
Kemudian Jenderal Michael menghilang dari hadapan mereka berdua.
Hawila dan Nimrod termangu saling pandang 'apa maksudnya dengan senjata-senjata ingin hanya bisa digunakan ketika Kekuatan Mata Dewa' jika sudah cukup kuat
Mereka berdua segera beranjak dari tempat itu untuk menemui kakek buyut yaitu Grandmaster Hun.
Sampai di istana kecil Grandmaster Hun masih ada disana dan Tobey juga.
Ketika keduanya sudah sampai, sang kakek buyut berkata :"kalian telah kembali berarti kalian telah menerima sesuatu?"
Mereka berdua mengangguk dan berkata :"Benar kakek buyut"
Sang kakek memandang sekilas kepada Tobey dan kembali berkata kepada mereka :"Duduklah".
Tobey mengerti dan menghilang dari hadapan mereka, mereka berdua duduk
Tobey kemudian dengan membawa sekeranjang buah segar, anggur dan daging panggang.
Setelah mereka duduk, Grandmaster Hun duduk bersila, ia kemudian menutup matanya dan mengedarkan energi spritualnya ke arah mereka berdua untuk melihat pemberian apa saja yang diterima oleh mereka berdua
sesaat kemudian Grandmaster Hun terperanjat dan melompat karena kaget dan kegirangan
"Ha....ha....ha..... bocah-bocah yang sangat beruntung, aku si tua ini saja tidak seberuntung kalian berdua" ucap Grandmaster Hun kepada mereka
"Apa maksud kakek buyut" tanya mereka berdua.
"Ha...ha....ha.... Nimrod tahukah kamu dua item yang kau terima itu yaitu botol kecil itu dan ramuan dalam piring emas itu?
Isi dari botol kecil itu adalah esensi dari Pohon Kehidupan dan ramuan dalam piring emas itu adalah ramuan Maha suci, sayangnya kedua item itu tidak bisa kau keluarkan dari tubuhmu karena yang satu adalah item 'Perlindungan Tingkat Keabadian' dan yang satunya adalah 'Penyembuhan tingkat Keabadian'" ucap Grandmaster Hun menjelaskan
"Maksud kakek buyut" tanya Nimrod
"Hais ..dua item milik Hawila yakni 'Selendang Emas Pelindung Dewi' yang tiada tertandingi dan 'Pedang Petir Es' tahap puncak Mahkluk Keabadian'
"Baiklah aku jelaskan, Selendang Emas Pelindung Dewi adalah senjata pusaka tingkat puncak bisa kau gunakan sebagai pelindung saat kau menggunakan Pedang Petir Es, Selendang Emas Pelindung Dewi juga sebagai senjata yang sangat mematikan di peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap puncak senjata yang sangat kuat.
Sementara untuk Esensi dari Pohon Kehidupan merupakan item Perlindungan separah apapun kau terluka esensi dari Pohon Kehidupan itu akan dengan cepat memulihkan tubuhmu.
Sementara untuk ramuan Maha Suci itu akan membantumu untuk menyembuhkan orang lain dengan meramunya di dalam tubuhmu dengan Api Pelangi Surgawi yang ada di dalam tubuhmu" Grandmaster Hun menjelaskan kepada mereka berdua panjang lebar.
__ADS_1
Sementara untuk Cakra Pusaka Peringkat Bintang Mahkluk Keabadian itu adalah senjata yang sangat menakutkan yang tidak dapat dihindari oleh siapapun karena dapat digunakan hanya dalam kedipan mata.
Busur Panah Emas itu juga senjata pusaka peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap puncak yang sangat menakutkan
Tombak Trisula Petir dan Es dapat membekukan dan menghancurkan apapun menjadi debu
Hanya saja untuk menggunakannya kalian membutuhkan kekuatan energi mental dan kekuatan jiwa di tahap puncak
Kalian berdua memiliki garis keturunan yang kuat dari Grandmaster Henokh yang bersosialisasi dalam kekuatan angin, petir, api dan es dan pengelola Dao Kehidupan" Grandmaster Hun menjelaskan secara menyeluruh.
"Kami mengerti kakek buyut, tetapi tolong jelaskan tentang Dao Kehidupan itu" ucap Nimrod
"Hmmmm ... Kekuatan Mata Dewa yang kalian miliki adalah Kekuatan Penguasa Petir, Air, Api dan Es.
