
Ketika ketiga Patriarkr muncul di puncak gunung dimana Hawila dan Nimrod melatih kemampuan dan keterampilannya mereka tidak menyadari kedatangan ketiga Patriark tersebut.
Karena mereka fokus untuk melatih kemampuan mereka dan karena mereka begitu senang dengan kemampuan dan keterampilan yang mereka miliki.
Pertama-tama Hawila mengajari adiknya
Jurus-jurus Merpati Putih yang terdiri dari tiga jenis yaitu Patukan Merpati, Kibasan Merpati dan Cakaran Merpati karena Nimrod memiliki dasar yang masih lemah yakni di alam tempiring.
Setelah ia menguasai jurus-jurus Merpati Putih, Hawila terus meningkatkan melatih adiknya Tehnik Rajawali Menyergap Mangsa.
Tehnik ini terdiri dari: Jurus Mata Rajawali, Jurus Cakar Rajawali, Kibasan Rajawali, Semburan Api Rajawali, Pekikan Rajawali dan Patukan Rajawali.
Enam hari telah berlalu namun mereka masih terus berlatih
Dan kali ini Nimrod dengan cepat menguasai semua tehnik yang diajarkan kakaknya.
Sementara itu ketiga Patriarkr semakin mendekat dan takjub melihat kemajuan yang dialami oleh Nimrod, terutama Patriarkr Elkan.
Hawila terus melatih Nimrod adiknya dan menuangkannya dengan Tehnik Dentuman Singa.
Tehnik Dentuman Singa terdiri dari Jurus Mata Pengintai, Jurus Auman Singa, Jurus Cakaran Singa, Jurus Pukulan Singa, Jurus Cabikan Singa, Jurus Semburan Api Membakar Jiwa dan Jurus Kibasan Ekor Singa.
Yang paling sulit dari tehnik ini adalah Jurus Kibasan Ekor Singa karena jurus ini membutuhkan kecepatan putaran dan memusatkan energi Yuan qi untuk membentuk bilah pisau dari angin pada kedua telapak tangan.
Sepuluh hari kemudian Nimrod menguasai sepenuhnya semua jurus yang telah diajarkan oleh kakaknya.
Pada saat mereka melesat turun itulah mereka berdua baru menyadari ketiga Patriarkr dan beberapa anggota tim aliansi telah berada juga ditempat itu.
"Salam Patriarkr, salam juga paman-paman" ucap mereka berdua.
"Wah hebat .... hebat .... sangat hebat ternyata kedua cucuku telah setara denganku ha....ha....ha...." ucap Patriarkr Elkan sambil tertawa terbahak-bahak karena kebanggaannya dengan kedua cucunya kini.
"Kakek .... " ucap mereka berdua merasa malu karena sanjungan kakeknya itu.
"Bagus ... bagus .... " ucap Patriarkr Elkan sambil mendekati kedua cucunya dan memeluk mereka berdua.
flashback
Tiga hari setelah ketiga Patriarkr ditransfer melalui portal dimensi ruang ke puncak gunung
enam orang anggota aliansi menerobos ke peringkat bintang Mahkluk Surgawi tahap puncak
bang ...
bang ...
bang ...
bang ...
bang ...
bang ...
ledakan teredam dari tubuh mereka berenam dan energi pekat berwarna warni berputar-putar sekeliling tubuh mereka beberapa saat kemudian terserap kembali ke dalam tubuh mereka dan dantian mereka meluas menjadi seluas delapan gentong air.
Dan mereka perlahan membuka mata mereka dan
weng ~~
dinding kristal setengah transparan yang melindungi mereka menghilang dan mereka juga tidak melihat ketiga Patriarkr disana.
Sesaat kemudian
weng ~~
krak ....
sebuah portal ruang dimensi muncul dihadapan mereka dan pintu portal terbuka dan tanpa pikir panjang lagi mereka masuk ke dalamnya dan mereka pun muncul di puncak gunung tempat Hawila dan Nimrod yang sedang berlatih.
Tepat di hari kesepuluh Nimrod menyelesaikan latihannya bersama dengan Hawila kakaknya
weng ~~
krak ...
portal ruang dimensi muncul dan pintu terbuka dan keluar sebelas orang lagi.
