Nimrod Sang Penguasa Bumi

Nimrod Sang Penguasa Bumi
18. Keberangkatan


__ADS_3

Nimrod yang telah menyelesaikan proses penempaan semua senjata milik Aliansi. sedang berada di rumahnya


Nimrod dipanggil untuk datang ke aula klan oleh Grandmaster Hun melalui pesan token


weng ~~


Nimrod yang sedang beristirahat dikejutkan oleh tokennya yang berbunyi, ketika dia memeriksanya ternyata itu pesan dari kakek buyut.


"Hais ... kakek buyut ada apa ya?" gumamnya pelan. Ia segera bergegas dan segera tiba di aula klan. Setelah ia mengambil tempat duduk, dilihatnya juga ada Patriarkr Gavra dan Cheren disana


"Eh ... saudari Cheren, Tuan Patriarkr Asyer, Tuan Patriarkr Gavra Kakek" ia menyapa seadanya


Tuan Patriarkr hanya mengangguk, tetapi Cheren tertunduk malu dengan wajah memerah.


"Nim'er ... ya kita membicarakan tentang tim-tim yang akan berangkat menjelajahi reruntuhan-reruntuhan, tetapi ada permintaan kecil dari saudari Cheren dia berkeinginan untuk ikut di dalam tim yang Nim'er pimpin" Grandmaster Hun berkata kepada Nimrod.


Nimrod memandang lekat kepada Cheren, Cheren yang dipandang begitu wajahnya semakin memerah saja


"Hmmm ... lalu siapa yang akan bertanggungjawab atas keselamatannya aku tidak ingin terulang seperti apa yang dialami oleh kakak Hawila beberapa waktu yang lalu?"


Mereka semua saling berpandangan satu dengan lainnya


Lalu Grandmaster Hun menceritakan semua rencana dan gagasan dari Cheren


"Ahh ...itu ... kalau kakek buyut yang ikut serta, kakek putuskan saja".


Lalu Nimrod menjentikkan jarinya dan mengeluarkan dua puluh pil buatannya dan memberikannya kepada Cheren


Seketika itu wajah Cheren berseri-seri kemudian ia berkata:


"Terimakasih saudara Nimrod" ungkapnya sambil menundukkan kepalanya memberi hormat


"Ah tidak usah sungkan seperti itu kita ini keluarga, kalau saudari seperti itu lagi aku mungkin tidak akan membantu lagi, oh ya lagipula bukankah sekarang pil telah tersedia dalam jumlah yang lebih dari cukup di Paviliun" ungkap Nimrod kepada mereka.


"Tetapi pil tingkat sembilan ini hanya diperuntukkan bagi peringkat Mahkluk Surgawi kan" tanya Cheren


"Ya sebenarnya seperti itu, tetapi itu tergantung kakek buyut yang melihatnya siapa yang bisa diberikan" sambung Nimrod


"Lalu apakah sudah ditentukan reruntuhan-reruntuhan mana saja yang akan menjadi target misi masing-masing tim Kakek Buyut" tanya Nimrod


"Oh itu sudah diputuskan, jadi target-target setiap tim itu sebagai berikut:


Klan Elkan


Kota Reruntuhan:


Cave of Crystals


Kota Es Eisriesenwelt


Ur Kasdim


Niniwe


Klan Asyer


Kota Reruntuhan:


Ekbatana


Haran


Heriopolis


Arwad

__ADS_1


Klan Gavra


Kota Reruntuhan:


Megido


Tadmor


Yerikho


Babilonia Kuno


Dan yang perlu diingat bahwa kita hanya membutuhkan tumbuhan roh, emas, batu permata, berlian, intan dan batu mulia lainnya, serta persenjataan pada peringkat bintang Alam Bumi, peringkat bintang Mahkluk Surgawi dan peringkat Mahkluk Keabadian.


Dan jika menemukan binatang roh sebagai penjaga tidak boleh membunuhnya, melainkan taklukkkanlah" kata Grandmaster Hun kepada mereka semua.


