksa gue boncengin ". jawab Mita berbohong


" Tapi kok peluk peluk yaa, ada yang aneh nih ". batin Maya


" Masa iya Reza jalan kaki, dia tuh orang kaya, punya mobil kenapa harus jalan kaki ". semakin tak percaya Maya


" Mana gue tahu, elo tanya aja sama orang nya sana ".


" Atau jangan-jangan kalian berdua ada hubungan lagi ? ". tanya Maya dengan nada mengintrogasi


" Weh ngacok Lo, Gue cuma kebetulan doang tadi ". gugup Mita


" Lo gak lagi bohongin gue kan mit ? ". tanya Maya menaikkan satu alis nya.


" e.. enggak kok, ah udalah dengerin aja tuh ". jawab Mita mengalihkan pembicaraan.


Maya pun masih dengan wajah tidak percaya. Seperti nya Maya pun curiga dengan kedekatan Mita dan Reza.


Seminar pun tengah berlangsung. Mita agak sedikit kaget karena salah satu pengisi acara seminar ini adalah suami nya. Yang membawakan tema " Dunia bisnis ".


" Aduh bebeb gue jadi pemateri ". Ucap Maya kagum .


" Makiin semangat ni gue ". Sambung Maya . Mita hanya senyum tak nyaman mendengarnya.

__ADS_1


Tak lama kemudian seminar pun telah selesai diadakan. Para mahasiswa sedang memberi tepukan kepada Reza yang telah memberi materi yang sangat asik. Banyak para wanita memuji nya. Mita mendengar sekilas namun Mita nampak tak senang mendengar nya.


__ADS_2