
Diruang pribadi Adrian
"Ef,, aku ngantuk,,," rengek Icha
"Tidurlah sayang,," jawab Adrian sambil menepuk pahanya agar Icha tidur dipangkuan nya,
"Ef,, kenapa panas sekali, apa kau tidak menghidupkan AC?" Tanya Icha
"AC tidak baik untuk kesehatan mu,, saat tidur aku selalu mematikan AC nya,," jawab Adrian
"Tapi panas Ef,," rengek Icha
Adrian pun mengelus rambut Icha dan meniupnya agar tidak kepanasan dan dalam hitungan detik Icha pun sudah tertidur pulas, Adrian yang melihat wajah imut Icha pun tersenyum,,
'selagi aku ada aku akan melindungi mu dari mereka' batin Adrian yang tidak pernah bosan Adrian ucapkan,,
Adrian pun mengangkat Icha untuk tidur di atas ranjang yang ada disitu,,
"Tidurlah sayang, aku akan lanjutkan pekerjaan ku,," gumam Adrian
"Tuan,,, apa yang akan anda lakukan pada orang itu?" Tanya Jack
"Aku akan mengurusnya nanti, dia sudah berani memata-matai wanitaku, aku tidak akn melepaskan nya,," jawab Adrian
"Sekap dia di ruangan ku,," sambungnya
"Baiklah tuan,," ujar Jack yang berlenggang pergi,,
Sore harinya
Adrian kembali keruangan pribadinya tempat dimana Icha tertidur, hendak mengajak Icha pulang, namun saat Adrian masuk Icha sudah bangun dan berada di kamar mandi,,
Saat keluar dari kamar mandi Adrian sudah melihat Icha yang memakai baju santainya,, "Ef kau sudah selesai? Aku lapar" rengek Icha
Adrian pun tertawa kecil "sudah, ayo kita pulang, nanti mampir ke resto untuk makan" ajak Adrian
Mereka pun sudah berada didalam mobil untuk mencari resto khas Itali,,
Saat sudah menemukan resto itu Adrian dan Icha pun langsung masuk untuk memesan makanan
"Makan disini atau bawa pulang El? Tanya Adrian
"Makan sini saja Ef" jawab Icha
"Kamu pesan apa El?" Tanya Adrian
"Emm aku ingin Ossobuco ini saja Ef,," jawab Icha
__ADS_1
"Baiklah" sambungnya
Adrian pun memanggil pelayan untuk memesan makanan
"Che cosa ha ordinato signore?" (Anda memesan apa tuan?) Tanya pelayan itu
"Ho ordinato Ossobuco e Ribollita" (aku memesan Ossobuco dan Ribollita) jawab Adrian
"Ef aku ingin deh belajar bahasa Itali," ujar Icha
"Kau bisa les privat bahasa jika kau mau El" seru Adrian
"Boleh kah?" Tanya Icha
Adrian pun langsung mengangguk, Icha pun kegirangan dan tak lama kemudian makanan yang dipesan keduanya pun telah tiba,,
"Makan lah El,," ajak Adrian
"Baiklah Ef,, apa makanan ini akan membuat ku gemuk?"tanya Icha
Adrian pun terkekeh geli melihat tingkah laku Icha, "itu tidak akan membuat badan mu gemuk El, makan lah" jawab Adrian sambil menahan tawanya,,
"Ef, kerja ku apa jika jadi sekretaris pribadi mu?" Tanya Icha
"Kerjamu hanya menemaniku dan menyusun jadwal ku, dan menemani ku kemana pun ada rapat" jawab Adrian
"Tidak sayang,,," jawab Adrian
Mereka pun sudah selesai makan, kini Adrian sedang menuju kasir untuk membayar semua yang mereka pesan tadi, lalu segera kembali ke mobil karna Icha sudah menunggu nya,,,
"El,, kita ke mansion utama sekarang, Buna mengadakan makan malam bersama besok malam untuk menyambut kedatangan adik ku Kayla,,," ajak Adrian
"Kau punya adik? Kenapa aku tidak pernah tau?" Tanya Icha
"Karna kau baru kesini 2 Minggu yang lalu,," ujar Adrian membuat Icha tertawa kecil,,
"Sekalian aku akan membicarakan tentang hubungan kita, aku ingin segera melamar mu" ujar Adrian
"Hahh secepat itu Ef?" Tanya Icha
"Ya, dan asisten pribadi mu fatar dan anggota the blood Eagle juga datang kemari besok untuk menjaga mu,,, musuhmu sudah mulai mengincar mu El" sambung Adrian
"Ya sudah,," pasrah akan keputusan Adrian Icha pun tertidur di mobil karna lelah,,
Adrian mengecup punggung tangan Icha lalu fokus menyetir kembali,,
Saat sudah sampai di mansion utama, sekarang Adrian bertugas untuk menggendong Icha karna Adrian tidak tega untuk membangunkan Icha yang tampak lelah,,
__ADS_1
"Ehh anak Buna udah Dateng, loh ini Icha kenapa Ian?" Tanya Buna
"Dia tertidur di mobil bun, Ian gak tega untuk membangunkan nya, dia pasti lelah karna seharian menemani Ian dikantor, Ian masuk dulu Buna" pamit Adrian
"Hati² iann" teriak Buna,,
Setelah menidurkan Icha, Adrian pun turun kebawah untuk mengobrol dengan ayah dan Buna nya tercinta itu,,
"Gimana Icha Ian? Apa dia tak makan malam dulu?" Tanya Buna
"Kami sudah makan diluar tadi Bun," jawab Adrian
"Kapan ayah sampainya? Kok gak bilang Ian? Kan Ian bisa jemput ayah dibandara" gerutu Adrian
"Ayah baru sampai siang tadi, gimana perusahaan nya Ian? Kuliah Icha juga gimana?" Tanya ayah zevios
"Perusahaan lancar yah, kuliah Icha juga lancar, namun kapan hari Icha diincar segerombolan pembunuh bayaran, tapi Icha ternyata cukup handal dalam membunuh musuhnya" jawab Adrian
"Anak itu mendapat didikan hebat dari ayahnya dan juga Fanjar tentu saja dia handal" ujar zevios sambil menikmati rokoknya
"Benar, Icha bahkan tetap tenang walau dalam bahaya, aku sangat kagum dengan kemampuan nya yah" sambung Adrian
"Apasih ini kenapa jadi bahas masalah pembunuhan" gumam Buna
Keesokan harinya
Icha terbangun dari tidurnya dan segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya,,
"Ah aku lupa ada jam kuliah hari ini, untung saja masuk jam 9 dan ini sudah jam 7" gumam Icha
Icha pun turun dengan mengenakan dress berwarna biru dengan hiasan rambut yang cantik,
"Morning Buna," pekik Icha sambil berlari menuruni tangga
Adrian, ayah zevios dan Buna adrina pun menggeleng melihat tingkah laku Icha
"Sudah kubilang jangan lari saat menuruni tangga, kau bisa jatuh El" gerutu Adrian
"Hehe maaf Ef,, ini ayah zevios yaa,, haloo ayah ah ternyata ayah ini tampan sekali ya Buna" celoteh Icha membuat Adrian dan ayah zevios tersenyum kikuk
"Hari ini ada jam kuliah?" Tanya Adrian
"Ada nanti jam 9, aku ingin datang pagi Ef ada hal yang harus kumpulkan pagii ini untuk dosen ku" ujar Icha
"Baiklah, sarapan dulu nanti berangkat bareng aku" seru Adrian
__ADS_1
Icha pun ikut sarapan bersama dengan Buna dan ayah sebelum pergi ke kampus nya,,,