
Ketiganya tersenyum pahit dan wajah mereka putih pucat.
"Kakek buyut, Hawila, Kayleen, Chislon kalian pergilah menjauh dua puluh ribu mil dari tempat ini, karena ini akan menjadi pertempuran yang sangat merepotkan, aku tidak ingin melihat kalian terluka lagi" kata Nimrod kepada mereka semua.
Walau dengan berat hati mereka pun menjauh dari tempat itu.
Sesaat kemudian Nimrod mengingat 'Dao Kehidupan':
Menjadi seperti Api; membakar dan menghilangkan segala niat jahat, tetapi di jalan kebaikan dia memberi kehangatan
Menjadi seperti Angin: membersihkan dan memberi kehidupan
Menjadi seperti air: menerima segala sesuatu yang terjadi dengan segala kerendahan hati
Menjadi seperti tanah: dimana pun keberadaan kita, kita harus selalu menumbuhkan segala kebajikan
Menjadi seperti Matahari: harus mampu menerangi hati orang lain apapun keadaannya
Menjadi seperti bulan: selalu memberikan kasih dan kesejukan
Menjadi seperti bintang: hal-hal yang diingat oleh orang lain dari diri kita adalah segala perbuatan kebajikan kita
Menjadi seperti udara: tidak terlihat tetapi tanpa keberadaannya tidak akan ada kehidupan
Menekan amarah, menstabilkan diri, mengosongkan semua keberadaan dan menjadi satu dengan alam.
Nimrod duduk bersila, menutup mata dan menenangkan hatinya untuk menjadi satu dengan alam
Nimrod menyadari Kekuatan dari Naga Raksasa ini sangat luar biasa, dia datang tidak untuk membunuh sang Naga Raksasa oleh karenanya sang Naga Raksasa pun tidak bermaksud untuk membunuhnya
Kalau Sang Naga Raksasa memiliki maksud membunuh, mereka telah mati ribuan kali
"Naga Raksasa ini berkepala dua belas dan bermata dua puluh empat darimanapun serangan akan dapat dihindarinya dengan mudah, apalagi tubuh naga ini sangat elastis dan sangat kuat seperti baja akan sangat sulit untuk menaklukannya. Terlebih budidaya mahkluk ini sudah berada di peringkat bintang Mahkluk Keabadian setengah langkah masih memiliki perbedaan langit dan bumi meskipun dengan peringkat bintang Mahkluk Surgawi tahap puncak" gumam Nimrod.
Kalau saja ia tahu bahwa batu besar itu adalah naga berkepala dua belas yang legendaris tentu ia tidak akan berani mengusiknya.
Terlebih lagi budidayanya untuk menciptakan bilah 'Cakra Penghancur' belum melebihi lima puluh yard. Satu-satunya cara untuk menaklukkannya adalah dengan kekuatan energi mental yang bersumber pada Kekuatan Jiwa dan Kekuatan Mata Dewa
Kenyataannya Nimrod tidak pernah bermaksud untuk membunuh mahkluk ini, bahkan berpikir demikian pun ia tidak akan berani.
lima tarikan nafas telah berlalu
Sepuluh tarikan nafas kembali berlalu
Naga Raksasa yang melihat Nimrod duduk bersila dan yang lainnya mundur sejauh mungkin kembali menjatuhkan kepalanya dan memandangi Nimrod dengan santai
Lima belas tarikan nafas lagi berlalu
Aura putih menyilaukan mulai memancar dari tubuh Nimrod, semakin lama aura itu semakin pekat dan semakin menyilaukan.
Kemudian armor sejuta ras kuno Raja singa bermahkota emas yang bertaburan permata muncul di belakang Nimrod.
__ADS_1
Ia bangun dan berdiri di angkasa. Ia merentangkan tangannya dan memanggil Tombak Pusaka Trisula Petir di tangannya dan kembali melesat mendekati Naga Raksasa tersebut
Naga Raksasa itupun mengangkat kepalanya
Roarrrr
Auuuuuum ...
energi mental yang kuat bentrok di udara
Boom ...
Nimrod terdorong mundur lima puluh langkah. Tetapi ia melesat kembali dan menyerang dengan kekuatan Tombak Pusaka Trisula Petir di tangannya dan Cambuk Petir Api mengalir di setiap ujung Tombak Pusaka Trisula Petir sepanjang dua ratus yard
Seres ....
Seres ...
Seres ...
Cambuk Petir Api terus berkilat-kilat sambar menyambar mengincar bagian-bagian tubuh Naga Raksasa tersebut. Tetapi naga Raksasa itu terus bergerak lincah menghindari kilatan-kilatan Cambuk Petir Api itu
Bumi berguncang hebat saat hentakan demi hentakan kaki Naga Raksasa tersebut dan kibasan-kibasan ekor Naga Raksasa tersebu menghancurkan setiap pepohonan yang dilaluinya menjadi berkeping-keping
"Cakra Penghancur"
"Busur Panah Emas"
Nimrod memanggil semua senjata yang dimilikinya dan dari bahu Nimrod muncul sepasang tangan lagi yang masing-masing memegang senjata tersebut
Saat Cakra Penghancur melesat, anak panah emas pun melesat bersamaan dan Cambuk Petir Api terus mendesing
Bilah-bilah Cakra terus menghantam kepala dan tubuh Naga Raksasa tersebut
Boom ...