Kini genaplah semua anggota aliansi telah mencapai peringkat bintang Mahkluk Surgawi tahap puncak dan mereka terkumpul di atas gunung itu.
"Ha....ha....ha...." Ketiga Patriarkr tertawa terbahak-bahak setelah menyadari semua anggota aliansi juga telah mencapai peringkat bintang Mahkluk Surgawi tahap Puncak.
__ADS_1
Kini mereka tinggal melatih dan memperkuat konsolidasi kultivasi mereka.
shua ...
tiba-tiba Grandmaster Hun muncul di depan mereka di atas puncak gunung itu.
"Mari ikutlah aku" Grandmaster Hun mengajak mereka menuju sebuah istana kecil tepatnya seperti sebuah aula saja.
Mereka kemudian mengikuti Grandmaster Hun dan memasuki aula itu. Grandmaster Hun duduk ditempat yang lebih tinggi menghadap ke tempat mereka semua dan duduk. Mereka juga kemudian mengambil tempat masing-masing dan duduk.
Kemudian Grandmaster Hun berkata kepada mereka:
"Sekarang ancaman dari Iblis tidak akan lama lagi, kalian cepatlah kembali dan buat array perlindungan atas klan kalian masing-masing sementara aku dan Nimrod serta Hawila akan menahan menyambut kedatangan Iblis dan menahan kekuatan mereka. Kekuatan Iblis saat ini belum akan cukup mampu menghancurkan kita, sekalipun Raja Iblis Lucifer memiliki seribu nyali mereka tidak akan mampu menembus Lembah Pelangi. Setelah ini kita akan membentuk tim penjelajahan reruntuhan akibat Penghancuran oleh Dewa Yang Maha Agung tiga ratus tahun yang lalu. Benua tengah ini dulunya adalah benua dengan kerajaan-kerajaan terkuat di seluruh bumi, mungkin kita masih akan mendapat banyak sumberdaya dan persenjataan di dalamnya".
"Terimakasih ayah" jawab ketiga Patriarkr.
"Terimakasih kakek" jawab semua anggota
aliansi.
Mereka semua berjalan keluar dari aula.
"Pergilah" ucap Grandmaster Hun
"Keluarlah" ucap ketiga Patriarkr bersamaan
Ketiga Patriarkr memanggil keluar tunggangan mereka masing-masing dan Singa Terbang Raksasa, Burung Rajawali Raksasa dan Burung Walet Raksasa
muncul di depan mereka. dan mereka semua melesat ke atas punggung tunggangan mereka masing-masing
"Kami pulang ayah"
"Kamu pulang kakek"
ucap mereka sambil melambaikan tangan kepada Grandmaster Hun
"Hmmmm..." ucap Grandmaster Hun sambil melambaikan tangannya kepada mereka.
Dengan menghentakkan kaki ketiga tunggangan terbang itu melesat menuju ke klan mereka masing-masing.
Grandmaster Hun, Hawila dan Nimrod kembali ke aula. Sekarang hanya mereka bertiga disana.
Ketika mereka bertiga telah berada di. dalam aula lagi.
Grandmaster Hun berkata:
__ADS_1
"Kalian berdua adalah jenius terbaik ketiga aliansi dengan kekuatan dan kemampuan kalian sekarang untuk menghadapi kaum para raksasa aku tidak meragukan lagi kemampuan kalian, tetapi jika bertemu dengan makhluk-makhluk raksasa alam laut yang tidak binasa dalam badai Penghancuran tiga ratus tahun silam kalian mungkin akan kesulitan, belum lagi kekuatan Raja Iblis. Jadi aku menyarankan kalian untuk bermeditasi di depan Pohon Kehidupan itu, meskipun untuk mendapatkan keberuntungan esensi dari Pohon Kehidupan adalah hal mustahil, setidaknya yang masih mungkin kalian bisa mendapatkan senjata pada peringkat bintang Mahkluk Keabadian yang memungkinkan kita bisa mengalahkan Raja Iblis dan binatang-binatang alam laut kuno lebih dari tujuh puluh persen"
"Baiklah kakek buyut" ucap mereka serentak.
kemudian mereka berdua mendekati Pohon Kehidupan yang berada lima ribu mil dari istana kecil tersebut.
semakin mendekat tekanan dari udara surga bumi yuan qi semakin padat
ketika berada pada seribu mil dari Pohon Kehidupan mereka berdua tidak bisa melangkah maju lagi.
