Nikah Diam-Diam

Nikah Diam-Diam
Reza dan Alena


__ADS_3

Hari ini perkuliahan di lakukan seperti biasa nya. Mita yang ingin berangkat kuliah tiba-tiba ada Reza yang telah menunggu nya didepan rumah. Ya sejak rencana pernikahan itu Reza sering mengantar dan menjemput Mita pergi ke kampus. Awal nya Mita menolak, tapi Reza tak pernah menghiraukan, dia selalu tanpa kabar untuk menjemput Mita. Karena jika ada yang melihat mereka pergi bersama terus, bakalan ada yang curiga, pikir Mita . Mita tak ingin itu terjadi.


" ngapain sih ". tanya Mita sinis memandang Reza yang sudah ada diluar pintu mobil nya.


" kekampus bareng lah ". jawab Reza tebar senyuman.


" Gue pake motor aja ". jawab Mita sambil mengeluarkan sepeda motor kesayangan nya.


" Gak bisa dong sayang, aku kan udah disini ". ucap Reza menolak.


" I don't care ". jawab Mita sambil melaju kan sepeda motor nya. Mita gak perduli dengan kedatangan Reza karena hari ini dia malas untuk pergi bersamanya.


Reza pun tak heran lagi dengan kelakuan Mita . kini ia mulai menaiki mobil nya untuk melaju ke kampus. Reza berusaha mengejar Mita namun usaha nya gagal, karena hari ini macet seperti biasa nya mobil tidak akan bisa bergerak cepat. Reza pun menyerah dan santai.


Setelah melewati kemacetan yang super duper lama, Reza pun sampai di kampus sama hal nya dengan Mita yang baru saja memarkirkan sepeda motor nya. Kini Mita segera menuju kelas.


" ta, tungguin ". ucap Reza memanggil Mita yang sedang menuju ke kelas nya. Mita tak menghiraukan panggilan Reza karena takut teman-teman nya bertanya macam-macam kepada Mita . Reza pun berusaha mengejar langkah Mita namun langkah nya terhenti ketika ada seseorang yang memanggil nya.


" Hai za ". sapa seorang gadis


" Hai Alena ". jawab Reza ramah.


" siape sih yang kamu kejer, kok buru-buru gitu ". tanya Alena, kebetulan Alena ini mantan pacar Reza waktu di semester bawah. Dan Alena ini belum bisa move on dari Reza. Dia selalu berusaha mencari kesempatan untuk balikan sama Reza . Namun lain hal nya dengan Reza, Reza sudah tidak mempunyai perasaan lagi, Reza hanya meladeni nya sebagai wakil nya. ya memang Reza sebagai ketua umum di fakultas nya dia harus berusaha profesional ketika harus di gandengkan dengan siapa pun termasuk Alena . Namun dengan sikap Reza yang seperti itu Alena menganggap nya bahwa Reza masih sama mencintai nya.


" eh gak itu tadi ngejer adek tingkat kita ". jawab Reza santai, sambil berjalan diikuti Alena . kebetulan mereka satu kelas.


" siapa?. pacar baru ya? ". tanya Alena penasaran.


" tadi? ". tanya Reza dijawab anggukan dari Alena .


" oh itu Mita, gak kok temen doang ". sambung Reza .

__ADS_1


" pasti cantik, sampe kamu kejar gitu ". sambung Alena tampak cemburu .


" temen doang kok ". jawab Reza ia juga berusaha berbohong agar pernikahan nya tidak diketahui oleh Alena.


Alena hanya mengangguk percaya sama Reza. kini pun mereka masuk dalam kelas. Sebelum mereka masuk kelas Ternyata Mita tidak sengaja memandangi mereka sedang mengobrol. Tapi Mita tak ambil pusing soal itu, karena Mita emang gak perduli.


Pelajaran dikelas pun dilangsung kan seperti biasa. Sebelum mata kuliah berakhir sang Dosen memberi tugas kelompok untuk di presentasikan Minggu depan. Kini Mita merasa apes karena harus 1 kelompok sama si Adhy. Dan untuk Maya 1 kelompok sama fika. Setelah pembagian kelompok mereka pun keluar kelas yang berarti mata kuliah pun telah usai.


" Mit, bete deh kita gak satu kelompok ". ucap Maya yang bete, tapi bukan berarti Maya tidak suka satu kelompok sama fika.


" Lo mah enak sama fika, lah gue sama Adhy ". jawab Mita tidak suka


" hahaha mampus deh Lo, rasain lah sekelompok sama makhluk narsis begitu ". umpat Maya


" ******* Lo, gue enek liat nya ". kesal Mita


" yaudalah Lo niqmatin aja, entar kita kerja bareng deh ". tawar Maya ngeledek


" iya iya gue janji, takut amat si Lo sama adhy ". ucap Maya


" yah Lo kan tau dia suka sama gue, males aja gue mau ngeladenin dia. Entar yang ada bukan ngerjain tugas malah sibuk ngegombalin gue ". jelas Mita malas


" iya juga sih, tapi ni ya kalo menurut gue Adhy juga gak jelek-jelek amat mit ". ucap Maya memuji Adhy


" Lo pacarin aja, putusin si ridho. kan lumayan si Adhy untuk jadi ATM berjalan Lo ". skakmat mita membalas Maya.


" Dia kan suka nya sama Lo, kalo suka sama gue boleh juga sih hahahaha ". ledek Maya. Kedua nya pun tertawa dengan perbincangan mereka yang memang suka jahil. Tapi tiba-tiba tertawa mereka berhenti ketika melihat Reza sama alena.


" eh za ". sapa Maya senyum-senyum melihat Reza


" eh iya may ". jawab Reza membalas senyum Maya . Mita hanya memandangi mereka tanpa berkata apapun. 'cewek ini lagi, lengket amat hahaha '. Batin Mita . Begitu juga dengan Alena hanya senyum melihat mereka.

__ADS_1


" pacar baru Lo za ". tanya Maya kepo sambil mengangkat alis nya melihat Alena .


" oh ini alena, wakil aku may, bukan pacar hehehe ". jawab Reza jelas memandangi Mita yang hanya terdiam malas.


" syukurlah bukan pacar ". ucap spontan Maya.


" yaudalah yuk may ". pinta Mita


" kalian mau kemana ". tanya Reza


" pulang ". jawab sinis Mita


" iya ni za, dada Reza , sampai jumpa lagi ". ucap Maya keganjenan


" oke da ". ucap Reza memberi senyum kepada Mita dan Maya. Mereka pun saling meninggalkan .


" Masyaallah ". ucap Maya kagum


" tumben Lo ngucap ". tanya Mita heran


" tu si Reza masyaallah ganteng banget ". jawab Maya sangat kagum dengan sosok calon suami sahabatnya itu.


" hahaha biasa aja, Lo tu ya lebay banget ". jawab santai Mita tak cemburu calon suami nya digemari oleh Maya .


" mata Lo copot mit, manusia ciptaan Tuhan seganteng Reza Lo bilang biasa aja, astagfirullah ngucap mit ngucap ". ucap Maya tak terima dengan pendapat Mita itu.


" Lo nya aja yang super duper lebay ". jawab Mita tak perduli


" Dia tu calon iman gue yang baik, Sholeh tau ". ucap Maya mengkhayal


" Hahahaha ". Mita hanya tertawa mendengar ucapan Maya . ' itu calon suami gue may, astaga temen gue mimpinya kebangetan ". batin Mita geli dengan ucapan maya. kedua nya pun pergi meninggalkan kampus .

__ADS_1


__ADS_2