Boom ..
Naga Raksasa itupun terdorong ke belakang dan menghantam bebatuan yang membuat bebatuan tersebut langsung hancur menjadi debu
Nimrod pun terpental ke belakang dan menghantam pepohonan di belakangnya yang membuat pepohonan tersebut hancur berkeping-keping.
Namun kekuatan jiwa dan kekuatan mentalnya telah menyamai budidaya peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap puncak.
"Hmmm.... sekaranglah saatnya" gumam Nimrod dan Seruling Naga Emas muncul di tangannya, adapun semua senjata pusaka lainnya kembali menyatu dengan tubuhnya
Nimrod duduk bersila dan meniup Seruling Naga Emas tersebut
Seiring dengan alunan dari nada Seruling Naga Emas tersebut perlahan-lahan aura Naga Raksasa tersebut menjadi semakin meredup dan dengan satu kali tatapan dari "Kekuatan Mata Dewa miliknya
Pa ...
__ADS_1
Celepuk ...
Naga Raksasa tersebut menjadi linglung dan kehilangan kesadarannya
Boom ... tubuh Naga Raksasa tersebut ambruk dan ia pingsan.
Lalu Nimrod meletakkan telapak tangannya pada kepala Naga Raksasa tersebut dan meninggalkan tanda telapak tangan berwarna emas pada Naga itu
Dengan tanda itu Naga Raksasa tersebut telah takluk kepada Nimrod dan tidak boleh mengganggu kehidupan manusia lagi
Grandmaster Hun, Hawila, Chislon dan Kayleen segera melesat menghampiri Nimrod. Kemudian Nimrod berkata:
"Semuanya telah selesai, benar-benar merepotkan".
Ketiganya tersenyum senang karena pertarungan telah selesai dan Naga Raksasa tersebut berhasil ditaklukan
wush ...
Tiba-tiba Cheren keluar dari Dunia Batinnya Grandmaster Hun
Kemudian Nimrod menepuk punggung Naga Raksasa tersebut dan Naga Raksasa itupun terbangun dan berubah wujud dan menundukkan kepala memberi hormat kepada Nimrod dan berkata:
"Keberadaan ini bernama Lewiatan sekarang siap menjadi pelayan Tuan muda"
"Baik, ayo kita masuk dulu ke dalam gua" kata Nimrod kepadanya sambil menoleh kepada yang lain dan melangkah menuju ke mulut gua tersebut.
Yang dirasakannya aneh adalah ketika mereka semakin masuk ke dalam suhu udara di dalam gua semakin meningkat, padahal di luar di depan mulut udara udaranya berkabut.
Ketika mereka masuk mereka melihat disana terdapat beberapa tumbuhan-tumbuhan roh yang terlah berumur puluhan ribu tahun berbagai jenis Gynura Procumbens, kelompok ini mengambilnya dan memasukannya ke dalam cincin interspartialnya masing-masing.
Semakin ke dalam suhu udaranya semakin meningkat saja.
Di sudut lorong tersebut Nimrod melihat ada Kam kecil dengan airnya yang berwarna merah pekat dan menimbulkan uap panas.
"Hmmmm... aura ini aku akan memperkuat susunan tulang-tulangku nanti disana" gumamnya perlahan.
Diujung lorong itu mereka melihat balok-balok kristal saling terhubung amat banyak.
"Hmmm...ini harta yang paling berharga untuk membangun kembali kekuatan "Kapal Langit Laut Pelangi" gumamnya.
Mereka berhenti di sana dan mengambil cukup banyak kristal-kristal tersebut dan menimbunnya di dalam cincin interspartialnya masing-masing.
Naga Raksasa tersebut tidak sendirian disana . Ada lima ekor anak Naga Raksasa itu dan semuanya memiliki garis Sejuta Ras Kuno yang legendaris.
Ketika mereka berpaling, tim ini menemukan sebuah ruangan yang sedikit lebih rendah, ketika Nimrod masuk ke dalam ruangan itu dan dia melihat sebuah patung naga di dinding ruangan itu.
Dan dibawah kepala naga itu ada sebuah kotak yang bercahaya dan itu menarik perhatian Nimrod.
Ketika dia masuk dan melangkah
krak ...
__ADS_1
Pintu masuk ruangan tersebut tertutup dan ratusan bahkan ribuan anak panah melesat ke arahnya. Seketika Nimrod Berlin Atan menghindari anak-anak lah tersebut dan
"Perisai Cakra aktif" teriaknya