"Baiklah" jawab mereka serempak.


"Oh ya ketiga Patriarkr akan menjaga klan dan mengawasi perbaikan 'Kapal Terbang Naga Petir Pelangi' perbaikan ini akan memerlukan waktu yang sedikit lama" ucap Grandmaster Hun selanjutnya.


Anggota Tim Klan Elkan:


Grandmaster Hun


Nimrod


Hawila


Cheren


Anggota Tim Klan Gavra:


Gomer,


Madai


Anggota Tim Klan Asyer:


Arpakhsad


Lud


Elam


Grandmaster Hun memberikan anggota tim Token giok tingkat satu sebagai alat berkomunikasi jika aura dari token itu melemah berarti pemilik token dalam keadaan terluka parah.


Terlebih kalau aura tokennya meredup dan menghilang berarti pemilik token telah mati. Tim juga memiliki cincin ruang dan cincin interspartialnya masing-masing.


Grandmaster Hun sendiri secara khusus memiliki dunia batin. Dunia batin ini jauh lebih besar dari cincin ruang. Di dalam dunia batin terdapat istana kecil, tanaman-tanaman obat, berbagai jenis binatang.


Dunia batin adalah versi kecil dari alam warisan


Hasil penjelajahan akan dibagi dua masing-masing untuk klan setengah dan untuk Paviliun Alkemis setengahnya lagi.


Di dalam gua Carlsbad


Raja Iblis Lucifer dan dua Jendralnya masih sangat lemah mereka teramat sangat membutuhkan tanaman roh Gynura Procumbens, Gynura Divaricata dan Phaleria Macrocarpa untuk penyembuhan dan pemulihan energi Yuan Qinya.


Tiga Jendral yang tidak terluka Tobia, Sanbalat dan Delaya


Namun ini adalah benua yang tersapu badai kehancuran tiga ratus tahun yang lalu akan sangat sulit untuk menemukannya.


Untuk kembali ke benua Utara merupakan suatu hal yang mustahil. Kecuali mengutus kedua Jendralnya untuk mencari tumbuhan roh tersebut


Namun tetap ada masalah bagi mereka, yakni Nimrod dan aliansi tiga klan

__ADS_1


"Tobia pergilah awasi pergerakan dari Nimrod dan ketiga Aliansi mereka jika mereka tidak mengejar kita dan ada kemungkinan bisa kembali ke Benua Utara untuk mendapatkan ketiga tumbuhan roh tersebut pergilah dan jika sudah mendapatkannya segeralah kembali aku akan tetap disini".


Adapun Jendral Tobia ini adalah Jenderal yang memiliki keahlian bisa menyatu dengan pohon dalam menjalankan tugas sebagai mata-mata, pandai menghilangkan aura dan ahli dalam pelacakan.


"Baik Yang Mulia, hamba pamit" sambil membungkuk memberi hormat kepada tuannya, ia melesat meninggalkan gua


Dia melesat dari pohon satu ke pohon yang lainnya hingga mendekati wilayah klan Elkan. Selama seminggu ia terus memantau situasi di klan ini sambil melepaskan aura spritualnya untuk memindai area klan untuk mendapatkan informasi.


Setelah ia mengetahui bahwa Nimrod dan ketiga aliansi tidak melakukan pergerakan untuk memburunya, maka ia memutuskan langsung untuk terbang kembali ke Benua Utara.


Sementara itu ...


Persiapan ketiga tim penjelajahan untuk berangkat telah selesai. Mereka menggunakan binatang terbang klan masing-masing Rajawali Raksasa, Burung Walet Putih Raksasa dan Singa Terbang.


Setelah mereka mendapatkan peta target mereka masing-masing, mereka segera berangkat


Tim pertama dari klan Elkan terbang jauh ke Benua Utara untuk menuju Cave Of The Crystals


Tempat yang sangat jauh


Menyeberangi benua


Menyeberangi samudra


Akankah keberadaan mereka bisa selamat sampai di Cave Of The Crystals


Tetapi sampai dimana mereka lelah bukankah mereka bisa istirahat dan mengisi kembali energi mereka?


