
Kini Icha dan Adrian sedang berada di salah satu restoran di Itali
"El, apa kau suka disini?" Tanya Adrian sambil menatap Icha
"Yes, im really like" jawab Icha tanpa melihat Adrian dan sibuk dengan makanan nya,,
"Habis ini kita ke asrama ku, disanalah kamu akan tinggal,," ujar Adrian
"Uhuk,,," Icha yg mendengar perkataan Adrian pun langsung tersedak
"Pelan²el makan nya, aku tau itu enak" ujar Adrian seraya mengambil air untuk Icha
"Apa aku akan disana sendiri kak?" Tanya Icha
"No,, aku akan tinggal disana bersama mu, gak mungkin aku biarkan kamu sendiri disana" jawab Adrian sambil tersenyum
"Oohh, aku kira aku akan sendiri disana, aku takut disana sendiri kak,," ujar Icha
"Eehh,, bukanya kamu itu tidak takut dengan apapun" tanya Adrian
"Aku hanya takut sendirian disana" jawab Icha,,
"Kak aku ingin ice cream,," pinta Icha sambil memelas
"Apa kau sudah selesai makannya?" Tanya Adrian yang dibalas anggukan oleh Icha
"Oke,," ujar Adrian mengelus rambut Icha
"scusa, quanto in totale"(permisi, berapa totalnya) tanya Adrian,,
"Totale 31,18 Euro Signore"(totalnya 31,18 Euro/500.000rupiah tuan) ujar pelayan itu
Kemudian Icha dan Adrian pun ke toko ice cream dan membeli rasa vanila kesukaan Icha,,, kini mereka sudah berada di asrama atau lebih tepatnya sejenis kos²an untuk anggota militer di Italia,,
"Wahhh bagus ya kak,," ujar Icha
"Iya,, El besok kau sudah mulai kuliah jadi nanti malam kita sudah mulai pindah kemari" ujar Adrian,,
Begini lah kira² rumah nya
Malam hari
"Nak kau jagalah baby El disana" ujar ibunda Adrian disebrang sana
__ADS_1
"Kau tenang saja aku akan menjaganya" jawab Adrian dan langsung mematikan telepon nya
"Dasar anak ini" gerutu ibunda Adrian yang tidak terima telepon nya dimatikan,,
"Apa kau lapar?" Tanya Adrian
"Tidak kak, aku kenyang,, aku tidur aja yaa,,," jawab Icha
"Tapi kamu belum makan malam El"sambung Adrian yang mulai cemas karna Icha tidak mau makan malam
Setelah dibujuk oleh Adrian akhirnya Icha pun makan,,
"Ef apa aku akan memiliki teman disana?" Tanya Icha
"Tentu saja, kau cantik dan baik pasti banyak yang mau berteman denganmu" ujar Adrian,,
"Tidurlah,," ujar Adrian
"Iyaa,,, aku ke kamarku dulu kak"
"Baiklah,,"jawab Adrian
Keesokan harinya
"El kau bisa jaga dirimu baik²kan disana?" Tanya Adrian yang kini didalam mobil sedang mengantar Icha,
"Jangan lupa untuk makan siang nanti, aku akan ke kantor,," ujar Adrian
"Ef, apa aku boleh bekerja di kantor mu?" Tanya Icha
"Kenapa harus kerja El, kau disini untuk kuliah bukan bekerja" jawab Adrian
"Tapi aku ingin bekerja ef"
"Boleh yaa aku kerja di perusahaan mu, aku tidak ingin bang Anjar biayain aku kuliah ef, aku ingin kuliah dengan hasil kerjaku sendiri"ujar Icha
"Baiklah tapi kau bekerja menjadi sekretaris ku" ujar Adrian
"No, Do not Differentiate me from other employees Ef, I want to be like that person and my Hajj is the same as employees in general"
"But I want the best for you"ujar Adrian
"Ef aku akan baik² saja,," jawab Icha
"Baiklah kalau itu maumu" ujar Adrian
__ADS_1
Kini pun Icha sudah berada digerbang kampus di Italia
POLYTECHNIC UNIVERSITY OF MILAN salah satu universitas besar di Italia,,
"selamat siang semuanya, sekarang kalian kedatangan mahasiswa baru dari Indonesia" ujar dosen itu menggunakan bahasa Inggris.
"Hai teman-teman perkenalkan nama saya Clarissa Aulia Arsya" sambung Icha dengan menggunakan bahasa Inggris juga
guys Icha selama berada di Italia bersama dengan semua mahasiswa di universitas itu akan berbahasa Inggris yaa
"apa aku bisa gabung dengan kalian?" Tanya Icha
"Tentu saja bisa" jawab salah satu dari mereka
"Baiklah, silahkan duduk di bangku yang kosong"
Siang hari
"Icha, apa mau ikut ke kantin bersama ku?"Tanya Tania yang dibalas anggukan oleh Icha
Setelah dikantin mereka pun duduk dan makan siang bersama, namun saat mereka sedang makan siang tiba² datang lah sekelompok pria yang menghampiri mereka dengan tatapan mengejeknya
"Kau ingin apa?" Tanya Tania yang takut,
Berbeda dengan Icha yang tampak tenang tanpa melihat ke arah mereka,,
"Aku tidak ada urusan dengan mu, aku hanya ingin berkenalan dengan dia" jawab salah satu dari mereka yang di yakini sebagai ketuanya sambil menunjuk ke arah Icha
"Hai gadis cantik," sapa salah satu dari mereka sambil mencolek dagu Icha,,
" jangan sentuh aku" ujar Icha yang tampak tenang
"Hey jangan sok jual mahal ******"sambung Kiki salah satu dari mereka
Icha hanya menatap tajam ke arah Kiki, tatapan yang memperlihatkan sorot mata membunuh dari Icha membuat Kiki pun berdecak meremehkan Icha
"Berapa sih hargamu ******, aku akan membayar 2 kali lipat" tanya Kiki yang kini mulai menyentuh tengkuk Icha
Tanpa basa-basi Icha langsung mencengkeram tangan Kiki dan membanting nya ke lantai
"Sudah aku katakan, jangan pernah sentuh aku dengan tangan kotor mu itu, atau aku akan mengirimmu ke neraka bersama 15 orang yang telah kubunuh" ujar Icha
Mereka pun bergidik ngeri dan langsung berlari keluar kantin, tanpa disadari ada salah satu mahasiswa yang merekam kejadian itu dan mengirim nya ke media sosial,,
-
__ADS_1
-
-