Nimrod Sang Penguasa Bumi

Nimrod Sang Penguasa Bumi
14. Kembali


__ADS_3

"Hampir saja' Nimrod tersenyum pahit


"fiuhh .. benar-benar merepotkan" gumam Nimrod lirih sambil melepaskan nafas panjang


Seandainya saja Raja Iblis tidak menggunakan jurus pamungkasnya, Nimrod masih ingin bermain lebih lama lagi untuk meningkatkan kekuatan jiwanya.


untuk menggunakan senjata-senjata pusaka yang diterimanya membutuhkan kekuatan jiwa yang hampir menyamai budidaya dari senjata pusaka tersebut.


penggunaan Cakra Penghancur yang barusan membuatnya menghabiskan energi hingga lima puluh persen


pertarungan bersama seperti ini juga memecah konsentrasi dari masing-masing.


Hawila misalnya kalau saja dia tidak teralihkan pada Nimrod mungkin dia tidak akan terluka


sebenarnya kalau saja Raja Iblis tidak datang melebihi perkiraannya ia masih akan dapat memperkuat jiwanya dan mengkonsolidasikan semua senjata-senjata itu dengan budi dayanya


Dan ia masih akan mengambil beberapa tumbuhan roh yang tersedia di dalam gua di Lembah Pelangi


Tetapi ya ... melalui pertempuran ini dia malah sudah berada sangat dekat dengan keberadaan klannya


Enam belas hari telah berlalu dalam pertempuran ini Nimrod memahami sedikit tentang menyatukan bilah Cakra dengan energi surga bumi Yuan Qi untuk pertahanan


Kalau untuk menjadikan Cakra sebagai serangan energi yang diperlukan tidaklah sebesar ini.


Kini area pertempuran itu membentang ratusan ribu mil jauhnya dan semuanya telah porak-poranda


"Hawila, Nimrod ayo kita pulang'" Grandmaster Hun mengajak mereka segera pulang.


wush ...


wush ...


wush ...


mereka bertiga segera melesat pulang


Dari area pertempuran itu hanya butuh setengah hari bagi mereka bertiga untuk sampai di klan Elkan dengan terbang tanpa menggunakan tunggangan binatang terbang


hap ...


hap ...


hap ...


mereka bertiga mendarat di depan aula klan Elkan dimana ketiga Patriarkr dan tim aliansi telah berkumpul


Ketiga klan memang sudah siaga karena kekuatan pertempuran tersebut menimbulkan guncangan yang sangat besar


tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena pertempuran itu semakin mendekat ke arah mereka


Yang dapat mereka lakukan sejauh ini memperkuat array perlindungan sambil mengamati jalannya pertempuran itu


"Salam Grandmaster" sambut ke tiga Patriarkr


Grandmaster Hun melihat sekelilingnya dan melihat tidak ada kerusakan yang berarti karena guncangan pertempuran itu.


"Baiklah ... mari kita masuk" ungkap Grandmaster Hun kepada mereka semua


Di dalam aula mereka semua telah berkumpul

__ADS_1


Kemudian Grandmaster Hun berkata:


"Sekarang Iblis telah datang dan mencoba menyerang kita, ternyata terobosan yang kita alami mengundang perhatian mereka. Mereka memang tidak akan pernah bisa menembus array pelindung Lembah Pelangi dan Puncak Bukit Pelangi untuk mendapatkan untuk menerobos ke peringkat bintang Mahkluk Keabadian, tetapi Raja Iblis telah berada pada tahap awal bintang Mahkluk Keabadian.


Saudara Nimrod yang bahkan telah menerima senjata pemberian Jenderal Perang Dewa dengan kultivasinya yang sekarang masih kewalahan menghadapinya


Kita perlu mendapatkan senjata-senjata yang mampu untuk mengimbanginya dan sumber daya untuk membangun peradaban kita.


Untuk itu pertama kita akan mengadakan Uji Kontestan Alkemis untuk membuat sumber daya berupa berbagai pil untuk meningkatkan kekuatan kita


Kedua, kita akan menjelajahi seluruh reruntuhan peradaban yang telah hancur untuk memperkuat peradaban kita.


Dalam hal ini kita mungkin juga akan bersaing dengan pasukan Iblis karena mereka juga sedang membangun kekuatan.


Raja Iblis saat ini sedang terluka dan mungkin membutuhkan pengasingan entah berapa lama kita tidak bisa mengetahuinya, karena itu ini adalah kesempatan kita.


