
Melihat pemuda itu itu berlutut dan berkata seperti itu, Hawila menoleh pada Nimrod dan dengan cepat berlutut dan berkata :"Tuan, kami datang, terimalah salam hormat kami".
Meskipun mereka berdua tampak bingung, siapa sosok yang ada dibelakang tabir yang tidak terlihat itu, tetapi melihat pemuda yang begitu hormat itu dan dari tubuhnya memancarkan aura putih disertai dengan aura kemuliaan tidak berani mereka mengucapkan apapun lagi.
Setelah hening sejenak terdengar suara menggema dari jauh didepan mereka berkata :"mendekatkan kalian berdua".
weng ...
kemudian tampaklah didepan mereka nyala api melayang-layang yang mereka lihat tadi menyatu dengan lantai yang terbuat dari permata yaspis kristal dan memancarkan cahaya kemerahan.
Dengan keragu-raguan. yang ada mereka berdua masuk, aura yang begitu hangat kemudian meliputi mereka berdua. Aura energi ditubuh Nimrod seketika melonjak dan aura kemerahan itu terus berputar mengelilinginya , seketika dia berteriak
ahgr......
melihat itu Hawila segera membantu adiknya untuk duduk bersila dan membantunya menstabilkan energi terus berputar mengelilinginya. Energi itu tidak berpengaruh banyak ditubuh Hawila.
Hari terus berganti tak terasa sudah begitu lama Nimrod menyerap energi tiada habis-habisnya. Mereka berdua tidak tahu entah berapa lama sudah mereka bermeditasi disana.
Sementara itu ...
Sekali lagi semua anggota klan telah berkumpul untuk memecahkan masalah hilangnya dua anggota dari Klan Elkan.
Tak terasa setahun sudah berlalu, Patriark Elkan belum juga keluar dari pengasingannya, karena satu-satunya harapan mereka untuk mendapatkan informasi adalah sesepuh tertinggi klan.
Mengingat selama ini tidak pernah ada gangguan dari klan lainnya yang mengusik ketenangan mereka. Pun begitu halnya dengan para binatang-binatang roh yang berada di kedalaman hutan yang menjadi wilayah kekuasaan mereka.
Karena mengingat perjanjian leluhur mereka, Patriakr tertinggi ketiga klan Patriakr Hun, ketika Penghancuran menyapu seluruh benua untuk membinasakan kejahatan yang telah memenuhi bumi. Yang mereka ketahui Patriakr Hun juga berada dalam pengasingan panjangnya di suatu tempat yang tidak diketahui oleh mereka.
Mereka tidak berani untuk mengganggu pengasingan dari Patriakr tertinggi klan. Mereka semua masih berada dalam keheningan di aula tersebut. Mereka bermaksud untuk menghubungi dua klan lainnya, tetapi sayangnya mereka tidak dapat memutuskan hal itu karena harus mendapatkan persetujuan dari Patriarkr tertinggi klan.
Akhirnya kepala keluarga Kush berkata :"bagaimanapun juga ini masalah keselamatan dua anggota klan kita, kita tidak mencurigai salah satu dari mereka, tetapi kita akan mengunjungi mereka, saya secara khusus meminta semua kepala keluarga yang ada disini untuk menemani saya mengunjungi kedua klan lainnya".
Setelah melalui pertemuan itu maka telah diputuskan tiga hari lagi mereka akan mengunjungi klan Asyer.
Tiga hari berselang
Kepala keluarga Misraim, kepala keluarga Put dan kepala keluarga Kanaan telah berkumpul di kediaman keluarga Kush.
Kepala keluarga Kush segera memanggil bintang terbang yang akan mereka tunggangi yakni burung walet putih yang berada di kultivasi bintang bumi tingkat empat
sssuittttttt...
__ADS_1
Adapun tingkatan kultivasi yang di bumi sebagai berikut:
Alam Tempiring (tahap 1-9)
Alam Fana (tahap 1-9)
Alam bumi (tahap 1-9)
Makhluk Surgawi (tahap 1-9) dan
Mahkluk Abadi (tahap 1-9).
Pagi itu di halaman klan Ham telah datang seekor walet putih raksasa yang bernama Chislon dengan panjang empat puluh meter dia segera memekik ...
