
Keesokan harinya
Fira bangun ingin pergi ke sekolah menggantikan Asya (Della), setelah sarapan Fira pun berpamitan kepada sang ayah yang tengah duduk di teras sambil menyeruput teh,
"pak Della sekolah dulu yaa,," ucap Fira sambil mencium punggung tangan sang ayah,
"yaa,, hati hati dijalan belajar yang pinter ya nak!" balas pak Herman..
Fira pun berangkat dengan menggunakan sepeda motor nya, dijalan Fira terus berfikir bagaimana cara agar keluarga mereka kembali bersama seperti dulu lagi, setelah tiba disekolah Fira pun masuk ke dalam ruangan kelas nya.
jam sudah menunjukkan pukul 12:45 bel tanda pulang pun sudah terdengar dan para siswa dan siswi pun pulang ke rumah masing masing,,,
setibanya dirumah, Fira menjatuhkan tubuhnya diatas kasur milik asya sambil bermain handphone milik asya dan membalas pesan WhatsApp Riyan (pacar asya).
"ynk kamu bisa kesini gak aku habis kecelakaan apa kamu gak mau jenguk pacar mu ini?" pesan itu dikirimkan oleh Riyan untuk asya, lalu Fira pun membalas nya dengan senyuman "baiklah aku kesana tapi aku tidak tau rumah mu dimana bisakah jemput aku?" balas Fira,
"baiklah aku tunggu disimpang ya" ucap Riyan,,,
Fira pun pergi ke rumah Riyan dan ternyata Riyan sudah menunggu nya di simpang dan mereka pun pergi bersama ke rumah Riyan,namun setelah sampai di persimpangan Riyan pun mengajak Fira untuk tidak kerumahnya melainkan ke mes lama di PT XX, Fira pun menyetujui nya tanpa rasa ragu karna ia kira asya juga sering diajak kesana dengan pasangan nya itu.
"kenapa kita tidak kerumah mu saja ynk?" tanya Fira kepada Riyan
"tidak apa kita disini saja duduk duduk sambil mengobrol" ucap Riyan sambil melemparkan senyuman manis nya kepada Fira,
__ADS_1
Fira yang melihat itu pun sontak wajahnya merona dan membalas Riyan dengan senyuman nya,
"emm, ynk bolehkan aku meminta sesuatu padamu?" tanya Riyan
"katakan lah kau ingin apa?" ujar Fira sambil menatap Riyan
"tapi,, apakah kau tidak keberatan jika aku meminta anu kepadamu" ucap Riyan
Fira berfikir keras ia takut menuruti permintaan Riyan yang tidak senonoh terhadapnya itu, tapi setelah ia mengingat pesan dari asya di bandara waktu itu dia pun menyetujui nya.
flash back
"kak jika nantinya pacarku meminta apapun kepadamu turuti saja ya, dia pasti marah jika tidak keturutan keinginan nya" ucap asya sambil tertawa keci, Fira pun mengangguk dan tersenyum.
setelah menyetujui permintaan Riyan pun Riyan segera ******* bibir manis Fira yang berwarna pink alami berbalut liptint tersebut,
"heeeeyyyy apa yang kalian lakukan dasar pasangan mesumm" teriak bapak itu
Fira dan Riyan pun kaget dan ketakutan,
"tenang saja tidak akan terjadi apa² dengan kita" ujar Riyan menenangkan Fira, Fira pun hanya mengangguk dan tubuh nya sudah gemetar,,,
"sudah bawa ke pos satpam saja, kalian sudah mempermalukan desa ini" geram bapak itu dan mendorong Fira dan Riyan ke tempat pos satpam yang ada di desa itu.
__ADS_1
"hubungi orang tua kalian saya tidak mau tau pokoknya kalian harus ditindak lanjuti"
Fira pun menghubungi nomor milik nya yang kini dipegang alih kepada asya, "sya bagaimana ini kakak ada masalah pada siapa kakak akan meminta tolong?" ucap Fira sambil terisak kepada asya
"memangnya kakak punya masalah apa?"
"kakak tertangkap sedang bersama pacarmu asya bagaimana ini kakak takut ayah marah" ucap Fira kepada sang adik kecil nya itu.
deeggg
hati asya pun terasa sakit, dadanya sesak mendengar penuturan kakak nya itu, dia tidak menyangka kakak nya bisa tertangkap basah oleh warga sekitar, wajah asya pun berubah sendu dan tak terasa air matanya mengalir di pipi lembut nya.
"kakak tenang yaa, disitu ada nomor Mely kakak telvon saja dia yaa dia itu istri muda ayah yang baru" ujar asya kepada sang kakak
"baiklah maafkan kakak sya"
tanpa fikir panjang Fira pun menghubungi nomor Mely berulang² kali namun tidak diangkat, sedangkan Riyan hanya duduk diam sambil menjelaskan kepada satpam sekitar
"kami tidak melakukan apa-apa om percayalah" lirih Riyan dengan tatapan takut
"halahh saya lihat sendiri kalian berciuman dengan mesranya disana kalian pikir saya buta" bentak warga
setelah itu mereka pun dibawa ke balai desa untuk dimintai keterangan disana karena kepala desa tidak ingin mereka diamuk masa oleh warga sekitar...
__ADS_1
***MAAF YA PERMISA, LAMA TIDAK UPDATE KARENA LAGI SIBUK NGURUSIN SEKOLAH DAN UJIAN BARU SELESAI TAPI AUTHOR JANJI BAKAL RAJIN UP
HAPPY WEEKEND ❤️***