Tetapi pertama-tama kita akan membentuk tim Alkemis terlebih dahulu, kontes ini akan dimulai seminggu lagi" ucap Grandmaster Hun


Mereka tampak berbisik-bisik membicarakan banyak hal.


Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat Paviliun yang bertempat di klan Elkan


Seminggu kemudian pembangunan itu selesai dan mereka menamainya Paviliun Pelangi Tiga Klan.


Dalam waktu seminggu itu Hawila dan Nimrod beristirahat penuh di area klan karena kelelahan menjalani pertarungan dengan Raja Iblis dan Jendralnya selama enam emas hari penuh.


Sementara itu dalam pelariannya Raja Iblis menemukan sebuah gua di sebelah Utara benua tengah, ia bersama dengan kelima Jendralnya masuk dan membuat array perlindungan dan berkultivasi di sana. Gua ini bernama Gua Carsbad


Seminggu kemudian


Mereka semua berkumpul kembali di aula klan Elkan


Grandmaster Hun mengeluarkan sumber daya untuk pembuatan pil restorasi dari cincin interspartialnya berupa tumbuh-tumbuhan antara lain


Linum Usitatissium


Allium sativum


Curcuma Longa


Commiphora


Boswellia Sacra Brassica


tumbuh-tumbuhan berharga tersebut tersedia dalam jumlah yang besar.


Tumbuh-tumbuhan ini umumnya berumur di atas lima ribu tahun serta cairan susu pekat Neolift


Ketika Hawila melihat bahan yang terakhir ini matanya langsung terbuka lebar dan wajahnya berbinar


Bahan-bahan yang disebut pertama merupakan bahan-bahan yang cukup berharga untuk pemulihan luka, ramuan penyembuh, ramuan yang membuat seseorang selalu tampak muda dan panjang umur


Bahan yang terakhir merupakan bahan yang sangat langka yaitu untuk membuat seseorang secantik Dewi, kulit menjadi putih seputih giok


Adapun uji kontestan Alkemis ini diikuti oleh sembilan orang dari tiga klan antara lain:


Elam


Arpakhsad

__ADS_1


Lud


Misraim


Hawila


Nimrod


Gomer


Magog dan Madai


Sementara dewan juri terdiri dari empat orang yakni Grandmaster Hun dan ketiga Patriarkr. Dalam pembuatan pil ini tidak ada diantara mereka yang menggunakan tungku pemurnian


Semua peserta telah berada di belakang meja masing-masing dengan bahan-bahan yang telah tersedia


Grandmaster Hun kemudian berkata kepada mereka: " waktu kalian hanya tiga puluh nafas untuk pembuatan seratus butir pil dan dimulai"


Mereka semua bergerak cepat melakukan pembersihan bahan-bahan dengan menggunakan api surgawi


Semua bahan-bahan tersebut mengambang di udara di depan mereka dengan menggunakan energi qi yang dimilikinya, pada saat yang sama mereka juga harus mengontrol kekuatan api surgawinya agar agar tidak membuat bahan-bahan tersebut terbakar


Akhirnya tahap akhir pembuatan pil dimulai


dengan membuat pelindung berbentuk tungku transparan menggunakan energi qi yang mereka miliki dan memasukan semua bahan-bahan tersebut ke dalamnya serta mengontrol kekuatan api agar menghasilkan pil yang tingkat keefektifannya seratus persen. setelah semua bahan tersebut mencair, kemudian mereka menambahkan setetes Neolift ke dalamnya


Lima belas tarikan nafas telah berlalu


dua puluh tarikan nafas


dua puluh lima tarikan nafas


dua puluh enam tarikan nafas


dua puluh tujuh tarikan nafas


aroma pil mulai menyeruak di seluruh ruangan tersebut


yang bahkan membuat energi dewan juri melonjak


dua puluh delapan tarikan nafas


dua puluh sembilan tarikan nafas


dan ...


tiga puluh tarikan nafas


"Berhenti' ucap Grandmaster Hun


perlahan-lahan energi yang berbentuk tungku transparan masingmasing kontestan memudar dan menghilang


Kini yang terlihat ratusan pil mengambang didepan kontestan masing-masing dan berwarna emas abu-abu


tetapi pil buatan Nimrod berwarna putih pucat


semua pil tersebut akhirnya telah berada di atas meja masing-masing


ketika mereka melihat pil buatan Nimrod enam kontestan dari dua klan tertawa terbahak-bahak

__ADS_1


"Ha...ha....ha...."


Sementara wajah Misraim dan Hawila tampak lesu dan pucat memandang kepada Nimrod


__ADS_2