Mengingat baru tiga ratus tahun Badai Penghancuran melaluiAir Bah melanda bumi. Jika benar penghancuran ini bertujuan untuk membinasakan segala bentuk kejahatan yang ada di bumi dan karena fakta bahwa Sang Pencipta telah menyesal menciptakan keberadaan mereka, seharusnya tidak ada yang di khawatirkan oleh mereka.


Hanya binatang-binatang laut yang mungkin menjadi ancaman bagi mereka.


Adapun misi ini memiliki beberapa tujuan


Pertama, mengumpulkan sumber daya untuk kultivasi dalam menghadapi kekuatan Raja Iblis karena kekuatan Raja Iblis dan pasukannya semua berada pada peringkat bintang Mahkluk Surgawi dan Raja Iblis berada pada peringkat bintang Mahkluk Keabadian


Meskipun Nimrod dan Hawila memiliki warisan senjata peringkat bintang Mahkluk Keabadian tahap puncak tetapi kekuatan mental dan kekuatan jiwa mereka belum mencapai pada tahap bisa mengendalikan semua senjata tersebut tanpa menguras energi Yuan Qi mereka


Yang paling penting adalah untuk mencapai peringkat bintang Mahkluk Keabadian hanya mereka yang telah mampu mengolah Dao Kehidupan hingga pada tahap tertinggi


Tetapi sejauh ini bahkan Grandmaster Hun yang telah mencapai umur delapan ratus tahun tahun belum memahami batasan tertinggi itu


Mereka yang telah mencapainya Grandmaster Henokh dan Grandmaster Elion yang kini menjadi penjaga dari Pohon Kehidupan ah ... mungkin bukan ... karena keberadaan Pohon Kehidupan berada di Taman Firdaus


Adapun tiga tingkatan alam di alam semesta ini



Alam bawah yaitu Bumi


Alam Menengah yaitu Taman Firdaus dan Hades


Alam Ilahi adalah Keberadaan Keabadian



Tujuan kedua dari misi adalah pembuktian. Pembuktian akan kebenaran apakah benar bahwa Penghancuran yang melanda benua tengah itu juga mencapai benua-benua lainnya juga? Dengan kata lain benarkah penghancuran itu melanda seluruh bumi?


Sebenarnya ini menjadi tujuan yang samar-samar. Karena bagaimana mungkin Grandmaster Hun yang mendapatkan perintah langsung dari Dewa Yang Maha Agung melalui Dewa Pembawa Pesan Gabriel yang memerintahkannya untuk membuat sebuah kapal raksasa di atas sebuah puncak gunung tertinggi yang akan bisa menampung semua spesies binatang di bumi ini, karena tidak lama lagi Dewa Yang Maha Agung akan menurunkan hujan berpuluh-puluh hari lamanya dan membuka tingkap-tingkap langit dan semua mata-mata air untuk memenuhi bumi dapat diragukan kebenarannya.


Ah ... memikirkan hal ini saja sudah meragukan 'keabsolutan' dari kekuasaan Dewa Yang Maha Agung. Apalagi bertindak untuk membuktikan kebenarannya.


"Oh ... Dewa Yang Maha Agung maafkan pikiran kami ini, tetapi bagaimanapun tujuan utama kami adalah mengumpulkan sumber daya untuk menghancurkan kekuatan Raja Iblis" gumam Grandmaster Hun perlahan


Adapun tujuan yang ketiga adalah jika 'Badai Penghancuran' itu hanya meluluhlantakkan benua tengah tentu di benua-benua lainnya masih ada kehidupan. Jika demikian halnya maka rencana untuk membangun kekuatan untuk melawan Raja Iblis akan lebih mudah dengan merangkul orang-orang yang ada di berbagai benua untuk membentuk "Kekuatan Aliansi" yang tak terbatas.

__ADS_1


__ADS_2