
Sinar matahari telah masuk kedalam kamar ku, sinar menyengat dipagi hari ku rasakan. Aku pun mulai membuka mata perlahan sambil menutup mata yang silau terkena cahaya dari jendela. Ternyata hari mulai siang, kulihat sisi sebelah ku, dan iya Reza pun tidak ada, dia sudah bangun yang entah kemana pergi nya.
Aku pun turun dari ranjang, ingin segera ke kamar mandi. Tubuh ku masih berbalut pakaian tidur.
" Ceklek ". tiba-tiba bunyi pintu terbuka. Aku yang sedang membuka baju pun kaget.
" Ngapain buka baju di situ cantik ". tanya Reza heran
" eh Lo, kok ada disini? ". Kaget Mita mendengar suara Reza . Mita pun buru-buru masuk kamar mandi dengan sangat malu karena sudah kepergok Reza.
" Iya lah ini kan rumah kita ". sambung Reza senyum-senyum
" Astagaa ngapain si gue buka baju disana, gue lupa kalo ini rumah Reza ". mengoceh Mita dikamar mandi. Setelah selesai mandi Mita baru tersadar bahwa dia gak bawa handuk.
" astaga ini kenapa coba pake lupa bawa handuk, mana di luar ada Reza lagi. Masa gue mau bugil gini ". berbisik Mita dikamar mandi. Mita pun membuka pintu mengintip Reza apakah masih di kamar.
" Kenapa ?". tanya Reza yang melihat Mita celengak-celinguk mencari sesuatu
" Ah ****** masih ada Reza ". gumam Mita dalam hati.
" Ada apa? ". tanya lagi Reza
" Boleh tolong gue gak ". pinta Mita
" Apa sayang ". jawab Reza
" Lo bisa keluar gak bentar? ". pinta lagi Mita
" kenapa emang nya ? ". lagi lagi tanya Reza kebingungan dengan tingkah Mita
" Gue mau ambil barang ni di lemari, bisa gak keluar dulu, bentar aja ". jawab Mita teriak di dalam kamar mandi. " buruan za gue kedinginan ". batin Mita
__ADS_1
Reza hanya tersenyum mendengar perkataan Mita seakan tahu apa yang dicari Mita. Dan tiba-tiba Reza mengetuk pintu
" Nih aku udah ambilin ". ucap Reza
" apa? ". tanya Mita
" Handuk, Lo mau ambil ini kan ? ". jawab Reza
" Ih ****** gue, ketahuan kan gue gak bawa handuk ". bisik Mita. " Ya tunggu bentar ". sambung Mita sambil membuka pintu sedikit.
" Lo balik badan dulu ". pinta Mita kepada Reza yang menunggu di depan pintu. " Kalo gak disuruh balik badan ni bocah abis dah keliatan bugil gue ". batin Mita .
Reza pun tanpa bicara langsung membalikan badannya nya.
" Mana sini ". pinta Mita
" etss tunggu dulu ". ucap Reza masih memegang handuk
" Ada syarat nya sayang ". ucap kembali Reza sengaja mengejek Mita. " Syaratnya selesai mandi kamu harus... ". belum selesai Reza bicara sudah disambung Mita
" Apa? udah deh jangan becanda Mulu ". sambung Mita kesal.
" kamu harus cium aku sebagai imbalan aku udah ambilin handuknya ". ucap Reza menggoda Mita
" Siapa juga yang suruh Lo ambil, gue kan nyuruh Lo keluar dulu, ngapain coba sok jadi pahlawan ngambilin gue handuk, gue kan gak minta diambilin ". teriak Mita dengan kesal
" Oh yaudah aku simpan lagi, kamu ambil aja sendiri yaa ". jawab Reza pura-pura akan menyimpan handuk nya sengaja membuat kesal istrinya.
" yaudah keluar sana ". ucap Mita kesal
Reza pun kembali ke sofa sambil meletakkan handuk nya kembali kedalam lemari. Reza sengaja tidak keluar kamar karena ingin melihat seberapa berani nya Mita untuk keluar. Reza merasa ingin tertawa keras. suara pintu kamar mandi pun terdengar terbuka sangat pelan, dan iya itu Mita yang sedang melihat Reza belum keluar.
__ADS_1
" BURUAN KELUAR REZA ". teriak Mita dari kamar mandi . Tak ada jawaban dari Reza .
" Za udah deh, gue kedinginan za ". Ucap lagi Mita. " ***** nih bocah pagi-pagi udah ngeselin, gue gak bakal keluar kamar mandi kalo gini terus, emang ******* suka cari kesempatan dalam kesempitan tuh laki-laki ". sambung Mita kesal, mengumpat sendiri.
" Iya deh iya, sini cepet buruan handuk nya ". pinta Mita menyerah
" Gitu dong, coba dari tadi pasti kamu gak kedinginan ". jawab Reza senyum-senyum. " buka pintu nya ". ucap Reza. Mita pun membuka pintu sedikit, lalu buru-buru mengambil handuk nya. Reza hanya tertawa geli melihat kelakuan istrinya di pagi hari ini.
Setelah selesai mita pun berkemas memakai pakaian santai dirumah. Dia akan memasak sarapan. Tapi tiba-tiba Reza masuk kamar, tidak tahu kemana perginya setelah terus mengejek Mita tadi.
" Sini buruan ". ucap Reza tiba-tiba sambil memandangi Mita
" Apa sih ". jawab Mita pura-pura tidak mengerti. " ****** dah gue dia pakek nagih lagi ". batin Mita malu
" Udahlah gak usah malu-malu gitu buruan cepat ". ucap Reza menggoda Mita yang kelihatan salah tingkah
" Next time aja ya ". jawab Mita memberi senyuman
" Kalo gak mau yaudah aku tunggu nanti malam ". jawab Reza mengerikkan
" oke ". jawab Mita tak mengerti maksut ucapan Reza . " eh nanti malam? apa maksudnya? jangan-jangan mau.... ". batin Mita mengerti maksut ucapan Reza kali ini. Mita pun langsung mencium Reza, lalu pergi meninggalkan Reza ke dapur .
Reza hanya tertawa geli dengan sikap Mita. ternyata mudah untuk menakuti Mita pikir Reza.
Mita pun mulai memasak sarapan di dapur. Dia begitu malu dengan kelakuan nya hari ini. Dia masih mengumpat kesal dengan Reza. Suatu saat dia akan membalasnya.
Mita pun selesai memasak, kini mereka pun sarapan. Mita masih menahan rasa malunya dan Reza dengan santai senyum-senyum tanpa dosa.
Hai guys, sorry ya lama update nya, karena aku lagi sibuk banget banyak tugas dari kampus hehe.
Selamat membaca, jangan lupa sisakan komentar kalian dan beri aku love kalian.
__ADS_1
thank you guys ❤️❤️❤️