__ADS_1
crit....cit....cit .......
keempat kepala keluarga segera melesat ke punggung burung walet putih tersebut yang akan mengantar mereka menuju klan Sem dengan menghentakkan kakinya segera meluncur menuju klan Sem. Dengan kecepatannya dibutuhkan waktu seharian penuh untuk mereka sampai di klan Sem.
Ditengah perjalanan tak lupa kepala keluarga Kush mengirim pesan melalui token gioknya bahwa mereka akan mengunjungi klan Sem dan sedang berada dalam perjalanan.
weng ....
Di kediaman klan Asyer, Patriarkr Asyer yang menerima pesan tersebut yang menerima pesan tersebut segera mengirim pesan kepada kepala-kepala keluaga yang ada di jalannya untuk segera berkumpul di aula klan.
Menjelang malam
Di klan Asyer semua kepala-kepala keluarga klan Asyer telah berkumpul di aula klan. Beberapa saat kemudian terdengar pekikan dari Chislon
kriiit...cuuittt....
walet putih raksasa terbang memutar beberapa kali diatas langit klan Sem kemudian menilik turun di halaman klan, seketika debu beterbangan disekitarnya beberapa kepala kelapa keluarga mendesah dan dan berkata :"hais.... Chislon ....tidak bisakah mendarat secara perlahan hingga tak menimbulkan debu beterbangan seperti ini". Sekali lagi Chislon memekik
kriiit....cuit.....
beberapa saat kemudian keempat kepala keluarga segera melesat turun dari punggung Chislon. Patriakr Asyer secara langsung menyambut kedatangan mereka dan mengajak mereka langsung menuju ke aula klan.
Setelah mereka semua berada di dalam klan Patriakr Asyer berkata :"silahkan tuan-tuan duduk". Sebelum duduk mereka berempat memberi salam kepada Patriakr dan semua kepala-kepala keluaga yang telah hadir :"salam hormat kami Patriarkr dan salam hormat kami tuan-tuan semua" sambil membungkuk ke arah Patriarkr dan semua kepala-kepala keluarga yang telah hadir di sana. Kemudian Patriarkr menjawab mereka :"jangan terlalu sungkan begitu tuan silahkan duduk".
Lalu mereka berempat segera mengambil tempat duduk yang telah tersedia. Beberapa saat kemudian Patriakr berkata :"ada hal apa yang membuat tuan-tuan secara tiba-tiba mengunjungi klan kami".
Kepala keluarga Kush segera berdiri dan berkata :"tidak hal yang terlalu serius Patriakr, hanya sedikit hal yang membuat kami tidak tahu harus berbuat apa ... ".
Kepala keluarga Kush kemudian menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.
"Hal apa itu tuan" tanya Patriakr kepadanya. Setelah kepala keluarga Kush menenangkan hatinya kemudian menjelaskan panjang lebar lebar tentang masalah yang dihadapinya. Mereka semua yang hadir saling memandang satu sama lain.
Kemudian kepala keluarga Kush duduk kembali. Keheningan terjadi beberapa saat lamanya. Karena mereka semua menyadari bahwa selama ini ketiga klan baik-baik saja dan tidak ada perselisihan antara mereka. Begitu juga hubungan dengan binatang-binatang roh yang berada di sekitar mereka. Klan Asyer juga mengetahui bahwa Patriakr Elkan masih berada dalam pengasingan panjangnya.
Kepala-kepala keluarga Kush yang menyadari bahwa klan Sem tidak terlibat dalam hal hilangnya kakak beradik itu hanya bisa mendesah sana.
Kepala keluarga Kush akhirnya berkata :"baiklah, kami minta bantuan dari Patriakr dan tuan-tuan semua dan klan Asyer jikalau nanti merasakan aura keberadaan mereka berdua segera menghubungi kami, besok kami akan melanjutkan perjalanan menuju klan Gavra".
Kemudian klan Asyer mengajak mereka untuk makan bersama. Setelah mereka semua makan, Patriakr menunjukkan tempat mereka untuk istirahat.
Sementara itu ...
__ADS_1
Didalam gua Nimrod masih terus bermeditasi menyerap energi yang terus mengalir. kedalam tubuhnya.