Mereka berdua bermeditasi disitu. Adapun aura surga bumi yuan qi yang bergulung-gulung disertai sinar berwarna putih seperti kilat menyelimuti tubuh mereka.
aura tersebut seakan-akan ingin mencabik-cabik tubuh mereka menjadi kepingan-kepingan kabut darah
ahgr ...
ahgr ...
jeritan-jeritan mereka saling sahut-sahutan
Ketiga aliansi yang dipimpin oleh ketiga Patriarkr enam hari setelah keberangkatan mereka dari 'Puncak Bukit Pelangi' tuba di klan masing-masing.
Di klan Asyer, Setibanya Patriarkr Asyer dan rombongannya mereka langsung mempersiapkan membuat array perlindungan dengan kekuatan berada di peringkat bintang Mahkluk Surgawi tahap puncak
Tiga hari kemudian
ding ....
ding ...
array terbentuk yang bahkan kekuatan peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap awal tidak akan bisa menembusnya.
Demikian pula di klan Elkan, Patriarkr Elkan beserta dengan tinga anggotanya membentuk array yang melindungi klan mereka.
Sama halnya di klan Gavra, mereka membentuk array dengan kekuatan yang sama.
Kembali di Puncak Bukit Pelangi
sebulan berlalu dengan cepat
dua bulan berlalu dengan cepat
bahkan enam bulan telah berlalu, ... tiba-tiba
tepat di depan Pohon Kehidupan itu muncul sesosok penuh kemuliaan dengan mahkota yang penuh dengan permata dan berlian dengan armor perang yang menyelimuti seluruh tubuhnya dan berkata:
"Salam untukmu Hawila bersaudara yang telah dikarunia oleh Dewa Yang Maha Agung"
"Hormat dan sembah kami dewa" ucap mereka berdua
"Bangunlah" dan hanya dalam kedipan mata sosok itu sudah ada di depan mereka berdua. dan kemudian berkata:
"Aku adalah Michael Jendra perang tertinggi kerajaan Nirwana aku datang untuk memberikan kalian anugrah dari Dewa Yang Maha Agung terimalah".
Pertama-tama sebuah Cakra berwarna emas muncul di udara melayang dan mendekati Nimrod, Nimrod mengulurkan jari tangannya dan menerima Cakra dewa tersebut, Cakra tersebut kemudian menyatu dengan tubuhnya.
Kedua muncul tombak trisula putih seperti kilat melayang dan mendekati Nimrod, Nimrod mengulurkan tangannya dan menerima tombak trisula tersebut, tombak itu kemudian menyatu dengan tubuhnya.
Ketiga muncul rantai emas melayang di udara dan mendekati Nimrod, Nimrod mengulurkan tangannya menerima nya dan rantai emas itupun menyatu dengan tubuhnya
Keempat muncul sebuah tabung kecil dan melayang ke arah Nimrod, ia mengulurkan tangannya menerima tabung itu dan tabung itu menyatu dengan tubuhnya.
kelima muncul sebuah piring emas dengan sesuatu di dalamnya melayang dan mendekati Nimrod, Nimrod mengulurkan tangannya menerima piring itu dan piring itupun menyatu dengan tubuhnya
keenam muncul sebuah selendang emas melayang ke arah Hawila, Hawila mengulurkan tangannya menerima selendang tersebut dan selendang itu menyatu dengan tubuhnya
ketujuh muncul sebuah pedang putih seperti kilat melayang di udara dan mendekati Hawila, Hawila mengulurkan tangannya menerima pedang tersebut dan pedang itupun menyatu dengan tubuhnya
kedelapan muncul sebuah busur emas dengan tabung penuh dengan anak panah melayang dan mendekati Nimrod, Nimrod mengulurkan tangannya menerima busur dan tabung panah tersebut. tabung panah dan busur panah itupun menyatu dengan tubuhnya
Kemudian Jendral Michael berkata:
__ADS_1
"Semua senjata ini adalah senjata pusaka peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap puncak. Kalian bisa menggunakannya bila kekuatan Mata Dewa yang mengalir di dalam tubuh kalian berdua telah cukup kuat"
Kemudian Jendral Michael menghilang dari hadapan mereka berdua.