Kalian akan bisa merasakan kekuatan-kekuatan ini akan mengalir keluar seiring dengan tekanan yang akan kalian hadapi di dalam pertempuran" ucap Grandmaster Hun
"Sumber energi dasar dari semua Dao adalah kekuatan jiwa, niat ada di dalam jiwa, niat memberikan energi besar dan mampu mengalirkannya dan membuat kekuatan jiwa, kekuatan mental meningkat dan mampu untuk membuat unsur-unsur alam menjadi bilah senjata yang mematikan seperti angin, api, air, tanah, petir dan kayu.
Tetapi kekuatan Dao bersumber pada ketenangan, kesabaran, sikap mengalah, kasih, penguasaan diri
Seseorang yang telah mencapai tingkat tertinggi dalam menjadikan Dao Kehidupan sebagai dasar kekuatannya mampu membubarkan niat seseorang di tingkat apapun dia berada
"Hmmmm .. kami mengerti" ucap Hawila dan Nimrod bersamaan.
"Baiklah sekarang mari kita mekonsolidasikan kultivasi kalian dengan semua senjata yang kalian miliki"
Lalu mereka duduk bersila Hawila sejajar dengan Nimrod, lalu dibelakang mereka Grandmaster Hun dengan telapak tangan kanannya menyentuh punggung Nimrod sementara telapak tangan kirinya menyentuh punggung Hawila.
Grandmaster Hun mulai mengeluarkan aura dan tenaga dalamnya yang memancarkan hawa murni berwarna putih menyilaukan mengalirkannya kepada mereka berdua.
Karena senjata yang mereka terima semuanya berada di peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap puncak sementara kultivasi mereka hanya pada peringkat bintang Mahkluk Surgawi tahap puncak jadi terpaut satu bintang
ini yang menyebabkan proses mengkonsolidasikan senjata-senjata pusaka itu dengan kultivasi mereka berjalan lambat
Sebulan telah berlalu
Sementara itu Raja Iblis dan kelima Jenderalnya sudah mendekati Puncak Bukit Pelangi.
Kelima Jendral Iblis itu antara lain: Tobia, Sanbalat, Sekhanya, Berekhya dan Delaya.
__ADS_1
Kelima Jendral ini berada pada bintang Mahkluk Surgawi tahap puncak, sementara Raja Iblis Lucifer berada pada bintang Mahkluk Keabadian tahap awal
Raja Iblis Lucifer dan semua Jenderalnya merasakan aura yang besar dari proses pengkonsolidasian yang dilakukan oleh Grandmaster Hun jadi mereka terus mendekat dan tinggal mengambang di udara di langit di atas Bukit Pelangi dan memandang ke. Awan mereka melihat dengan jelas susunan array yang melindungi Bukit Pelangi
"Yang Mulia biarkan aku mencoba menghancurkan kekuatan array ini" Sanbalat berkata sambil mengepalkan tinjunya memberi hormat kepada rajanya.
"Lakukanlah" kata Lucifer raja Iblis kepadanya
Lalu Sanbalat mengulurkan tangannya dan muncul sebuah Tombak Pusaka diliputi oleh api hitam pekat dan kemudian menghujamkannya ke arah array tersebut
peng ~~
boom ~~~
array itu hanya bergetar dan terjadi ledakan dan tiba-tiba
ahgr ...
tombak itu melesat kembali dengan kecepatan yang berkali-kali lipat sambil memutar dan menghantam kembali Jendral Sanbalat dan ia terlempar ke belakang seribu mil jauhnya apapun yang dilaluinya hancur menjadi debu
bam ...
uhuk ...uhuk ...
ledakan itu meninggalkan kubangan besar selebar dua ratus mil ia meludahkan seteguk darah hitam pekat dari mulutnya
" bangsat ... array itu ternyata sangat kuat" gumamnya lirih sambil melesat kembali naik ke sisi Raja Iblis Lucifer
"Hmmm ..." ekspresi Raja Iblis tersenyum pahit
Kemudian Raja Iblis mengulurkan tangannya dan muncul busur panah yang diselimuti oleh aura api hitam pekat yang membara ketika ia kemudian menarik busurnya muncullah sebuah anak panah yang berkelok-kelok memancarkan aura yang sangat menakutkan
wush ....
anal panah itu melesat menuju array dengan kecepatan seperti kilat
Ding ...
array itu sekali lagi hanya bergetar
__ADS_1